
Rahma sudah berada di dalam taxi menuju arah kos nya,ia berfikir ada apa dengan Azis tunangan nya mengapa ia bersikap kasar terhadap nya. Karena tidak biasa nya Azis selalu bersikap kasar pada diri nya.
"Ada apa kak?kenapa kakak jadi seperti ini hiks...hiks..hikss..kakak tega memperlakukan aku seperti itu apa salah nya aku bertanya hu hu huπ’π’π’"(Rahma menangis dalam diam nya)
"Umi aku butuh Umi ..huhuhu..."(Tangis nya semakin terisak)
Tangisan Rahma malah semakin terdengar oleh pak supir taxi yang di naiki oleh Rahma.
"Mbak maaf saya lancang kalau nangis jangan berlebihan mbak ,gak baik buat diri mbak."(ucap pak supir )
"Maaf pak kalau tangisan saya mengganggu, bawa mobil nya sedikit cepet ya pak soal nya saya ingin cepat sampai."(pinta Rahma )
"Baik mbak"(Ucap pak supir)
Taxi melaju dengan sangat cepat ,beruntung sore ini tidak macet , ia turun dari taxi dan berjalan dengan sedikit tergesa-gesa karena ingin meluapkan tangisan nya di kamar.
Ia hanya butuh sendiri dan tidak ingin di ganggu dengan siapapun.
"Apa aku sudah tidak baik untuk mu kak..Aku tau aku selalu sibuk kuliah mengejar masa depan ku,begitu pun kamu selalu sibuk dengan pekerjaan mu .Tapi aku gak pernah permasalahin itu semua , huhuhu hiks...hikss..hikss"(Maki Rahma pada diri nya sendiri)
"Umi....huhuhu ...Aku butuh Umi ..hiks..hiks..hikss"(tangis Rahma semakin pecah)
Rahma menangis di pojokan kamar nya, setelah di rasa cukup menangis ia segera mengambil air wudhu dan segera shalat untuk mengadu pada sang pencipta.
Akhir nya hati nya sedikit tenang setelah shalat,saat hendak melipat mukena ponsel nya berbunyi menandakan ada panggilan masuk.Segera ia meraih ponsel yang di letakkan di atas kasur.
"Panggilan Video whatsapp"
+628237986*****
"Ini nomor siapa ya ..kok gak ada nama nya"(Gumam Rahma lalu segera mengangkat nya)
"Hallo assalamualaikum ,ini siapa?"(Ucap Rahma ,namun ia tak menampakkan wajah nya)
"Walaikumsalam..Hei kok wajah nya gak di lihatin? Malu ya sama aku?"(Tanya Rendi)
"Oh ternyata nomor mas Rendi ...Ada apa mas?"(Tanya Rahma lalu memperlihatkan wajah nya dengan mata sembab nya)
"Iya ini aku, mata mu mengapa seperti itu Rahma? sudah seperti panda saja.!"(Ejek Rendi)
"Ehmmm...tadi hanya kelilipan saja kok mas, jadi sedikit pedih "(Ucap Rahma berbohong)
"Kamu gak bisa bohong sama aku ,aku tau kamu pasti habis menangis.!"(Ucap Rendi sembarang)
"Gak Mas ,aku gak nangis beneran deh"(Ucap Rahma meyakinkan dengan menunjukan jari β)
__ADS_1
"jika memang tidak menangis ,senyum lah untukku"(Pinta Rendi)
"Memang nya Mas siapa meminta ku untuk tersenyum?"(Jawab Rahma ketus)
"Aku adalah masa depan mu ha..ha..ha"(Ucap Rendi dengan tawa terbahak-bahak)
"Hhhmm...Mas Rendi jangan PD begitu deh ya ,aku sebentar lagi akan menikah dengan tunangan ku"(Ucap Rahma)
"Aku yakin suatu saat kamu akan menjadi masa depan ku .Kita lihat saja nanti gadis tengil "(Ucap Rendi dengan mengedipkan mata sebelah nya)
"Ishh...Mas Rendi genit"(Ucap Rahma dengan sedikit tersenyum)
"Kan kalau senyum semakin cantik ,"(Goda Rendi )
"Sudah deh Mas jangan ngerayu ya,aku mau ngerjain tugas untuk skripsi bulan depan jadi jangan ganggu aku dulu"(Pinta Rahma)
"Oke yang rajin supaya aku bisa segera meminang mu nanti"(Goda Rendi kembali)
Panggilan video nya mati begitu saja ,Namun Rendi merasa puas berhasil menggoda Rahma dan tersenyum.ia tak tega jika harus melihat gadis nya menangis terus menerus seperti itu.
