Ketabahan Seorang Wanita

Ketabahan Seorang Wanita
Bab 3 mengundurkan diri


__ADS_3

Pagi hari Yuda di sedang mengecek keuangan hasil penjualan semalam.Karena semalam Yuda tertidur jadi baru bisa mengecek pagi ini.Ya karena penjualan semalam begitu sangat ramai.


"Ku rasa semalam pendapatan nya lumayan besar.!apa segitu ramai nya sampai aku pun tidak tau bahkan aku pun malah tertidur"(Gumam Yuda saat selesai menghitung hasil penjualan semalam.)


"Sejak rahma bekerja dengan ku ,warung ku disini selalu meningkat penjualan nya.Sebegitu menarik kah gadis itu"(Batin Yuda dalam hati.)


Kemudian Yuda mengakhiri aktifitas nya dan pergi berlalu ke pasar untuk belanja sayuran dan ikan segar yang akan di jual nanti sore.


Saat kaki nya hendak melangkah keluar dan menutup pintu ruko,tiba-tiba ada yang memanggil yang tak lain adalah Rahma.


"Pak,Bapak tunggu.!!!"(Teriak Rahma saat melihat bos nya hendak keluar)


"Ada apa Rahma,?mengapa kamu begitu serius sekali? Apa ada hal penting ?"(Tanya Yuda pada rahma)


"Hemm..!!anu pak ehh..aduh saya bingung pak mau ngmong nya gimana sama bapak.Saya takut bapak marah sama saya!!"


(Ucap Rahma yang berbicara terbata-bata karena ia paling takut kalau harus menyampaikan sesuatu)


"Ada apa?katakan saja jika memang itu penting."(Ucap Yuda)


"Anu pak saya mohon maaf sama bapak sebelum nya,Saya mau mengundurkan diri pak"(Ucap Rahma sambil menunduk tidak berani menatap bos nya itu)


"Kamu kenapa mau keluar dari sini?atau gaji mu kurang besar?Atau disini tidak enak karena saya sering memarahi kamu.Semua itu saya lakukan karena agar kalian semua disiplin.Saya selama ini tidak masalah dengan cara kerja kamu,karna kerjaan mu disini cukup baik menurut saya.Jadi saya mohon kamu tetap lah bekerja dengan saya".(Kata yuda menjelaskan pada anak buah nya itu)


"Maaf pak tapi saya benar-benar tidak bisa untuk kerja dengan bapak lagi.Saya harus pulang kampung karena ada urusan penting.Jadi saya mohon bapak memaklumi saya saat ini"(ucap Rahma)


"Baiklah jika memang itu alasan mu.Saya tidak akan melarang mu.Semoga nanti kamu dapat pekerjaan yang lebih baik lagi.Saya berharap kamu nanti bisa kembali kerja dengan saya"(Ucap Yuda berharap dan sedih karena kehilangan anak buah yang sangat rajin itu.)


*******

__ADS_1


Flashback on..


Riska berniat berkunjung ke kediaman orangtua Rahma.Sekedar ingin tau kabar dan bersilaturahmi pada keluarga teman nya itu.


Tok..Tok..Tok..(suara ketukan pintu)


"Assalamualaikum,!!"(ucap Riska memberi salam seraya mengetuk pintu rumah tersebut)


Dan terlihat Umi Safa berjalan menuju arah pintu dan menjawab salam dari Riska.


"Walaikumsalam,Eh nak Riska tumben datang kemari?,bukan nya nak Riska sedang sekolah di kota ya?"(Tanya Umi Safa pada Riska.Karena yang Umi tau Riska bersekolah di kota)


"Iya Umi,Riska memang sengaja berkunjung kemari karena ingin menjenguk Umi sekalian silaturahmi Umi"(Jelas Riska dan di angguki oleh Umi Safa)


"Ayo nak silahkan duduk,Umi buatkan minum dulu ya"(Ucap Umi Safa dan berjalan menuju dapur)


"Maaf ya nak Riska hanya ada ini,Maklum umi ada nya begini tidak bisa menyuguhkan makanan yang lezat seperti di kota."(Ucap Umi Safa sambil menghidangkan di meja)


Riska pun memaklumi hal itu karena orangtua Rahma berasal dari keluarga yang tidak mampu.


