Ketabahan Seorang Wanita

Ketabahan Seorang Wanita
Bab 38


__ADS_3

Saat Rahma baru sampai di ujung pintu keluar ruangan ,langkah nya langsung terhenti mendengar permohonan seseorang yang berada di atas panggung.


Ia hanya mampu meneteskan air mata nya ,lalu di susul Romi untuk mengajak nya kembali ke acara tersebut.


Semua hanya bis terdiam melihat ada apa sebenar nya & apa yang tengah terjadi .


"Rahma Aulia Putri ,saya Azis Setiawan berdiri disini memohon maaf pada mu ,aku tau kesalahan yang ku buat tempo lalu sungguh sangat menyakitkan bagi mu.Namun disini saya berjanji pada diri saya sendiri & di hadapan Umi serta adik mu , aku tidak akan mengulangi kesalahan itu lagi.Mau kah kau memaafkan ku & bersedia menikah dengan ku besok?(Kata-kata Azis tentu membuat baper kaum hawa yang ada diruangan itu.)


Semua pada bersorak melihat Azis yang melakukan itu demi mendapatkan maaf dari sang kekasih.


Romi sebagai adik membujuk & merayu sang kakak meskipun ia belum tau letak permasalahan nya dimana.


Umi Safa yang melihat putri nya menangis menjadi tak tega ,pastilah masalah yang di hadapi nya begitu sulit & menyakitkan untuk putri nya.


"Kak ! jelasin sama gue ada apa sebenar nya ini? Lo sepuluh hari lagi bakal nikah sama kak Azis tapi kenapa tiba- tiba kaya gini,gue bela-belain cuti dari jadwal penerbangan gue demi melihat lo bahagia hari ini sama di hari pernikahan lo kak ! gue gak mau ngeliat kakak gue sakit terus nangis seperti ini."(Ucap Romi yang bingung dengan kejadian sebenarnya)


Sedangkan Rahma tak mampu menjelaskan kejadian yang sebenar nya ,ia tak mampu untuk berkata,bibir nya bungkam namun hati nya ingin mengutarakan .


"Maafin gue dek,bukan gue gak mau bilang sama lo.Tapi gue bisa ngatasin ini semua,gue cuma gak mau Umi tau masalah ini,"(Hati nya menangis karena tak mampu mengatakan )


Karena tak ada jawaban dari Rahma ,Azis lantas turun ke bawah menghampiri Romi dan Umi Safa .


"Ya udah kalau lo gak mau jawab pertanyaan gue gak masalah.Mending kita kemarin masalah ini di kos lo kak."(Pinta Romi dengan tegas)


"Kak Azis gue tunggu lo di kosan(Ucap Romi pada Azis).Yank kamu naik taxi sama Umi sama Mbak Rahma ya."(Ucap Romi pada kekasih nya)


Sementara Umi Safa,Rahma serta kekasih adik nya naik taxi.Romi naik mobil bersama Azis supaya yakin jika Azis datang ke kos kakak nya.


mereka bertiga sudah berada di taxi ,Rahma duduk di samping supir ,sementara Umi Safa di belakang bersama kekasih adik nya.Terlihat hening karena tak satu pun berbicara.Lalu Umi Safa mulai berbicara agar tidak tegang,


"Nak (Panggil Umi Safa pada Rahma),Ini bukan nya teman kamu yang ajak kamu kerja di rumah Bu Fatma kan ? Anak nya Pak Andre yang dulu rumah nya di Ujung gang itu?"(Ucap Umi Safa karena mulai ingat dengan Riska)


Pasal nya semenjak Riska mengajak Rahma bekerja di jakarta,Riska sama sekali tidak pernah berkunjung ke kediaman Rahma.


Ia yang selalu sibuk sekolah dan mendalami Fashion Modelling untuk menggapai cita-cita nya menjadi seorang model.


Ia yang saat ini terlihat begitu cantik,rambut nya yang di Curly serta kulit nya yang mulus ,badan nya yang tinggi namun tidak kerempeng .Benar-benar tubuh wanita idaman.

__ADS_1


Kemudian setelah di perhatikan secara teliti ,Rahma baru teringat bahwa gadis yang ada di hadapan nya benar-benar Riska.


Seketika yang tadi nya tegang tiba-tiba menjadi cair kembali.


