
Jam Menunjukkan pukul 04.00 sore dan menandakan jam kerja akan segera berakhir.
Rendi yang tengah bersiap di tengah keramaian pengunjung pada sore itu terlihat dengan wajah kusut nya karena habis bertemu dengan mantan yang membuat nya kecewa.
Rendi berjalan dengan santai memasuki ruangan karyawan disana sudah ada Rio yang pulang lebih awal karena dia bagian stand bukan keamanan.
Rendi tak menghiraukan keadaan Rio yang ada disana pada saat itu.
Hal itu tentu membuat Rio menyimpan sejuta pertanyaan.
Maklum temen kepo ya begitu๐๐
"Riz..Fariz..hellow..!!!(mengibaskan tangan nya di hadapan Rendi) "Lo kenapa dah kaya ke sambet begitu?(Tanya Rio)
"Ck...apaan sih lo Rio jangan ganggu gue dulu sekali ini aja .!"(pinta Rendi)
Seketika membuat Rio langsung diam mematung tak bisa berkata apa-apa .Ia melihat Rendi sedang emosi dan takut kalau-kalau ia menjadi sasaran amukan nya.
Ia melihat Rendi keluar dari Ruangan itu dan akhir nya ia merasa lega.
"Ada-ada aja Fariz itu ..Pagi nya seneng eh sore nya ngamuk-ngamuk huufffzz"(Gumam Rio dan membuang nafas kasar)
*****
Setelah Rendi mengisi absen kepulangan nya ia segera menuju ke parkiran mengambil motor milik nya.
Ia melaju dengan santai mengendarai motor milik nya, ia segera keluar dari Mall tempat ia bekerja.
__ADS_1
"Di saat udah tenang kenapa lo dateng di hidup gue lagi? arrrggghhhh..!!"(Teriak Rendi dalam hati dengan tetap fokus membawa motor nya)
15 menit kemudian ....
Rendi sudah memasuki halaman rumah milik Tante nya terlihat seorang gadis yang sedang menyirami tanaman.Namun lagi-lagi ia tak menghiraukan nya bahkan langsung berlalu masuk begitu saja.
Rahma yang melihat nya hanya merasa bingung dengan kelakuan Rendi yang berubah-ubah setiap saat.
"Emang nya kaya gitu ya kalau orang ganteng? Sikap nya sesuka hati nya .Terserah deh yang penting kerja dapet uang bisa wujudtin cita-cita๐๐"(Ucap Rahma dalam hati setelah meliha kepergian Rendi)
Setelah selesai menyiram tanaman ,Rahma segera beranjak ke dapur untuk menyiapkan makan malam majikan nya.
Ia terlihat sangat sibuk dengan semua alat di dapur nya ,Rahma berniat ingin membuat kue brownis untuk menemani camilan majikan nya nanti malam.
Hafidz dan Nisa yang sudah pulang sekolah sedari siang tadi masih tertidur di kamar nya masing-masing.
Saat hendak memasuki masakan nya tiba-tiba terdengar suara deru mobil dari arah depan, dilihat nya ternyata Bu Fatma sudah pulang dari butik nya.
"Rahma.!Kamu dirumah sejak kapan ?"(Tanya Fatma)
"Dari tadi malam bu."(Jawab Rahma)
"Kok ibu gak tahu ya? Apa kamu semalam langsung tidur?"(Tanya Fatma kembali)
"Iya bu semalam Rahma langsung tidur maaf bu."(Ucap Rahma menunduk)
"Ah yasudah gak apa-apa. Oh ya ini buku-buku untuk kami belajar ya karena sebentar lagi kamu akan ikut ujian paket C nya.Belajar yang bener ya."(Ucap Fatma mengingatkan dan menyodorkan tumpukan buku itu)
__ADS_1
"Ehmm baik bu terimakasih"(ucap Rahma)
"Oh ya Rendi sudah pulang?"(Tanya Fatma )
"Sudah bu.Ada di kamar nya den Hafidz sama non Nisa juga di kamar bu."(Ucap Rahma memberitahu)
"Yasudah saya ke atas dulu ya"(Ucap Fatma)
Rahma melihat buku-buku yang di beri oleh majikan nya lalu meletakkan nya di kamar untuk di pelajari nanti malam.
Setelah itu ia langsung melanjutkan pekerjaan nya.
1 jam 30 menit kemudian...
Di tata nya makanan di atas meja serta kue brownis kukus yang sudah ia buat tadi di potong-potong tersusun rapi di meja pantry.
Kue tersebut akan di sajikan untuk menemani kopi di saat majikan nya sedang berkumpul di ruang tengah.
Pak herman yang baru saja pulang langsung menuju dapur ,karena tak melihat siapa-siapa disana ia berinisiatif memanggil istri nya.
"Mah...mamah papah pulang"(Ucap pak Herman)
"Iya pah sebentar lagi ngurusin anak-anak ini"(Ucap Fatma sedikit teriak)
Fatma turun bersama kedua anak nya mereka pun makan malam bersama tak terkecuali Rendi pun ikut serta .
Mereka sangat menikmati masakan Rahma dan selalu memuji hasil pekerjaan Rahma.
__ADS_1
Herman juga Fatma Sangat berterimakasih semenjak ada nya Rahma di rumah nya semua menjadi terawat dan lebih indah jika di pandang.
Kehangatan selalu terpancar di keluarga mereka.