Ketabahan Seorang Wanita

Ketabahan Seorang Wanita
BAB 12 Rendi Al-Farizki


__ADS_3

Hari ini Rendi akan ada pelatihan yang memang di lakukan setiap 1bulan sekali bagi para security.Rendi memasang alarm tepat jam 04.pagi pikir nya agar tidak bangun kesiangan.Pasal nya om dan tante nya masih berada di luar kota mana mungkin dia meminta pembantu yang paling dia benci untuk membangunkan nya.


kring...kring...kring ...


suara alarm.


"aih berisik banget sih...bunyi hp siapa lagi disini..!!"(Gumam Rendi masih keadaan mata terpejam dan mencari asal suara hp tersebut)


Rendi pun langsung terperanjat dari kasur nya ..pasal nya sudah jam 04 pagi lebih.Sedangkan ia belum siap-siap dan menyiapkan bekal nya sendiri,sedangkan jam 5 semua para security harus sudah berkumpul di mall XX karena rute ny adalah berlari di pegunungan.Meskipun ia saat ini butuh bantuan tetapi ia lebih memikirkan gengsi nya.Sebenar nya lidah nya sangat cocok dengan masakan Rahma.


Ya itu tadi Rendi gengsi untuk meminta bantuan pembantu nya saat ini.


"Gila .gila..gila..ya tuhan udah jam segini gue belum apa-apa..!!kalau gue telat bisa kena hukum sama kepala satpam ini..mati lah gue.mending gue mandi dulu aja."(Gumam Rendi dan dia pun kelimpungan apa yang harus di kerjakan terlebih dahulu)


Rendi di Usia nya yang sudah matang di Usia 25 tahun belum juga memiliki istri apa lagi pacar.Bagi nya berpacaran tidak lah penting yang terpenting adalah Kerja dan Uang setelah ada Uang pasti wanita banyak yan mengejar nya.


Saat ini Rendi sudah keluar kamar menuruni tangga dengan terburu-buru.sampai ia tidak melihat ada Rahma yang sedang melewati tangga ingin menuju ke dapur pasal nya kamar Milik Rahma berada di lantai dasar di samping tangga .


Dan terjadi lah peristiwa tabrak menabrak.


"RENDI AL-FA.....RIZKIIIIIII.....!!!!"(Teriak Rahma)


"Hah......????kok lo tau nama lengkap gue??"(Tanya Rendi)


"Liat di name tag yang lo pake..!Udah ya sekarang lo harus bayar karena lo udah nabrak gue dan gue hampir aja mati tau gak gara-gara lo ya"(jelas Rahma sambil berteriak)


"Bisa gak sih lo bocah bau kencur gak usah teriak-teriak kaya gitu..ni kuping gendang telinga gue pengeng ngedenger suara cempreng lo kaya drum yang di kentrungin tau gak lo"(Ucap Rendi karena merasa sakit di kuping ny)


"Maka nya lo itu kalau jalan pake mata lo ..!Jangan asal lari-lari ..sakit ni kaki gue kena sepatu lo tau gak"(Ucap Rahma)

__ADS_1


"Heh....bocah bau kencur dengerin gue ya..dimana mana jalan pake kaki ..jalan pake mata sejak kapan???"(Ucap Rendi )


"Lo itu yaa....gue ini bukan bocah bau kencur....arrrggghhh...nyebelin minggir gue mau ke dapur"(Ucap Rahma sambil berjalan meminta Rendi pindah dari hadapan nya)


"Kalau lo bukan bocah bau kencur apa terusan...Bocah ingusan gitu..!!?"(Tanya Rendi karena bingung gadis yang di depan nya mau di panggil apa)


"Gila lo ya minta gue hajar emang pake sapu sini lo kalau berani..."(Tantang Rahma dan mengambil sapu yang ada di samping nya dan berlari mengejar Rendi)


Baru saja hendak berlari tiba-tiba Rendi menghentikan langkah nya.


