
1 minggu kemudian...
Setelah kepulangan nya dari jakarta.
Kini Rahma sudah bertunangan dengan Azis.
Rahma menerima lamaran dari Azis..Tak dapat di pungkiri pasal nya dulu memang ia sudah jatuh cinta namun masih terlalu dini untuk berpacaran.Rencana nya nanti jika Rahma sudah selesai sekolah dengan paket C nya mereka berdua akan segera menikah.
"""Rahma Aulia Putri""
Saat ini ia sudah resmi menjadi tunangan dari seorang Azis setiawan mahasiswa di kampus di kota S seorang anak dari pengusaha Sembako di kota XX yang mereka tinggali.
Saat ini Rahma sungguh tidak menyangka jika kepulangan nya adalah akan di lamar oleh Azis yang dulu nya kakak kelas di sekolah nya yang Umur nya selisih 4 tahun saja.Umi Safa pun turut senang dengan kebahagiaan putri nya saat ini.
"*Benar-benar di luar dugaan ,,aku pulang ternyata bakal di lamar sama kak Azis"(Ucap Rahma dalam hati)
"Sekarang saat nya aku mencari dimana keberadaan abi saat ini sungguh rindu sekali ingin bertemu"(Ucap Rahma kembali*)
Rahma pun menghubungi kekasih nya yang saat ini adalah tunangan nya meskipun mereka awal nya tidak berpacaran,,tetapi Rahma yakin dengan semua yang di buktikan dengan Azis saat ini.
"***Calling My Fiance"
Tut....tut...tut...(Nada dering telfon)
"Hallo assalamualaikum kak"(Ucap Rahma)
"Walaikumsalam dek..!Ada apa"(Tanya Azis di sebrang telfon)
"Kakak sibuk gak..?Bisa temenin aku gak hari ini?"(Tanya Rahma)
"Ahh..Gak kok dek,,Bisa jam berapa"(Ucap Azis)
"Abis dzuhur aja ya kak .."(Ucap Rahma)
"Iya udah nanti kakak jemput kesana"(Ucap Azis***)
Panggilan telfon pun berakhir Rahma segera bersiap-siap .Jam menunjukkan pukul 10.45 sudah hampir siang.
Ia lalu menghampiri Umi nya untuk berbicara soal Abi nya yang selama ini ia rindukan sedari kecil.Terlihat Umi Safa sedang menyiapkan makanan kesukaan Ia dan adiknya.
"Umi masak apa..?"(Tanya Rahma)
"Masak kesukaan kamu sayang ..ini ada Sop Ayam dan sambal kecap juga Tempe goreng nya"(Ucap Umi).
"Asiik ....akhirnya bisa makan masakin Umi setelah 2tahun di jakarta hehe..."(Ucap Rahma)
"Oya Umi ,,Rahma mau cari Abi ya boleh ya..!!"(Rahma meminta Izin pada Umi nya)
"kamu serius nak..!Di kota itu luas Umi takut kamu kenapa-napa..Umi Izinin kamu Asal kamu bersama Azis pergi nya ya"(Ucap Umi)
"Oke Umi Rahma janji akan hati-hati,,lagian nanti kak Azis juga jemput kok"(Ucap Rahma)
*****
__ADS_1
Sejak Rahma bekerja di jakarta dirumah Bu Fatma selama 1 tahun yang lalu.Umi Safa sudah tidak di perbolehkan berjualan keliling sepeda lagi pasal nya Rahma yang akan membiayai semua kebutuhan Umi dan Adik nya.
Kakak nya Lia yang seharus nya menjadi panutan keluarga dan bisa di contoh adik-adik nya justru malah mempermalukan keluarga nya.Sudah Miskin Tapi tidak bisa jaga kehormatan kata-kata itu yang selalu di lontar kan para tetangga di sebelah rumah mereka.
Sedangkan Romi sudah ada di kota ia bersekolah di sekolah penerbangan Di Kota Y.
Ia saat ini berada di Asrama dekat sekolah tersebut.
Romi harus berpisah dari Umi nya sesaat untuk mewujudkan cita-cita nya demi membanggakan kakak nya dan Umi nya.
*****
**Flashback on...
"Umi Lia pulang.."(Ucap Lia)
"Selalu biasakan salam nak kalau masuk rumah"(Ucap Umi**)
"Ah umi Ini ...Jangan kaya ustadzah deh
."(Ucap Umi)
"Astagfirullah nak kamu dari dulu kok ya gak berubah-berubah Selalu seperti itu pada Umi mu"(Ucap Umi menangis)
"Udah lah Umi ..Lia pulang bukan mau di ceramahin sama Umi"(Ucap Lia lalu masuk ke dalam kamar nya)
Umi yang melihat kelakuan putri pertama nya hanya bisa mengelus dada.Menangis meratapi cobaan apa sebenar nya yang di berikan oleh sang kuasa.Umi Safa yakin jika suatu saat nanti pasti akan ada kebahagiaan di balik semua ujian yang di berikan.
****
Saat ini Jam menunjukkan di angka 06.00 pagi,,Lia terbangun dari tidur nya dan langsung berlari ke kamar mandi belakang lalu memuntahkan Isi dalam perutnya.Sontak Umi yang melihat putri nya seperti itu merasa curiga.
"Lia kamu kenapa nak..!!Buka pintu nya nak"(Ucap Umi khawatir)
"Gak apa-apa Umi..."(Ucap Lia sedikit teriak)
"Yasudah nanti kita ke dokter periksa ya nak"(Ucap Umi)
"Gak usah Umi lagian cuma masuk angin aja kok"(Ucap Lia)
"Ya sudah kalau gitu nanti kita ke tukang Urut aja biar badan mu enakan"(Ucap Umi)
Setelah itu Umi pun pergi ke warung yang tak jauh dari rumah nya untuk mencari Bumbu dapur yang sudah habis.Tiba-tiba ada tetangga yang menghampiri nya dan berbicara yang sangat tidak enak.
