Kembalinya Sang Penguasa Benua Langit

Kembalinya Sang Penguasa Benua Langit
Sadarnya Jiwa Fan Chen Di Alam Bawah Sadar dan Sebuah Tragedi Berdarah di Mulai


__ADS_3

“Lalu kau, buat sebuah pelindung dan tetap stabilkan pelindungnya jika ada keretakan.” Sambung Qian Lin melirik putrinya dan langsung di angguki oleh Zhao Ni tanpa pembelaan sama sekali.


Tap tap..!!


Terlihat Zhao Ni, Zhao Long dan adiknya Zhao Ye langsung melangkah keluar dari ruangan tersebut.


Zhao Ni langsung berdiri di depan pintu, sementara Zhao Long dan Zhao Ye langsung melesat keluar dari rumah menuju pinggiran desa.


Sisanya Qian Lin dan Long Mu yang berada di ruangan Fan Chen, kini terlihat saling melirik.


“Apakah kau siap?” Tanya Qian Lin kepada Long Mu.


“Tentu nyonya, tapi apakah benar tidak apa-apa mengalirkan energi kita ke tubuh anak kecil?” Tanya Long Mu terdengar ragu.


“Tidak perlu ragu, aku percaya akan putraku Ye'er, dan aku percaya jika putraku Chen'er mampu menahannya,” jawab Qian Lin yang terdengar yakin.


“Aku juga akan bertanggung jawab penuh jika terjadi sesuatu yang membuatmu merasa bersalah nantinya. Jadi, kau tidak perlu khawatir lagi.” Sambung Qian Lin.


Sontak Long Mu pun merasa lega dan tidak ada keraguan pada hatinya lagi setelah mendengar itu.


“Baiklah, aku siap,” ucap Long Mu terdengar sudah yakin saat ini.


“Hemm..!! Lakukanlah Ni'er,” ucap Qian Lin.


Blush..!!


Zhao Ni yang dari tadi menunggu perintah ibunya, terlihat langsung menggerakkan kedua tangannya untuk membuat sebuah formasi kurungan energi.


Setelah formasi kurungan energi telah mengurung ruangan Fan Chen, Qian Lin pun memberikan Long Mu isyarat untuk bersiap mengalirkan energinya ke tubuh Fan Chen.

__ADS_1


Dret..!! Blush..!!


Secara bersamaan Qian Lin dan Long Mu langsung mengalirkan energi mereka ke tubuh Fan Chen.


Terlihat tubuh Fan Chen langsung berguncang akibat dua energi besar memasuki tubuhnya.


Sementara jauh di alam bawah sadar Fan Chen, jiwanya yang terlelap, mulai merasakan guncangan akibat energi yang masuk ke tubuhnya.


Urgh..!!


“Kenapa aku bisa di sini?” Gumam Fan Chen yang tidak tahu jika jiwanya sudah tertidur selama 6 bulan.


Cukup lama Fan Chen bingung, hingga akhirnya ia sadar jika dirinya pada saat itu mengingat kejadian ia terjatuh karena keracunan.


“Eeh,, bukankah aku mati karena keracunan energi, tapi kenapa jiwaku malah ada di tempat ini?” Gumam Fan Chen yang sadar betul jika dirinya ada di mana saat ini.


Brum brum..!!


“Sialan, siapa yang berani menyerang tubuhku,” raung Fan Chen terlihat di penuhi amarah.


“Awas saja kalian, akan ku balas kalian puluhan kali lipat karena telah berani menyerang tubuhku.” Sambung Fan Chen yang seketika menjadi diam.


“Tapi bagaimana caraku keluar dari alam bawah sadarku ya? Kenapa aku bisa lupa?” Gumam Fan Chen yang kini ingatan masa lalunya memang hanya mengingat dendam dan nama musuh utamanya saja.


“Argh sialan, bagaimana ini? Ayo cepat ingatlah, jika tidak, bisa-bisa tubuh utamaku hancur sebelum jiwaku keluar dari tempat ini.” Teriak Fan Chen sambil mengacak-acak rambutnya dengan kesal.


Brum brum..!!


Cukup lama Fan Chen memikirkan cara untuk keluar dari alam bawah sadarkan sambil berusaha bertahan dari guncangan.

__ADS_1


Hingga akhirnya ia mengingat harus membayangkan sebuah cahaya terang. Sontak Fan Chen pun langsung menenangkan pikirannya dan membayangkan hal tersebut.


Tak lama kemudian, sebuah cahaya langsung muncul di bawah telapak kaki Fan Chen.


Fan Chen yang merasakan kehangatan pun membuka matanya.


“Hahaha,, akhirnya aku bisa keluar dari sini, tunggu saja kalian, akan ku hancurkan kalian yang berani melukai tubuhku, akan ku hancurkan kalian karena berani menyerang Ibu dan Jie-jie ku.” Teriak Fan Chen dengan tatapan mata penuh dendam dan niat membunuh yang besar.


***


Sementara di luar tubuh Fan Chen.


Sudah 1 minggu berlalu, Qian Lin dan Long Mu terlihat sudah bercucuran keringat, karena terus menerus tanpa henti mengalirkan energi mereka ke tubuh Fan Chen.


“Apakah masih lama?” Tanya Long Mu yang terlihat sudah tidak bisa bertahan lebih lama lagi.


“Aku juga tak tahu, cobalah untuk bertahan lebih lama lagi, karena jika kita berhenti mendadak, aku takut Chen'er akan terluka.” Balas Qian Lin yang terlihat berdiri dengan tubuh lemas.


***


Qian Lin dan Long Mu tidak tahu apa yang terjadi di luar ruangan tersebut, itu karena adanya penghalang yang di pasang oleh Zhao Ni.


Di luar, saat ini Zhao Ni terlihat berdiri dalam keadaan pingsan dan tubuhnya di penuhi luka, sementara di depan Zhao Ni, terlihat banyak sekali mayat para kultivator yang entah datang dari mana.


...


Jauh di perbatasan desa, tempat tersebut bahkan jauh lebih parah dari rumah klan Zhao.


Saat ini, terlihat hampir ratusan mayat bergeletak dimana-mana. Terlihat saat ini Zhao Long dan Zhao Ye berdiri dengan gagahnya sambil mengacungkan pedang mereka ke arah ratusan musuh yang bersembunyi di dalam hutan.

__ADS_1


Entah apa yang terjadi sebelumnya, yang pasti datangnya para kultivator tidak di kenal ini, berawal dari 5 hari yang lalu, atau lebih tepatnya setelah Zhao Ye membunuh seorang mata-mata yang mengintai kediaman klan Zhao.


__ADS_2