
Jam sudah menunjukkan pukul 1siang ,Rahma sudah selesai dengan jam kampus nya.Ia berfikir bahwa jam 2 nanti di tunggu oleh Rendi ,ia ragu untuk menemui nya,karena takut terjadi kesalah pahaman jika ada yang melihat ia berdua dengan laki-laki lain.
Lebih-lebih restoran itu dekat dengan kantor tunangan nya.
Hati nya ragu dan bimbang ingin menemui tapi takut , hati nya berkata iya namun raga nya tidak.
"Gak papa kali ya kalau aku menemui nya sekali ini, sebelum aku nanti sibuk dengan tugas skripsi ku"(ucap Rahma lalu berjalan ke parkiran kampus mengambil motor matic nya)
Rahma menyusuri jalan ibu kota ,beruntung ini jam lengang tidak ada kemacetan di siang ini.45 menit kemudian ia sampai di restoran yang ia tuju.
Ia segera masuk menuju lantai 2 karena Rendi yang meminta nya.
Di lihat nya Rendi sudah berada disana dengan ,meja di depan nya sudah penuh dengan makanan yang sudah di pesan.
Tentu ia berfikir ada acara apa ini mengapa banyak sekali makanan di hadapan nya.
Kemudian ia melangkah masuk menghampiri Rendi dan duduk di kursi kosong di hadapan Rendi.
"Maaf ,telat "(Ucap Rahma)
"Gak masalah ,silahkan diminum "(ucap Rendi mempersilahkan)
"Makasih "(Jawab Rahma dengan senyuman)
"Di makan sekalian ,mubazir kan kalau gak di makan semua "(Ucap Rendi)
"Mana muat perut ku makan sebanyak ini"(Ucap Rahma memonyongkan bibirnya)
"ha..ha jangan di monyongkan seperti itu ,nanti aku cium baru tahu rasa ha..ha.ha"(goda Rendi pada Rahma dengan terus tertawa)
"Mas..jangan terlalu heboh sendiri jika tertawa ,malu di dengar orang"(ucap Rahma,karena pandangan orang di sekeliling nya mengarah pada nya)
"Iya maaf-maaf uhuk..uhuk.."(ucap Rendi terbatuk-batuk karena tersedak makanan)
"Tuh kan keselek..Makanya kalau makan jangan banyak bicara mas! ini minum dulu."(Ucap Rahma lalu memberikan minuman pada Rendi)
Rendi memandang Rahma tanpa berkedip saat Rahma menyodorkan gelas air minum pada nya.Sungguh Indah nya surga ciptaan mu ya rabb.Bulu mata yang lentik,mata yang bulat ,pipi yang gembul terukir senyuman di bibir nya yang tipis itu.
Rahma yang merasa di perhatikan hanya bisa menahan malu ,pasal nya pandangan Rendi sangat lah mengganggu bagi nya. Ia pun segera menyadarkan Rendi.
"Mas...Mas kok malah bengong sih?"(Ucap Rahma)
__ADS_1
"Iya bidadari ku ,aku sayang kamu"(Ucap Rendi tak sadar)
"Mas apaan sih ini aku loh Rahma,bukan bidadari lagian aku bukanlah kekasih mu"(Ucap Rahma mengingatkan)
"Ehmmm...Maaf jika aku salah bicara"(Ucap Rendi)
"Silahkan di lanjut makan nya"(Ucap Rendi kembali)
Mereka berdua makan siang dengan santai di isi obrolan-obrolan kosong ,saling tertawa meskipun terlihat garing untuk di ajak bercanda.Suasana menjadi serius saat Rahma melihat seorang pria menggandeng wanita dengan pakaian minim nya di atas lutut.
Mata nya tak henti nya memandang ke arah pria itu .Pasal nya ia sangat familiar dengan pemandangan yang ada di hadapan nya.
Ia beranjak dari duduk nya lalu mengikuti kemana arah nya pasangan itu.
Rendi yang melihat Rahma pergi begitu saja meninggalkan nya di meja tersebut pun merasa heran .Karena penasaran ia lalu mengikuti Rahma dari belakang.
****
Azis yang datang dengan kekasih nya tak mengetahui jika ada Rahma di restoran itu.
Ia menggandeng tangan kekasih nya memasuki restoran menuju ruang VIP tempat biasa ia dengan Desti .
