
Flashback on..
Dua hari yang lalu saat Rendi berkunjung ke butik milik tante nya.Ia membujuk tante nya agar mau membantu Rahma kembali sekolah .
Pasalnya Rendi tak tega melihat seorang gadis yang seharusnya masih bersekolah bersenang-senang harus menanggung beban seperti kepala keluarga.Rahma sempat bercerita pada Rendi bahwa ayah nya tidak pernah pulang dan keluarga mereka terbilang pas-pasan untuk makan sehari-hari.
Sejak hari itu Rendi memutuskan berniat membantu Rahma.
"Hei tan...sibuk atau gak tan?"(Tanya Rendi)
"Loh Ren..tumben kamu main kesini ada apa..?Gak biasa nya kamu kesini kalau gak ad hal penting ya kan..??"(Ucap Tante Fatma)
"Iya tante tau aja..Gini tan Rendi berniat ingin membantu Rahma bersekolah lagi dengan paket C tan..tante setuju atau gak "(Ucap Rendi meminta persetujuan tante nya)
"Sejak kapan ponakan tante yang cuek ini menjadi pria berhati malaikat hah.."(Ucap tante menggoda Rendi)
"Aisshh..tante ini..Rendi serius tan"(Ucap Rendi meyakinkan)
"Baiklah jika itu mau mu ...Tante akan bantu"(Ucap tante Fatma)
Setelah tante nya menyetujui Rendi pun berpamitan dan langsung pulang kerumah.
Flashback off...
Sementara itu Rahma yang sedang memotong rumput di halaman belakang sambil bernyanyi tak luput dari pandangan Rendi yang baru pulang dari bekerja.
Rendi yang menyaksikan pun menunjukkan senyum mengembang di bibir nya.
"Ck...Dasar gadis kecil periang"(Ucap Rendi .Hal itu terdengar oleh Rahma)
"Sejak kapan mas disitu..?"(Sontak Rahma kaget karena di perhatikan majikan nya)
"sejak kamu bernyanyi lah ..ha..haha.."(Ucap Rendi sambil tertawa)
"Ihhh....Mas ini senang sekali ya kalau curi-curi pandang"(Ucap Rahma malu karena saat ini pipi nya sudah seperti udang rebus)
"Siapa yang curi pandang..Mas memang biasa nya kalau pulang kerja selalu bersantai disini"(Ucap Rendi)
"Mas...Bu Fatma belum pulang ya dari Butik?"(Tanya Rahma)
"Belum ..kenapa ?"(Tanya Rendi kembali)
__ADS_1
"Emm...ah..eh...anu mas..anu"(ucap Rahma terhenti karena ia takut melanjutkan)
"Apaan sih anu..anu..anu haha..ha..ha..kamu mau apa Rahma?"(Tanya Rendi sedikit tertawa)
"Kira-kira kalau Rahma minta Izin cuti pulang di kasih gak ya sama Bu Fatma..!!(Ucap Rahma sendu)
"Memang kamu ada urusan apa kok mau pulang?"(Tanya Rendi)
"Mau jenguk Umi mas..sekalian mau cari ayah yang gak pulang-pulang mas..!!"(Jelas Rahma)
"Oh seperti itu ..Baiklah nanti aku Izinkan Pada Tante ya..!"(Ucap Rendi)
"Makasih mas..!!"(Ucap Rahma kegirangan loncat-loncat dan hampir jatuh)
Rendi pun segera menangkap tubuh gadis mungil yang ada di depan nya .Pandangan mereka saat ini bertemu saling tatap dan Rendi pun semakin mendekat ke arah Rahma.Hal itu justru membuat gadis itu semakin nerveus dan memejamkan mata karena takut suatu hal terjadi padanya.
Jantung nya pun ikut berdegup kencang.
"Hei kenapa malah merem kaya gitu..?"(tanya Rendi)
Hal itu Sontak membuat Rahma kaget tak karuan dan grogi lalu meminta Rendi melepaskan tangan nya dari pinggang milik nya.
"Auuuwww....Bisa gak sih mas jangan di lepasin jadi jatuh kan sakit ini tau..!"(Ucap Rahma memarahi Rendi.Karena posisi nya badan paling bawah lah yang jatuh terlebih dahulu.)
