
Rahma mengendarai motor nya dengan menangis sesenggukan.Sampai-sampai di lampu merah ia masih saja menangis,
tatapan orang-orang yang melihat nya menimbulkan banyak tanda tanya.
Kebetulan ada polisi yang sedang bertugas,karena melihat Rahma terus menangis tentu saja menjadi pusat perhatian orang-orang di sekeliling nya termasuk pak polisi yang sedang bertugas di simpang perempatan lampu merah.
priittt....prit...priiittt...(Suara priwitan)
"Apaan sih bapak ?pengeng kuping saya ini pak berisik tau "(Ucap ketus Rahma)
Biasa nya orang yang akan bertemu polisi akan takut dan menghindar tapi tidak dengan Rahma yang terlihat santuy dengan tampilan feminim nya dengan di hiasi bulir-bulir air mata di pipi nya.
"Maaf mbak bisa minggir sebentar"(Pinta pakpol tersebut)
"Surat saya lengkap pak ,kenapa saya di stop suruh minggir .Lagian ni ya pak saya pake helm motor saya ajaa standar kok pak"(Cerocos Rahma sambil sesekali mengelap air mata yang terus menetes)
"Bisa di liat surat-surat nya jika memang lengkap."(pinta pakpol kembali)
"Bapak kalau saya ngeliatin surat-surat itu ke bapak yang ada sama aja saya Membuka luka lama saya pak ..ah bapak ini"(Ucap Rahma tak sadar karena tingkat kegalauan nya sangat tinggi)
"Maaf mbak saya cuma minta surat-surat motor aja mbak bisa di lihatin"(Ucap pakpol kembali)
"Bapak ini ribet deh,ini cari sendiri di motor saya"(Gerutu Rahma lalu turun dari motor kesayangan nya)
Kemudian pak polisi itu memeriksa semua surat-surat yang ada di dalam jok motor Rahma ,
Ya memang surat-surat nya lengkap ,namun ada hal yang menjadi perhatian pak polisi itu.
di bagian Dasboard motor nya dengan tulisan
"KAUM HAWA๐ง๐ป NO BUCIN โNO BULLYING"
"MENCINTA ๐TANPA HARUS DI CINTA๐"
"Don't Touch Me๐ "
Pak polisi yang melihat stiker di motor milik seorang Rahma hanya menggelengkan kepala nya saja .
Kelakuan anak-anak zaman now ada-ada saja.
"Ya sudah mbak silahkan jalan lagi,inget mbak jangan nangis seperti tadi karena bisa membahayakan diri mbak sendiri "(Ucap pakpol mengingatkan)
"Iya pak polisi, saya udah boleh jalan kan sekarang?"(tanya Rahma)
Pak polisi hanya mengangguk dan mempersilahkan Rahma jalan kembali.
"Ini sebenernya hari apa sih apes banget perasaan? hari yang melelahkan"(gerutu Rahma)
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang ia pun sampai di kos milik nya.
Namun ada yang berbeda sebuah mobil hitam terparkir di depan kamar kos nya .
Ia segera turun lalu memasukan motor nya di dalam garasi yang memang di sediakan oleh pemilik kos.
Terlihat pria berjas dengan kacamata hitam milik nya. Sungguh terlihat tampan sekali .Ia duduk dengan wibawa di kursi yang ada di depan kamar milik Rahma.
__ADS_1
"Mas kok bisa sampe sini sih?"(Tanya Rahma)
"Lagian kamu ninggalin aku gitu aja,cuma karena ngejar-ngejar calon suami kamu itu"(Ucap Rendi santai)
Rahma pun jadi teringat dengan kejadian yang beberapa jam lalu baru saja terjadi.
Sungguh sakit hati nya jika membayangkan nya.
"Udah mas ,aku hanya ingin sendiri tidak ingin di ganggu"(Pinta Rahma lalu memasuki kamar nya)
"Aku tau kamu sedih ,aku tau semua hal yang terjadi bahkan sebelum kamu tau"(Rendi menarik tangan Rahma lalu tatapan mereka bertemu)
"Maaf mas gak enak kalau di lihat tetangga kos. Jaga sikap & prilaku mas disini"(pinta Rahma)
"Oke ..Aku akan jaga sikap ku."(Ucap Rendi)
"Mas mau apa kesini?"(Tanya Rahma lalu duduk di undakan teras depan kamar kos nya)
"Aku cuma ingin menghibur mu saja"(Ucap Rendi)
"Tapi aku gak butuh di hibur mending mas pulang deh "(ucap Rahma sedikit meninggi)
"Hmmm...Baiklah aku permisi sampai jumpa"(ucap Rendi lalu ia segera pergi )
****
Hati wanita mana yang tidak rapuh jika di saat akan menikah malah di selingkuh seperti ini.