"Bu..bu tunggu "(Ucap Ibu-ibu 1)
"Iya Bu ada apa ya.."(Ucap Umi Safa)
"Denger-denger Lia pulang ya bu kok badan nya gendutan ya kaya sedang isi"(Ucap ibu tadi)
"Iya bu Lia sudah pulang,,Isi apa ya maksut nya bu"(Tanya Umi Safa)
"Ya itu isi bayi paling anak ibu lagi hamil ya bu,,terus siapa bapak nya"(Cericis ibu tadi)
"Maaf bu mana mungkin anak saya hamil sedangkan belum menikah"(Jelas Umi Safa)
"Ya di jaga aja bu anak gadis nya kan 2"(Ucap ibu tadi lagi)
__ADS_1
ibu-ibu yang lain pun tak ikut diam malah menghujani perkataan pedas pada Umi Safa.
"Bu ..seharus nya ibu malu sudah miskin anak gadis nya hamil gak terhormat banget sih"(Ucap Ibu 2 yang sinis dan sirik pada ibu Safa)
Sementara itu dari kejauhan Rahma sedang berjalan kaki baru turun dari angkot lalu ia melihat Umi nya di hakimi banyak pertanyaan dari para tetangga ia pun tak kunjung diam melihat hal itu terjadi.
"Cukup ibu-ibu menghakimi keluarga saya.kalian lebih baik instropeksi diri terlebih dahulu sebelum mengomentari kehidupan orang lain"(Ucap Rahma)
"Sudah Miskin Gak bisa jaga kehormatan"(Ucap ibu-ibu 2)
Hal itu sudah tak di gubris lagi oleh Rahma.mereka pun langsung pulang kerumah nya.Umi Safa yang semula berniat ke warung pun di urungkan.
Tak berapa lama mereka pun sampai dirumah.Mereka mengucapkan salam tapi tak ada. jawaban dari Lia.
Rahma melihat jika kakak nya sedang tertidur sedangkan ini harii masih terlalu pagi.
Ada hal yang membuat ia terkejut ,,Rahma melihat benda pipih panjang yang di pegang oleh kakak nya lalu ia pun segera mengambil benda tersebut.
"Ya allah ternyata benar apa yang di ucap ibu-ibu tadi,,Gimana kalau sampai Umi tau ini"(Gumam Rahma seraya mondar mandir di dalam kamar)
Rahma sebagai adik sungguh tak menyangka kakak nya bisa melakukan hal sekotor itu.
Kehormatan yang seharus nya di jaga malah ia rusak sebelum menikah.
Rahma pun berlari kecil menghampiri Umi nya.
"Umi ...Umi liat ini. "(Ucap Rahma & menunjukkan hasil tespek tersebut)
"Umi sudah curiga sebenar nya dengan kakak kamu yang pulang 1 bulan yang lalu..ia seperti orang mengidam ..Sungguh tega putri Umi mengecewakan Umi"(Tangis Umi pecah begitu saja)
"Puteri Umi tidak bisa menjaga kehormatan nya sebagai wanita,,Umi malu sebagai orangtua"(Ucap Umi kembali sambil berderai air mata)
"Umi yang tenang ya...Sabar kita bicara baik-baik sama kak Lia ya Umi"(Ucap Rahma)
Romi sebagai anak laki-laki yang ada dirumah itu pun tak terima dengan apa yang barusan ia dengar.Meskipun Usia nya baru akan menginjak 16tahun tetapi ia sudah pandai membedakan mana yang salah dan mana yang benar.
Romi pun tersulut Emosi dan langsung masuk ke dalam kamar kakak nya.
"Kak..bisa kakak jelasin ke aku kalau apa yang di bilang Umi sama kak Rahma itu gak bener"(Ucap Romi sedikit teriak)
Lia pun terkejut dengan ucapan Romi barusan.
"Apa sih dek..dateng-dateng marahh gak jelas kek gitu"(Ucap Lia santai)
" Udah lah jangan pura-pura,,,Gua tau lo hamil kak..Siapa bapak nya,,,malu-maluin keluarga mending lo keluar dari sini dari pada lo bikin malu kita semua"(Ucap Romi membentak Lia,,Pasal nya ia sudah sangat emosi dan tak dapat terkendali lagi)
Umi yang mendengar pertengkaran kakak beradik itu pun segera menghampiri.
"Jangan Nak biarkan kakak mu tinggal disini"(Ucap Umi membela)
"Umi sudah jangan bela dia..dia itu gak bisa jaga kehormatan sebagai seorang wanita"(Ucap Romi)
"Baik kalau begitu saya pergi dari sini,,Maafkan Lia Umi...!!"(Ucap Lia dan memohon maaf pada Umi nya)
Umi Safa hanya bisa menangis mendengar permintaan maaf putri nya itu.Sungguh di luar dugaan seorang ibu yang mempercayai anak nya..malah membuat ia kecewa dan malu se malu-malu nya.
Sejak saat itu Lia pergi entah kemana dengan membawa perut sedikit membesar.Lia di hamili oleh majikan nya,,namun majikan nya malah tidak bertanggung jawab dan memecat nya dari kerjaan tersebut.
__ADS_1
Kejadian tersebut terjadi di saat Rahma baru pulang dari jakarta untuk menemui Azis yang saat ini menjadi tunangan nya.
Flashback off....