"Sayang nanti malam kita menginap di tempat biasa ya, aku rindu dengan setiap permainan mu"(Goda Azis pada Desti)
"Love you sayang "(Ucap Azis)
"Kamu kapan bakal nikahin aku yank?"(Tanya Desti)
"Bulan depan kita nikah siri dulu ya sayang setelah aku menikah dengan Rahma baru kita menikah Resmi"(Ucap Azis)
"Kamu selalu saja menomor dua kan aku yank"(Ucap Desti)
"Maaf sayang(Mengelus rambut Desti) Aku janji akan selalu ada buat kamu meskipun aku nanti sudah menikah dengan Rahma"(Rayu Azis kembali)
"Bener ya sayang."(Ucap Desti merasa senang)
Mereka berdua makan siang dengan sangat romantis ,mereka tidak menyadari jika ada yang mengawasi nya sedari tadi.
Rahma yang sudah tidak bisa menahan emosi nya ,ia pun mendobrak pintu itu dari luar, karena sudah tidak tahan dengan pemandangan yang ada di hadapan nya.
"Jadi ini kak ,ini yang bikin kakak selama ini jauh dan berubah sama aku,? perempuan hina ini yang kakak bela-belain ketimbang aku tunangan kakak yang bulan depan akan kakak nikahin?Jelasin ini semua !!!!"(Teriak Rahma dengan menggebrak meja.)
__ADS_1
"Dek..Ini gak seperti yang kamu lihat ,aku sama dia cuma sebatas hubungan kerja"(Kilah Azis)
"Sebatas hubungan kerja kamu bilang?"(Tanya Rahma dengan tatapan penuh arti)
"Aku selalu berusaha percaya sama kamu meskipun kamu jarang ada waktu buat aku,tapi kenapa kamu lunturin kepercayaan itu disaat kita udah mau nikah hah .??Kenapa jelasin sama aku kak ,...hiks...hikss tega tau gak"(Ucap Rahma .air mata nya begitu deras membasahi pipi nya)
"Gak seperti itu dek.."(Ucap Azis kembali berbohong)
"Udah cukup kalau gitu mending pernikahan kita gak usah di lanjutin kak,aku kecewa sama kamu!!!"(Ucap Rahma lalu meninggalkan mereka)
Rahma keluar dari ruangan itu dan di susul Rendi di belakang nya.
Begitu pun Azis langsung berlari tanpa melihat apa yang ada di depan nya.ia menabrak seseorang.
"Maaf pak saya buru-buru"(Ucap Azis)
"Kalau jalan pakai mata "(Bentak Rendi)
"Maaf pak Rendi saya sedang buru-buru,Bapak sedang apa disini?"(Ucap Azis)
"Saya sedang apa disini itu urusan saya bukan urusan anda"(Ucap Rendi dengan berlaga santai)
Azis segera mengejar tunangan nya ,tak peduli ada apa di hadapan nya.
"Dek..tunggu kakak bisa jelasin semua"(Ucap Azis meyakinkan)
Rahma hanya terdiam dengan air mata yang terus membasahi pipi nya.Ia sudah tak sanggup untuk bicara lagi,ini terlalu sakit .
"Kakak janji akan tinggalin dia, kakak khilaf tolong jangan batalin pernikahan kita ya sayang.Ayah sama Bunda pasti ngerasa sedih atas persiapan yang sudah mateng di kampung dek...Plis jangan batalin,kakak minta maaf"(Ucap Azis memohon di tumpuan Rahma)
Sementara Rendi yang melihat nya hanya mengumpat se jadi nya.
"Pria brengsek sekali selingkuh ya akan tetap selingkuh sampai nikah nanti juga akan seperti itu.Masih saja berusaha meyakinkan Rahma dengan wajah polos mu itu"(Umpat Rendi sambil menendang tembok di hadapan nya)
Rahma yang mendengar & melihat permohon Azis ,hati nya sedikit luluh .Apa mungkin orang yang akan menikah selalu seperti ini.
Ujian demi ujian selalu datang menghampiri kedua insan yang akan menikah.
"Beri aku waktu beberapa hari untuk mempertimbangkan semua nya,aku butuh sendiri "(Ucap Rahma lalu pergi menaiki motor matic milik nya)
Sejak kepergian Rahma ,Rendi segera memasuki mobil nya lalu mengikuti nya dari belakang .
__ADS_1
Ia khawatir jika terjadi sesuatu pada gadis yang ia cintai itu.