Sungguh sangat menyakitkan.
Rahma masuk ke dalam kamar nya,ia menangis bantal guling menjadi saksi bisu atas tangisan nya.
Ia sampai terlelap dalam tangisan nya.
Wajah nya begitu damai jika sedang tertidur seperti itu.
Namun sayang ia selalu tersakiti .Setelah Ayah nya menyakiti nya & Umi nya.
sekarang calon suami nya yang mengkhianati nya.
Sungguh indah cobaan dari sang ilahi.
****
Di lain sisi.
Azis yang sedang bingung memikirkan rencana apa yang bisa membuat Rahma memaafkan nya.
Ia terlihat gelisah & cemas jika tidak bisa menikahi gadis itu.
Gadis yang selama ini ia perjuangkan namun ia sia-siakan juga.
Pria yang serakah tidak cukup memiliki 1 wanita yaitu Azis.
Azis kemudian mengotak-atik ponsel nya,
__ADS_1
ia mengirimi pesan pada Rahma .namun tak ada jawaban satu pun yang terbalas apa lagi terkirim
"***My Love๐๐"
"Dek..maafin kakak plis sayang"
"Kakak janji akan tinggalin dia .
"Kalau perlu minggu depan kita nikah!
"dek ๐๐
"Bales dong๐๐
"p
"p
"Adek manis
"tolong maafin kakak dek
"kalau adek gak bales-bales ,kakak akan datengin ke kos adek
"Dek*** ..
Karena tak 1 pun pesan terkirim dan tak di balas ,Azis emosi lalu melemparkan ponsel nya ke sembarang arah.
"Arrghhh...kenapa sih bisa ceroboh ketawan begini .Jadi gagal punya istri 2, cara apa supaya dia bisa maafin gue"(Maki Azis pada diri nya sendiri)
Karena ia merasa bosan dan jenuh ia pergi lalu menelpon kekasih nya untuk menemani nya berkencan .
Ia menuju bar diskotik yang sering ia kunjungi setiap akhir pekan.
Azis memang sangat berubah semenjak ia mempunyai perusahaan sendiri.
Sering mabuk ke diskotik dan berkencan tidak cukup dengan satu wanita,ia begitu karena Rahma tidak ingin memberikan kepuasan pada nya.Karena prinsip Rahma adalah tidak akan ada kepuasan sebelum ada ikatan pernikahan.
Bunda Marwah & Ayah Susilo selaku orangtua Azis belum mengetahui kelakuan anak nya yang sebenar nya yang tinggal di ibukota seorang diri.
Azis malam ini menghabiskan waktu nya di diskotik lalu Chek in di salah satu hotel di jakarta bersama dengan Desti.
Ia mabuk dan Bercinta terus sepanjang malam dengan Desti.
"Sayang kamu harus puasin aku malam ini karena kamu adalah milik ku"(Ucap Azis karena sudah tidak sadar akibat pengaruh alkohol.
"Tentu sayang aku akan memberikan kehangatan pada mu"(Goda Desti )
Jam masih ada di angka 1 malam ,Desti memapah Azis memasuki kamar hotel .
kemudian ia menidurkan Azis di Kasur ukuran big size karena kamar yang di pesan adalah kamar VIP.
"Aku gak akan melepaskan mu sampai kapan pun,karena kau yang telah merenggut kesucian ku pada saat itu."(Ucap Desti pada diri nya sendiri)
Mereka terus bercinta sepanjang malam .Karena Azis yang terpengaruh oleh alkohol sudah tidak terkontrol lagi & tidak merasa lelah.
__ADS_1
Ia selalu terbayang-bayang wajah Rahma.
Sampai akhir nya tepat jam 05.00 pagi mereka mengakhiri pergulatan itu sampai akhir nya mereka tertidur dalam pelukan yang belum terlepas.