"Ahhhh...Beneran ini lo Riska(mencubit pipi Riska lalu memeluk nya,namun susah karena terhalang batas kursi depan & belakang).Gila lo sekarang cantik banget gue sampe gak ngenalin lo tau"(Ucap Rahma )


"Eitt...Tunggu-tunggu kok lo bisa kenal sama adek gue terus lo bisa pacaran sedangkan umur kalian selisih nya beda jauh muda adek gue lagi."(Ucap Rahma heran yang tiba-tiba jadi oon )


"Gue ketemu dia waktu gue mau terbang ke Singapore karena ada job disana,terus waktu pesawat landing ,semua pramugari sama pilot tuh keluar untuk istirahat karena penerbangan berikut nya masih lama,..Ya terus gue gak sengaja tabrakan sama adek lo he..he."(Ucap Riska sambil cengengesan)


"Terus Firman cowok lo gimana?"(Tanya Rahma)


"Gue sama dia udah putus lama dari gue baru lulus sekolah,terus gue mutusin untuk fokus ke karir gue dulu,eh gak tau nya ke cantol sama adek lo deh ha...haha...ha"(Ucap Riska sambil tertawa)


"Gila Riska gue tau lo dulu kaya apa sekarang jadi gini,hebat lo bisa gaet adek gue"( ucap Rahma sambil menepuk bahu Riska)


"Siapa dulu Riska gitu"(Ucap Riska dengan bangga)


Umi Safa menggelengkan kepala nya melihat kelakuan mereka berdua.Anak muda jika sudah bercanda pasti melupakan yang ada di sekitar nya.


Umi senang karena putri nya bisa tertawa kembali.


"Loh kalian sudah sampai duluan ?"(Tanya Umi Safa)


"Iya Umi, udah buka dulu deh Umi Romi sudah lapar ini ,dari pagi tadi belum sarapan."(Gerutu Romi)


Mereka masuk ke dalam,untung saja tadi pagi sebelum berangkat Umi & Rahma sudah memasak .Kalau-kalau nanti pada mampir minta makan & ternyata benar dugaan mereka.


Ruangan yang kecil namun tidak terlalu sumpek di waktu banyak orang seperti ini,


Romi duduk di dekat kulkas, Riska,Umi Safa juga Rahma duduk di kasur yang tidak terlalu besar itu, sementara Azis duduk dekat pintu.


Mereka makan bersama sebelum pembahasan masalah di mulai.


Semua terlihat bahagia terkecuali Rahma yang masih memendam rasa kesal serta kecewa dengan Azis.


Setelah makan selesai .Romi buka suara terlebih dahulu.

__ADS_1


"Gue mau tanya sama lo kak(menunjuk Azis) Sebenar nya lo sama kakak gue ada masalah apa?"(Tanya Romi)


Meskipun Romi lebih muda dari mereka namun pemikiran nya sangat dewasa & bijak dalam mengambil keputusan.


"Gini dek, gue ceritain dari awal "(Ucap Azis)


Azis menceritakan semua masalah yang sebenar nya,meskipun ia tau resiko nya adalah mendapat bogeman dari Romi calon adik ipar nya.


Benar saja setelah Romi mendengar emosi nya tak terkendali.


Pukulan demi pukulan menghantam wajah Azis, Romi yang sudah kerasukan macan itu mengamuk tak terkendali.


Bughhh...bughhh..bughh(Suara pukulan )


"Ba***gan jelas kakak gue marah & gak mau nikah sama lo .Lo yang kurang ajar berani-beraninya lo mainin perasaan kakak gue"(Maki Romi)


"Stop Romi ..!!Umi gak suka kalau menyelesaikan masalah dengan emosi.Kasian itu nak Azis babak belur"(Ucap Umi Safa melerai)


"Dia udah kelewatan Umi, dia pantes dapat ini semua"(Ucap Romi)


"Udah yank, udah kita disini mau bantu cari jalan keluar bukan nya nambah masalah"(Ucap Riska meredam emosi Romi)


"Sekarang keputusan ada di lo kak, masih mau di lanjut atau gak hubungan kalian itu terserah kalian"(Ucap Romi pasrah)


Azis juga Rahma hanya saling menatap ,walaupun Rahma kecewa namun hati nya masih mencintai pria yang ada di hadapan nya saat ini.


"Aku akan maafin kamu untuk sekali ini,tapi kalau kamu ulangin kesalahan itu lagi aku pastikan kita bakal berpisah"(Ucap Rahma dengan tegas)


Azis yang mendengar keputusan Rahma ,ia merasa senang berhasil mendapatkan maaf dari sang kekasih.


"Beneran adek maafin kakak,makasih dek makasih"(Ucap Azis kegirangan)


Karena sudah menemukan jalan keluar dari masalah nya, mereka semua membantu Rahma mengemasi barang-barang nya untuk persiapan pulang ke kampung nya besok.


Sementara Azis izin pamit undur diri karena harus balik ke kantor nya.


Kehangatan yang selama ini telah hilang ,kini mereka rasakan kembali walaupun tanpa sosok ayah sedari kecil namun mereka bahagia seperti ini.

__ADS_1


Bagi Rahma & Romi kebersamaan keluarga ,kebahagiaan keluarga itulah yang utama.


Walaupun sedih saat ini kakak pertama nya entah dimana.Pastilah anak yang di kandung nya 5tahun lalu sudah besar.Namun mereka tak tahu keberadaan Lia saat ini.


__ADS_2