"Tunggu ....eitss...lo pura-pura ya tadi"(Tebak Rendi)


"pura-pura apa monster keleedai ??"(Tanya Rahma terheran dan memanggil julukan baru buat Majikan di depan nya)


"Lo pura-pura sakit kan ..tadi lo bilang kaki lo sakit dan sekarang lo bisa lari..Ck..keliatan banget sih minta di perhatiin sama gue yang udah ganteng maksimal ya kan..ya kan..."(Ucap Rendi dengan segala ke pedean nya yang tingkat dewa)


"Bukan urusan lo..astaga..udah jam 5 kurang..semua ini gara-gara lo ya ahh bocah bau kencur lo"(Ucap Rendi kesal pasal nya ia akan telat datang untuk pelatihan)


Rendi langsung berlari ke garasi untuk mengambil motor nya .Karena sudah hampir telat ia sampai lupa membawa bekal .Rahma yang melihat pria menyebalkan yang di juluki nya Monster keledai itu pun hanya terheran mengapa Rendi berangkat sepagi ini.


"dih...tumben tuh orang berangkat pagi buta kek gini..Ahh bodo amat lah bukan urusan gue juga ini"(Gumam Rahma dan berjalan ke dapur)


Meskipun kaki nya sakit tadi terinjak oleh majikan nya itu saat menabrak tadi .Dia harus tetap melanjutkan pekerjaan nya.


****


Rendi dalam perjalanan membawa motor nya dengan kecepatan cukup tinggi .20 menit berlalu dan saat ini ia sudah sampai di Mall XX.


Terlihat teman-teman nya sudah berkumpul semu dengan barisan yang rapi karena sedang absen untuk para anggota yang harus mengikuti pelatihan tahap awal.

__ADS_1


Kepala Satpam yang melihat kedatangan Rendi pun hanya menggelengkan kepala nya.Karena Rendi selalu saja telat datang setiap pelatihan.


"Rendi..!!! kamu telat lagi"(Tanya Pak Ridwan selaku ketua Kepala Security yang sudah di tunjuk langsung oleh bagian kepolisian)


Keberadaan Security saat ini memang sudah di akui.Dan setiap security wajib memiliki KTA SATPAM(Kartu tanda anggota)


"Maaf pak saya telat lagi "(Ucap Rendi meminta maaf)


"Kamu sudah berapa kali seperti ini 5 tahun kamu bekerja sebagai security tapi kamu sama sekali tidak menunjukkan perubahan kamu yang sering telat di saat pelatihan..!!"(Ucap Pak Ridwan)


"Iya pak Saya mohon maaf ..saya janji nanti di pelatihan berikut nya saya tidak akan telat lagi pak"(Ucap Rendi)


"Buktikan ...jika kamu masih mau bekerja sebagai security disini.!Lebih baik kamu menikah biar kamu ada yang urus .Gimana mau jadi panutan untuk para Security yang baru.Sedangkan senior nya saja sering telat dan tidak di siplin"(Ucap Pak Ridwan yang membuat Rendi seketika diam mematung)


"Ada bener nya yang di omongin tante sama om kemarin waktu aku nganter mereka ke bandara.Pasti selalu seperti ini"(Gumam Rendi dalam hati)


"Sekarang kamu push up sebanyak 30kali mengerti"(perintah Pak Ridwan)


"Mengerti pak"(Ucap Rendi lalu menjalankan hukuman yang di beri Atasan nya)


"Yang lain tetap pemanasan jangan melihat yang sedang dibhukum ..!!apa kalian ingin di hukum juga?"(Tanya pak Ridwan pada bawahan nya)


"Tidak pak."(jawab mereka serentak)


Rendi sudah melakukan hukuman yang di beri atasan nya .Dan mereka berangkat dari Mall tersebut dan menuju ke pegunungan yang akan menjadi tempat mereka menjalankan pelatihan.


Bahkan di saat pelatihan ada saja yang pingsan dan muntah-muntah karena belum sarapan.Tepat jam 10 pelatihan di bubarkan dan seluruh anggota di persilahkan pulang ke rumah masing-masing.


Rendi yang kelelahan karena hampir pingsan itu langsung tertidur di sofa ruang tamu tanpa berganti baju terlebih dahulu.

__ADS_1


__ADS_2