"Iya Umi tidak apa-apa.Riska justru sudah merepotkan ini jadi nya Riska yang tidak enak sama umi"(ucap Riska pada Umi Safa)


Akhir nya Riska pun menjelaskan bahwa niat dan tujuan nya berkunjung adalah untuk mengajak Rahma bekerja dirumah saudara nya yang memang ada di kota.


"Kalau Umi itu terserah Rahma saja,Karena Umi tidak bisa memberi keputusan begitu saja.Nanti biar Rahma yang hubungi nak Riska jika memang berminat."(jelas Umi Safa pada Riska)


Karena Umi Safa tidak ingin menuntut pada putri nya itu.Lalu Riska berpamitan pulang pada Umi Safa.Karena hari sudah sore takut kemalaman jika kembali ke kota.


******

__ADS_1


Malam pun tiba,Umi Safa yang sedari tadi memikirkan tawaran Riska pun akhir nya memilih untuk menelfon putri nya tersebut.


tut..tut..tut...!!!


(Nada sambung telfon berdering)


Dan tidak berapa lama di angkat oleh putri nya .


"*hallo ,assalamualaikum umi.!apa kabar umi disana ?apa Umi dan Romi baik-baik saja?"(tanya Rahma pada Umi Safa)


"walaikumsalam nak .Umi baik dan Romi juga baik sayang.Ada hal yang mau umi sampaikan,Tadi nak Riska teman mu datang menawarkan pekerjaan di rumah kerabat nya.Umi tidak memaksakan apa pun keputusan mu ,karena Umi sudah merasa gagal tidak bisa menyekolahkan mu seperti keinginan mu"(Ucap Umi di seberang telfon.Tidak terasa air mata umi pun menetes karena sedih dengan nasib putri nya)


"Ah baiklah umi akan Rahma pikirkan kembali,Jika memang ini yang terbaik Rahma akan mengambil pekerjaan ini.Besok pagi Rahma kabari Umi dan Rahma akan pulang terlebih dahulu sebelum Rahma pindah bekerja."(Jelas Rahma pada umi nya tersebut)


"Yasudah nak kamu sekarang lanjut bekerja ya sayang jaga kesehatan nya,Umi juga mau istirahat,assalamualaikum".(Ucap umi tak lupa mengingatkan putri nya lalu mematikan telfon)


"Walaikumsalam Umi"(Rahma menjawab salam dari umi nya)


Lalu Rahma mengambil air wudhu untuk shalat istikharah agar tepat dalam mengambil keputusan.Rahma sudah memutuskan akan mengundurkan diri dan bekerja di rumah kerabat Riska meskipun hanya sebagai pembantu,maklum Rahma sekolah SMP saja tidak lulus.


Flashback off..


Rahma berpamitan pada Wawan dan bos nya Yuda.Ada sedikit rasa kehilangan di hati Yuda entah karena menyimpan rasa atau hanya sekedar kagum terhadap anak buah nya itu.Karena tidak mungkin jika memiliki perasaan pada anak buah nya sedangkan Yuda sudah memiliki kekasih yang akan menjadi calon istri nya.


*******


Rahma melangkahkan kaki nya beranjak keluar dari ruko tersebut dan menaiki angkot untuk ke terminal agar cepat sampai ke tujuan.Butuh waktu 30menit untuk sampai ke terminal.


"semoga ini jalan terbaik untuk kedepan nya dan aku bisa membantu umi dan biaya sekolah nya Romi.Jadi Umi tidak perlu bersusah payah selalu jualan naik sepeda berkeliling kampung ."(gumam Rahma dalam lamunan nya)

__ADS_1


__ADS_2