*****
Setelah panggilan nya berakhir dari Rendi ia segera menghadap laptop nya untuk mengerjakan skripsi untuk sidang bulan depan menentukan kelulusan nya.
Setelah lulus ia akan segera menyandang status sebagai seorang istri dari Azis Setiawan.
Β
*klunting..klunting...
Β
message +628237986****
"Besok bisa temenin aku makan siang atau tidak? di restoran yang tadi siang kita bertemu.(Isi pesan dari Rendi ,nomor nya belum di save oleh Rahma*)
Rahma membaca pesan dari Rendi ,namun ia malah mengabaikan nya.
Ia hanya ingin fokus dengan skripsi nya agar bisa cepat lulus pikir nya begitu.
*****
Sementara itu Rendi di kamar nya sedang mondar mandir menunggu jawaban dari Rahma sang pujaan hati.
"Sudah di baca pesan nya ,tapi kenapa gak di jawab juga!"(Geram Rendi karena tidak mendapat jawaban 1 pun)
__ADS_1
"Apa kamu tidak mau aku ganggu , aku tau kamu bukan wanita yang mudah terperdaya ,tapi tidak seperti ini juga mengabaikan ku"(Maki Rendi pada diri nya)
Nando yang sedang melintasi kamar milik Rendi ,ia tak sengaja mendengar jika Rendi memaki diri nya sendiri.
Lalu ia mengetuk pintu nya .
*tok...tok...tok..(suara ketukan pintu)
"Mas..Lo kenapa?"(Tanya Nando)
"Gue gak papa Nando Syahreza ..!"(Teriak Rendi dari dalam kamar*)
"Tapi kenapa lo marah-marah sendiri mas?"(Tanya Nando penasaran )
"Lo kepo ya jadi anak buah juga tinggal kerja di gaji tapi gak usah ikut campur urusan pribadi gue"(Ucap Rendi sedikit meninggi)
"Mas, gue cuma peduli sama lo ,ya memang di kantor gue anak buah lo .Tapi kalau dirumah lo bisa anggep gue temen lo mas."(Ucap Nando)
"Gue gak yakin sama lo nando ?"(ucap Rendi penuh keraguan)
"Yaelah mas gue ini bener-bener serius mas , siapa tau kalau lo cerita sama gue beban lo bisa ilang"(Ucap Nando)
Kemudian Rendi mengangguk tanda setuju,lalu menceritakan nya pada Nando.
Hal itu membuat Nando mengerti dan ia memberi nasihat pada Rendi.
"Jadi lo dari dulu suka sama si Rahma tunangan dari Azis Mas?Yang awal nya benci jadi cinta?"(Tanya Nando menaikkan sebelas alis nya)
"Iya gue mencintai dia dalam diam,gue bahagia ikhlas lepasin dia kalau dia bahagia bersama pilihan nya .Tapi gue gak rela kalau dia di sakitin."(Ucap Rendi)
"Gue ngerti perasaan lo mas,gue akan bantu lo dapetin cinta lo."(Ucap Nando menyemangati Rendi)
Rendi sangat berterimakasih karena Nando sangat mendukung apa yang menjadi keputusan Rendi.
Karena hari sudah larut malam dan besok harus berangkat ke kantor lebih pagi ,ia segera ke kamar nya untuk beristirahat begitupun Nando.
Pikir nya esok adalah hari yang panjang karena akan meninjau proyek di luar kota yang bermasalah.
****
**Tinggalkan jejak dan komentar ya para readers.
jangan lupa like,vote serta rate nya untuk menambah semangat author untuk terus berkarya .πππ
Happy Readingπππ**
__ADS_1
Maaf kalau masih banyak typo dalam penulisan dan penempatan tanda baca.