
”Hemm..!! Benar ini putramu Fan Chen Bu, sekarang Ibu dan paman bisa istirahat terlebih dahulu sebentar, karena Fan Chen akan membereskan para penganggu yang ada di luar.” Ucap Fan Chen dengan nada lembut, serta membuat Qian Lin terkejut saat mendengar ucapan Fan Chen.
Tap tap..!!
Setelah membaringkan Ibunya di ranjang dan menyenderkan Long Mu yang telah pingsan di dinding, Fan Chen pun langsung melangkah menuju pintu.
Cklek..!!
Melihat banyak mayat di depan pintu, Fan Chen hanya bisa memandang dengan ekspresi datar.
Tap tap..!!
Langkah Fan Chen pun terlihat melangkah menuju Jie-Jie'nya.
Sret..!!
“Maafkan Chen'er terlambat Jie-Jie, kini Jie-Jie sudah bisa ber'istirahat,” gumam Fan Chen sambil mengangkat Zhao Ni dan membawanya menuju tempat Ibunya di baringkan.
Sret..!!
Setelah membaringkan Zhao Ni di sisi Qian Lin, Fan Chen pun kembali keluar dari ruangan tersebut.
...
Tap tap..!!
“Baiklah, waktunya membereskan para pengganggu seperti kalian terlebih dahulu,” gumam Fan Chen dalam hati.
Blush..!!
__ADS_1
Dengan cepat Fan Chen menggunakan metode Pemghisap Langit, atau yang kini di kenal Seni Iblis.
Sret sret..!!
Terlihat semua mayat yang telah di bunuh oleh Zhao Ni langsung mengering layaknya sebuah Mumi, karena sisa energi dan esensi jiwa mereka langsung di sedot oleh Fan Chen.
Bam bam bam..!!
Dalam sekejap tingkat Kultivasi Fan Chen yang awalnya berada di Tahap Pembentukan Awal ⭐ 1, kini melesat ke Tahap Pembentukan Awal ⭐ 7.
“Masih kurang,” gumam Fan Chen dalam hati yang terlihat langsung melangkah menuju portal yang saat mulai meredup.
Tap tap..!!
Jlep..!!
Sebelum portal benar-benar menghilang seutuhnya, terlihat Fan Chen lebih dulu masuk ke dalam portal.
...
“Hemm..!! Jumlah mereka sangatlah banyak, apa yang sebenarnya mereka in-” sebelum Fan Chen menyelesaikan ucapannya, ia seketika terdiam di saat merasakan jejak aura dari Lu Yan Huang.
Krak krak..!!
Wajah Fan Chen yang tadinya selalu datar, kini berubah menjadi dingin.
“Lu Yan Huang, aku tahu kau pasti masih hidup, jejak auramu masih terasa di tubuh seluruh anggota klan mu, kau pun tidak akan bisa menyembunyikannya dariku, karena kau tidak akan bisa menghancurkan sumpahmu di masa lalu.” Ucap Fan Chen dengan nada dingin.
Ada kejadian di masa lalu, saat Lu Yan Huang bersumpah setia kepada Fan Chen, dan Lu Yan Huang bersumpah kepada Langit, jika ia akan setia bersama seluruh anggota klannya, dimana Fan Chen akan selalu mengenali seluruh Anggota Klan Lu dimanapun mereka berada.
__ADS_1
Sumpah tersebut di minta oleh Fan Chen, karena klan Lu dulunya ahli dalam mencari informasi, sehingga setiap cabangnya, klan Lu selalu mendirikan pusat Informasi di seluruh Benua Langit. Jadi, jika Fan Chen ingin mencari informasi, ia tidak akan perlu bertanya ke orang dimana mereka, ia hanya tinggal mencari jejak auranya saja, maka akan langsung di temukan.
Hingga saat ini, sumpah tersebut masih berlaku, tentu saja ini akan menguntungkan Fan Chen.
...
Kini pandangan Fan Chen mengarah ke sosok pria yang mengenakan jubah hitam dan bersembunyi di balik rerimbunan pohon.
“Dia hanya mengawasi saja,” gumam Fan Chen yang kini mengalihkan pandangannya ke arah 3 sosok yang ia rasa ketua dari ribuan pasukan di depannya.
“Kenapa ketuanya sangat lemah, jika seperti ini Ayah pasti dengan mudah mengalahkannya sedari tadi. Tapi kenapa ayah hanya diam saja dan menahan pasukan yang terus keluar hutan?” Gumam Fan Chen yang tidak tahu jika Zhao Fan saat ini belum kembali, dan yang kembali adalah Zhao Long.
“Hemm..!! Ada yang tidak beres,” gumam Fan Chen.
Terlihat sebelum Fan Chen bergerak ke arah Ayah dan kakaknya Zhao Ye, Fan Chen lebih dahulu diam-diam menyerap sisa energi dan esensi jiwa mayat-mayat yang bergeletakan.
Blush..!!
Bam bam bam..!!
Sambil bergerak secara hati-hati di kerumunan pasukan yang sedang bergerak menuju lokasi klan Zhao, terlihat Fan Chen terus menerus menyerap sisa energi dan esensi jiwa mayat-mayat yang ia lewati tanpa di ketahui.
Tap tap..!!
“Aku rasa ini sudah batasan dari tubuhku,” gumam Fan Chen yang kini menghentikan langkahnya dan merasakan jika ia sudah berada di Tahap Master ⭐ 3.
“Jika begitu, akan ku bereskan yang di belakang terlebih dahulu,” sambung Fan Chen yang sudah merasa mampu membunuh anngota Klan Lu yang bertugas sebagai pengawas.
Dret..!!
__ADS_1
Jlep..!! Urgh..!!