Kembalinya Sang Penguasa Benua Langit

Kembalinya Sang Penguasa Benua Langit
Flas Back ke 5 Hari Yang Lalu Part 5 ( Para Anjing Pemburu Yang Tidak Habis2 )


__ADS_3

“Hem...!! Aku tak menyangka jika Ye'er sudah mampu menguasai Teknik Klan hingga mencapai tahap sempurna,” gumam Zhao Long sambil menggerakkan badannya ke kanan, kiri, kiri dan terahir kanan sambil menyilang pedangnya untuk menahan serangan para Anjing yang mulai mengayunkan senjata mereka ke arahnya.


Slash slash slash..!! Trank..!!


“Kalian semua tidak memiliki kesabaran juga rupanya,” ucap Zhao Long yang kini menahan salah satu pedang musuh sambil menatapnya dengan tatapan tajam.


Wuss..!!


Di saat Zhao Long menahan pedang musuhnya, terlihat dua dari Anjing pemburu melempar belati mereka ke punggung dan kepala Zhao Long.


Zhao Long yang merasakan itu, dengan cepat menghilang dari tempatnya berdiri.


Wuss..!!


Jlep jlep..!!


Bersamaan dengan hilangnya Zhao Long, 6 belati terlihat menancap di tubuh dan kepala salah satu Anjing pemburu yang tadi bentrok dengan Zhao Long.


Sementara Zhao Long yang menghilang, ia kini muncul di belakang dua Anjing pemburu yang tadi melempar belati.


Tanpa basa basi, Zhao Long terlihat mengayunkan pedangnya dengan santai.


Slash..!!


Crash..!! Bruk..!!


Kedua Anjing pemburu yang tidak menyadari kemunculan maupun serangan dari Zhao Long, hanya bisa mati tanpa mengetahui diri mereka mati karena apa.

__ADS_1


Wuss..!! Crash crash..!!


Tidak berhenti sampai di sana saja, dengan cepat Zhao Long terus muncul di setiap Anjing pemburu yang ada di sekelilingnya dan langsung membunuh mereka satu persatu.


Tap tap..!!


Hingga akhirnya 3 menit berlalu, kini Zhao Long menampakkan dirinya di depan tumpukan mayat dengan tubuh di baluti darah musuh-musuhnya.


Wuss..!! Tap..!!


“Apa kau sudah selesai kak?” Tanya Zhao Ye muncul di samping kakaknya.


“Tadi Ye'er merasakan adanya beberapa Anjing pemburu yang masuk ke desa melalui jalan memutar, apakah Ye'er perlu masuk untuk membereskan mereka atau membiarkan Jie-jie yang membunuh mereka?” Sambung Zhao Ye bertanya kepada kakaknya.


“Biarkan saja, karena saat ini adalah situasi yang cukup penting, jika kita meninggalkan tempat kita, maka akan ada masalah yang jauh lebih besar terjadi,” jawab Zhao Long dan menjelaskan kenapa mereka tidak bisa pergi dari sini.


“Sialan, mereka tidak ada habisanya,” umpat Zhao Ye terlihat mulai kesal.


“Satu-satunya masalah di sini adalah Serigala Putih, jika kita membiarkan mereka hidup, maka mereka akan terus memanggil bawahan mereka datang kesini tanpa henti.” Balas Zhao Long yang sadar mengapa para Anjing pemburu datang secara tiba-tiba dan dalam jumlah yang jauh lebih banyak.


Terlebih lagi, rata-rata yang datang kali ini adalah para Anjing pemburu, bukan budak maupun Tikus.


“Hemm..!! Jadi satu-satunya cara untuk menghentikan para Anjing pemburu berdatangan adalah membunuh Serigala Putih ya,” ucap Zhao Ye yang kini memegangi dagunya.


“Jika begitu, bagaimana jika kakak pergi buru semua Serigala Putih itu, sisanya Ye'er akan mencoba menahan para Anjing pemburu ini.” Sambung Zhao Ye melirik ke arah kakaknya.


Tapi dengan cepat Zhao Long menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


“Sisa energi Qi mu tidak akan mampu menahan mereka dalam waktu 1 hari, dan dari yang kakak perhatikan, kau ini belum bisa bertarung dengan jumlah energi sedikit saat mengalirkan energimu ke senjatamu. Jadi perhitungan kakak, energimu akan habis dalam satu hari untuk bertahan melawan mereka.” Balas Zhao Long.


“Lalu untuk mengejar dan membunuh Serigala Putih, kakak tidak bisa menebak membutuhkan waktu berapa lama, karena rata-rata mereka sangat licin dan cukup ahli dalam bertarung secara kelompok jika jumlah mereka lebih dari satu.” Ucap Zhao Long yang kini menjelaskan kenapa ia tidak setuju meninggalkan adiknya seorang diri di sini, itu karena ia takut adiknya akan terluka parah jika energinya habis.


Cukup lama Zhao Long dan Zhao Ye berpikir bagaimana cara menghadapi para Anjing Pemburu yang mereka yakini akan terus berdatangan.


Tapi pada akhirnya, sekuat apapun mereka berpikir, mereka masih tidak mampu menemukan solusi.


***


Sementara ketiga Petinggi atau ketiga Serigala Putih yang beberapa saat merasakan adanya kekuatan Ranah Grand Master ⭐ 6 ke atas, kini terlihat muncul di dalam hutan.


Tap tap..!!


“Hehe,, beruntung si bodoh itu sibuk membunuh para Anjing kita, jika ia mendatangi kita tadi, mungkin kita tidak akan bisa kembali ke kota untuk memanggil bantuan,” kekeh Petinggi Pemburu Bayangan.


“Kau benar, itulah gunanya aku di sini yang mengusulkan untuk memanggil lebih banyak para Anjing Pemburu,” sambung Petinggi Pembunuh Bayaran yang terlihat tidak ingin kalah dalam hal kontribusi.


“Kalian salah, akulah yang paling bekerja keras di sini, aku juga yang membuat rencana untuk melemahkan sosok yang memiliki kekuatan Ranah Grand Master ⭐ 6 ke atas itu, dengan cara mengorbankan para Anjing pemburu kita ini. Karena jika ia terus bertarung selama berhari-hari tanpa henti, maka energinya akan terus terkuras dan melemah bukan.” Ucap Petinggi Bunga Malam.


“Khehe,, dan di saat dia sudah melemah, maka kita akan muncul untuk membunuhnya, dan kitalah yang akan mendapatkan hadiah paling banyak nantinya, karena Klan Lu menganggap kita memiliki kontribusi paling besar.” Kekeh ketiga petinggi yang kini terlihat menyeringai lebar di sertai haus akan hadiah serta kekuasaan.


Dengan cepat ketiga petinggi atau Serigala Putih mengangkat tangannya.


“Kalian semua, siapapun yang bisa membunuh penjahat yang bersembunyi di balik hutan ini, maka aku akan menjajikan dia mendapat hadiah besar serta rekomendasi bertemu dengan Klan Lu. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan besar ini hilang. Maju,” teriak Petinggi Bunga Malam.


Woah..!! Woah..!!

__ADS_1


Wuss..!!


__ADS_2