Kembalinya Sang Penguasa Benua Langit

Kembalinya Sang Penguasa Benua Langit
Flasback ke 5 Hari Lalu


__ADS_3

Entah apa yang terjadi sebelumnya, yang pasti datangnya para kultivator tidak di kenal ini, berawal dari 5 hari yang lalu, atau lebih tepatnya setelah Zhao Ye membunuh seorang mata-mata yang mengintai kediaman klan Zhao.


Flasback..!!


Dua hari setelah Qian Lin dan Long Mu mengalirkan energinya ke tubuh Fan Chen.


Zhao Ye yang terlihat terbaring di salah satu pohon langsung bangkit dari tidurnya.


“Aura ini,” gumam Zhao Ye melirik ke arah hutan yang menuju Kota Pinggiran.


Wuss..!!


Karena penasaran, Zhao Ye pun langsung melesat dengan cara melompat dari pohon ke pohon.


Tap tap..!!


Langkah Zhao Ye terhenti di saat ia melihat seorang kultivator mengenakan jubah bewarna hitam dengan kepala di tutup semuanya, kecuali mata dan bibir.


“Tidak salah lagi, aura haus darah tadi berasal dari Assasin ini,” gumam Zhao Ye yang dapat mencium bau seseorang yang sering membunuh.


Karena yakin jika Assasin di bawahnya adalah seorang penjahat keji, Zhao Ye pun langsung turun dari atas pohon.


Wuss..!!


Jlep..!! Argh..!!


Dengan cepat Zhao Ye menusuk pundak assasin tersebut hingga membuatnya mengerang kesakitan.


“Siapa yang mengirim mu datang kesini?” Tanya Zhao Ye dengan tatapan tajam setelah Zhao Ye mengenal token yang menempel di pinggang sang Assasin.


Khehe..!!


Bukannya menjawab, assasin tersebut malah mengeluarkan sebuah gulungan dan langsung menghancurkannya.


Blush..!!

__ADS_1


Bomm..!!


Seketika sebuah gulungan tersebut langsung melayang ke udara dan meletuskan asap merah.


“Dasar budak-budak Lu,” umpat Zhao Ye terlihat di penuhi amarah.


Tap tap..!!


“Ada apa Ye'er?” Tanya Zhao Long yang langsung datang setelah melihat adanya asap merah muncul di tengah hutan.


Pandangan Zhao Long pun langsung melirik ke arah Assasin dan sebuah token yang menggelantung di pinggangnya.


“Organisasi pemburu bayangan,” umpat Zhao Long yang langsung tahu siapa assasin di depannya setelah melihat token tersebut.


“Sialan, kenapa harus Anjing-anjingnya klan Lu yang datang kesini,” ucap Zhao Long terlihat kesal.


“Apakah dia tahu jika ayah berasal dari sini Ye'er? Atau mungkin mereka sudah menyadari jika kita satu keluarga adalah bagian dari Klan Zhao Kuno?” Tanya Zhao Long melirik adiknya.


Zhao Ye pun mengangkat bahunya tanda tidak tahu.


Tap tap..!!


“Mungkin kita akan tahu jawabannya setelah menggeledahnya, jadi jangan terlalu khawatir,” sambung Zhao Ye yang kini mendekati mayat Assasin tersebut dan langsung menggeledah semua yang ada di dalam tubuhnya.


Setelah menggeledah semuanya tanpa ketinggalan satu inci, kini Zhao Ye menemukan sebuah gulungan.


“Tangkap Kak, coba baca apa isinya,” ucap Zhao Ye melempar gulungan tersebut ke arah kakaknya.


Zhao Long yang melihat gulungan tersebut di segel, dengan cepat mengalirkan energinya.


Blush..!! Bam..!!


Melihat segelnya telah hancur, dengan cepat Zhao Long membukanya dan mencoba membaca isinya.


Tapi apa yang Zhao Long lihat saat ini, hanya membuat Zhao Long bingung.

__ADS_1


“Kenapa?” Tanya Zhao Ye melihat ekspresi bingung kakaknya, sontak Zhao Ye mendekatinya dan melihat apa yang sebenarnya tertulis di sana.


“Heh,, jangan bilang kakak tidak bisa membaca tulisan kuno ini?” Tanya Zhao Ye di sertai nada mengejek.


“Huh,, bagaimana kakak mu ini bisa membaca tulisan kuno, ayah dan ibumu saja tidak pernah mengajarkan kakak mu ini,” dengus Zhao Long yang langsung membela dirinya.


“Hehe,, yang benar, awas saja kalau- emmm emm.”


Sssttt..!!


“Jangan beritahu ibu dan Jie-jie mu, awas saja kalau kau memberitahu mereka,” dengus Zhao Long yang langsung menyumpal mulut adiknya dan mengancamnya.


Zhao Ye hanya bisa menganggukkan kepalanya.


Melihat adiknya mengagguk, Zhao Long pun melepaskan adiknya.


“Huh,, Kakak ini tidak seru,” ucap Zhao Ye dengan wajah cemberut.


“Sudah, baca saja apa yang ada di lembaran ini,” balas Zhao Long dengan santai.


Zhao Ye pun langsung mengambil lembaran tersebut dari tangan kakaknya.


“Perintahkan semua pasukan untuk mencari seseorang yang mencurigakan dan langsung tangkap dalam keadaan hidup maupun mati.” Ucap Zhao Ye membaca bait pertama.


“Cari tempat-tempat tersembunyi, jika kalian menemukan seseorang yang memiliki ciri-ciri tertutis di bawah ini. 1, aura yang mirip dengan Penguasa Benua Langit terdahulu, 2, cara bertarung dengan dua pedang dan saat saat mengalirkan pedangnya, pedang tersebut bersinar biru. 3, masih muda namun memiliki tingkat kultivasi tinggi. 4, seseorang yang selalu mengeluarkan aura layaknya Penguasa yang membuat orang harus tunduk.” Ucap Zhao Ye membaca semuanya.


“Apa-apaan perintah tidak masuk akal ini, dasar ****** sialan,” teriak Zhao Ye yang terlihat langsung membakar lembaran berisi perintah aneh dari Ratu Penguasa Benua Langit saat ini.


Walau yang menulis perintah tersebut adalah Patriak Klan Lu, tapi Zhao Ye tahu jika ini pasti perintah dari Ratu Penguasa Benua Langit saat ini.


“Sialan, semakin lama Ratu gila itu semakin aneh saja, bagaimana bisa ia membuat perintah untuk membunuh seseorang yang mencurigakan, ini namanya ia memang ingin membunuh semua penghuni Benua Langit, karena aku yakin semua bawahannya pasti akan semena-mena membunuh orang dengan dalih dia mencurigakan dan itu perintah Ratu atau perintah Klan Lu.” Umpat Zhao Long yang juga tidak dapat menahan amarahnya.


Pada saat mereka sedang di penuhi amarah dan rasa kesal, Zhao Long dan Zhao Ye pun merasakan adanya ratusan kultivator bergerak dari kota pinggiran menuju hutan.


“Huh,, mereka datang seperti gerombolan Tikus kelaparan,” dengus Zhao Ye sambil melirik kakaknya. “Apa kau siap membasuh tubuhmu dengan darah mereka kak?” Tanya Zhao Ye yang membuat Zhao Long terkejut di sertai heran akan ucapan adiknya.

__ADS_1


__ADS_2