
Rahma Aulia Putri terlahir dari keluarga sederhana.Ia di besarkan tanpa kasih sayang seorang ayah , sedari kecil di saat usia nya menginjak 3 tahun Ayah nya pergi ke kota dengan alasan bekerja .Namun sampai saat ia sebesar ini Ayah nya tak kunjung pulang untuk berkumpul dengan keluarga kecil nya itu.
Saat ini ia harus merelakan masa-masa indah nya di sekolah demi sang adik ,Umi nya yang tidak memiliki uang cukup untuk membiayakan ke dua nya pun harus merelakan salah satu untuk berhenti sekolah.
Umi Safa sebagai orang tua merasa gagal menjadi orang tua karena tak bisa membuat anak nya seperti orang lain.
Ia hanya penjual keliling menjajakan kerupuk kemplang menggunakan sepeda nya.
Hasil jualan nya hanya cukup untuk makan sehari-hari.
" Maafin umi ya nak,kamu harus putus sekolah dan tidak bisa mengejar cita-cita mu."(kata umi sambil terisak memeluk putri nya)
"Tidak apa-apa umi,Rahma nanti kan bisa melanjutkan untuk mengambil sekolah paket C,kalau nanti Rahma sudah bekerja."
(kata Rahma seraya menenangkan umi nya)
"Iya nak,umi bersyukur memiliki kalian semua"(peluk Umi kepada Rahma dan romi,karna Romi langsung mendekat ke Umi nya dan kakak nya itu)
....,,,,
Hari demi Hari, bulan demi bulan pun berlalu.
Saat ini Rahma sudah bekerja di sebuah warung lesehan tenda biru di kota X.Demi membantu Umi nya dan biaya sekolah adik nya.Rahma jarang pulang dengan alasan hemat uang untuk di kirimkan ke keluarga nya.
"Rahma.! Apa kamu tidak ingin pulang menemui keluarga mu?"
__ADS_1
(tanya yuda selaku bos nya rahma).
"Gak Pak,karna untuk biaya pulang kerumah memakan biaya yang cukup banyak,sedangkan gaji saya pun pas-pasan."
(jawab Rahma kepada bos nya)
Ya memang gaji nya rahma tidak terlalu besar bekerja di warung tenda biru,Wajar karna Rahma pun tidak ada lulusan untuk bekerja di kantoran.
"Ya sudah kalau begitu,saya tinggal dulu,Karna saya ada urusan sekalian belanja di pasar untuk beli bahan yang sudah habis."(Ucap Yuda)
"Baik pak."(jawab Rahma , dan Yuda sudah pergi dari Ruko nya itu).
Yuda Pratama seorang pemuda yang cukup tampan.Kharisma nya lumayan memikat para wanita termasuk Rahma.di bilang usia nya yang belum terlalu tua karna baru usia 25 tahun dia sudah memiliki usaha sendiri.
Fitri bekerja di pabrik plastik tidak jauh dari ruko yang di tinggali Yuda saat ini.
,........
"Ya allah kenapa di usia ku yang semuda ini harus bekerja.Seharusnya aku masih menikmati bermain,sekolah bersama teman-teman sebaya ku.Hiks....hiks..hiks.."
(tidak terasa air mata Rahma menetes karna merutuki nasib nya saat ini.)
Bukan maksud untuk mengeluh namun
memang di usia nya yang masih muda ia harus menanggung beban semua nya sendiri.
__ADS_1
Jam menunjukan pukul 1 siang,waktu nya rahma istirhat karna nanti sore harus siap-siap untuk buka lagi.
Karena warung tenda biru yang saat ini tempat ia bekerja buka nya dari jam 5 sore sampai jam 1 malam.Jadi waktu siang nya digunakan untuk istirahat.
...,,,,,
Jam sudah berada di angka 3 ,Yuda memasuki Ruko nya dan melihat Rahma tidak ada.Melainkan hanya ada karyawan nya yang laki-laki bernama Wawan.
Karena hanya ada Wawan ia pun langsung menyuruh nya untuk membantu membereskan belanjaan nya yang sudah di beli dari pasar.
" Wan ,Wawan kesini kamu ..! (perintah Yuda),bantu saya beresin belanjaan ini dan masukan kedalam kulkas.!"(ucap Yuda)
"Oya Rahma kemana?? dari tadi saya tidak lihat dia??"(tanya Yuda pada Wawan)
"Dikamar mungkin mas,karna dari tadi dia beresin semua ruangan ini,mungkin kelelahan."(jawab Wawan pada bos nya itu)
"Ya sudah kalau gitu,saya mau mandi dulu habis itu kamu siapin semua nya ya untuk jualan nanti sore."(perintah Yuda lagi pada Wawan)
"Iya siap mas.!"(Ucap wawan
"Untung aja bos nya baik kalau gak aja udah gue bejek-bejek dah tuh karna seenak nya aja nyuruh-nyuruh gue mulu."(Batin wawan dalam hati.)
Wawan dan yuda umur nya memang tidak jauh selisih nya jadi panggilan nya hanya seperti teman,tidak seperti bos dan anak buah pada umum nya.
Wawan adalah orang kepercayaan Yuda ,makanya Yuda selalu menyuruh Wawan memegang semua nya,terlebih dalam keuangan.
__ADS_1