"kan tadi kamu yang minta lepasin ..Ya mas lepasin dong .."(Ucap Rendi santai)
"isss...tau ah..nyebelin "(Rutuk Rahma pada Rendi)
Rahma pun berjalan menuju kamar nya .Jalan ny sedikit tertatih karena yang Sakit bagian pinggang ke bawah.
"Bener-bener deh si monster keledai itu..arrgghh jadi sakit kaya gini kan duhh..."(Gumam Rahma seraya memegangi bagian pinggang nya yang sakit)
Sedangkan Rendi yang melihat Rahma berjalan seperti itu hanya bisa menggelengkan kepala nya dan menahan tawa.Bagaimana tidak Rahma berjalan seperti orang sudah tua yang terkena encok .
Rendi pun ikut masuk ke dalam kamar merebahkan tubuh nya di atas kasur kesayangan nya.
*****
Di lain tempat Di Desa Umi Safa.
Matahari sudah mulai terbenam.Umi Safa bergegas mengangkati jemuran nya di belakang rumah.Setelah itu menutup semua jendela rumah.
__ADS_1
Romi yang sedang tertidur pulas pun di bangunkan oleh Umi Safa.
"Nak ...Sayang bangun..!"(Ucap Umi)
"Ada apa Umi.Romi baru aja tidur Umi"(Ucap Romi menggeliat)
"Ini mau maghrib sayang bangun dulu..Mandi shalat terus ngaji sayang"(Ucap Umi)
"Iya deh Umi iya"(Ucap Romi lalu beranjak dari tempat tidur nya yang tidak terlalu mewah itu)
"Yasudah habis itu makan Umi tunggu di belakang ya"(Ucap Umi kembali)
Semenjak Romi lulus SMP dan mengikuti kegiatan di luar sekolah agar memenuhi syarat menjadi siswa disekolah penerbangan Romi pun sering berolahraga dan mengikuti bimbel bahasa inggris agar ia tidak mengecewakan kakak serta Umi nya .Semua tak luput dari campur tangan kakak nya Rahma yang bekerja di jakarta.
Saat Umi Safa hendak berjalan keluar rumah untuk kewarung mencari lauk makan tiba-tiba hp nokia milik nya berbunyi.
drttt....drtt....drttt...
Umi Safa pun segera mengangkat nya.
"Hallo assalamualaikum nak."(Ucap Umi memberi salam dan terlihat raut wajah Umi bahagia)
"walaikumsalam Umi..Umi sedang apa.?Umi sehat kan disana"(Tanya Rahma di seberang telfon)
"Sehat sayang..Kamu sehat juga kan disana nak..jangan tinggalkan ibadah mu ya sayang"(Ucap Umi mengingatkan)
"Iya Umi..Romi dimana Umi?(Tanya Rahma)
"Romi biasa sedang mengaji sayang ..Oya adik mu berhasil mendapat beasiswa untuk sekolah penerbangan nya nak"(Ucap Umi memberi kabar bahagia pada Rahma)
"Syukur lah Umi jadi Rahma gak sia-sia jika putus sekolah waktu itu dan memilih bekerja"(Ucap Rahma bersyukur adik kesayangan nya di terima di sekolah penerbangan)
"Oya Umi Kak Lia apa tidak pernah pulang?Atau telfon Umi?"(Tanya Rahma)
Seketika Umi nya yang mendengar pertanyaan putri nya menjadi lemas dan menangis.
"Emm...Kakak mu pulang kok sayang..tapi sudah balik lagi ke tempat kerjaan nya"(ucap Umi)
"Yasudah kalau gitu Umi Rahma tutup dulu ya..Umi istirahat jaga kesehatan nya.assalamualaikum Umi"(Ucap Rahma mengakhiri telfon )
Umi Safa terpaksa menutupi hal yang sebenarnya walau terasa sakit di hati nya melihat kelakuan putri nya yang pertama.Benar-benar memalukan keluarga nya.Semua Umi lakukan agar Rahma tidak khawatir dalam bekerja.
__ADS_1