Ketabahan Seorang Wanita

Ketabahan Seorang Wanita
BAB 21


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 07.00 pagi ,,hari ini Rahma berniat untuk kembali mencari abi nya.Ia pun segera keluar dari kamar nya Saat hendak melangkah keluar tiba-tiba ponsel milik nya berbunyi menandakan ada pesan masuk.


Kemudian di lihat nya ponsel yang tergelatak di atas kasur milik nya ternyata dari Azis tunangan nya.


***Whatsapp My Fiance😘😘***


Azis mengetik...


"Adek sayang sudah bangun dari tidur nya?


"Hari ini jadi lanjut cari Abi lagi gak?


Rahma membalas...


" Jadi kak..Ini adek lagi siap-siap mau mandi dulu ya😚😚


Azis mengetik..


"Oce sayang..Sebentar lagi kakak otw kesana ya 😚😚***


Kemudian Rahma pun bergegas mandi dan bersiap-siap setelah mengakhiri pesan nya.


Dilihat nya Umi yang sedang berada di ruang tv menonton tv.


"Umi ...Hari ini Rahma lanjut cari Abi lagi ya"(Ucap Rahma)


"Kamu gak capek sayang?Lagian sebentar lagi kan kamu berangkat ke jakarta lagi nak.."(Ucap Umi Safa)


"Gak apa-apa Umi lagian nanti sama kak Azis kok "(Ucap Rahma)


"Kalau hari ini gak ketemu juga cari Abi nya ,,Rahma janji ini yang terakhir umi"(Ucap Rahma kembali)


"Baiklah kalau seperti itu mau mu nak,,umi gak bisa melarang mu,,Umi sayang kalian"(Ucap Umi)


"Terimakasih Umi sudah menyayangi Rahma putri mu yang nakal ini emmmuachh"(Ucap Rahma seraya mencium pipi kanan kiri Umi nya)


****


Setelah selesai bersiap-siap kemudian ia keluar dari kamar nya ternyata Azis sudah datang dan mengobrol bersama umi nya..


"Sudah siap sayang ayok berangkat keburu siang"(Ucap Azis)


"Ayok ...Umi kami pamit dulu ya"(Ucap mereka pada Umi Safa sambil mencium tangan nya)


"Iya nak hati-hati jangan pulang terlalu malam ya"(Ucap Umi)


Mereka pun melaju dengan mobil milik Ayah nya Azis,,Di dalam mobil mereka berdua pun hanya terdiam sekali-kali Azis memandangi wajah tunangan nya itu.


"Cantik,,Manis akhirnya aku bisa memiliki mu sayang,,Aku gak akan ngelepasin kamu sampai kapan pun I love You Gadis kecil ku"(Ucap Azis dallam hati dan senyum mengembang di bibir nya)


Rahma yang melihat tunangan nya senyum-senyum sendiri pun merasa heran.


"Kakak kenapa sengum-senyum sendiri?Awas loh kesambet nanti,,"(Ucap Rahma)


"Siapa yang senyum-senyum sayang hemmm..."(Ucap Azis lalu meraih tangan kekasih nya kemudian ia genggam erat dan tangan nya tetap fokus menyetir )


"Kakak ini udah kesambet dari dulu..Adek mau tau gak kakak kesambet apaan?"(Ucap Azis kembali)


"Kesambet apa emang ?"(Tanya Rahma)


"Kesambet cinta adek waktu adek masih di kelas 2 dulu Ha...ha..ha"(Ucap Azis tertawa terbahak-bahak)


"Apa sih kak gaje ah kakak ini gombal tau"(Ucap Rahma malu karena saat ini pipi nya sudah seperti udang rebus)


"Serius dek,..jangan pernah tinggalin kakak ya ,Kakak janji setelah kakak lulus kuliah bikin usaha nanti kita langsung nikah"(Ucap Azis)


"Jangan janji deh kak,,Umur kan gak ada yang tau"(Ucap Rahma)


"Iya sayang ihh...gemes deh liat pipi kamu itu"(Ucap Azis lalu mencubit pipi tunangan nya )


"Sakit tau kak..Ahh gak mau deket-deket kakak lagi..yang ada habis di cubitin terus"(Ucap Rahma cemberut)

__ADS_1


"Iya sayang maafin deh maaf ya ..."(Ucap Azis meminta maaf dengan menciumi tangan milik Rahma berkali-kali)


Rahma yang risih dengan perlakuan kekasih nya pun langsung melepaskan genggaman nya.


"Jangan gini ahh..geli tau gak kak"(Ucap Rahma)


"Mending fokus ke depan nyetir biar cepet sampai"(Ucap Rahma kembali)


"Iya ibu bos yang bawel ...calon ibu dari anak-anak ku nanti"(Ucap Azis )


"Tau ah kak haa...haha"(Ucap Rahma sambil tertawa)


"Orang serius malah di ketawain dek"(Ucap Azis)


"Ya abis lucu aja gitu,,memang adek ini bawel apa sampe segitu nya "(Ucap Rahma)


"Iya adek bawel tapi kakak sayang Love you"(Ucap Azis membuat Rahma menjadi salah tingkah)


"Love You to,,,sudah sekarang fokus ke depan ya sayang"(perintah Rahma pada Azis)


Karena di suruh sang kekasih jadi Azis pun langsung fokus ke depan melihat jalanan .


Sedangkan Rahma melihat pemandangan kanan kiri yang masih banyak pepohonan yang tinggi menambah keindahan di bumi ini sungguh sempurna milik sang pencipta begitu pikir nya.


******


Di Lain tempat di Mall tempat Rendi bekerja.


Ia hanya melamun dalam menjalankan tugas nya.


Sungguh ia merasa terpukul dengan apa yang di dengar kemarin.


"Gue bakal coba ikhlasin lo Cewek tengil..Jika memang kita nanti berjodoh gue akan siap terima gimana pun keadaan lo saat itu juga"(ucap Rendi dalam hati)


Nando Syahreza sahabat dari Azis menjadi Security di mall yang sama dengan Rendi .saat ini iamasih menjalani masa trening di mall tersebut .


Saat ia hendak melintas ke ruangan khusus karyawan tidak sengaja ia melihat senior nya sedang bermuram durja seperti sedang ada masalah besar.


"Mas ...lo kenapa diem-diem bae dari tadi gue liat ,,Lo mikir apa?"(Tanya Nando)


"Ck...apaan sih lo ngagetin gue aja..Gue gak apa-apa kok"(Ucap Rendi)


"Keliatan kali mas dari muka lo"(Ucap Nando)


"Ah ..perasaan lo aja kali..Udah sana absen dulu nanti kena SP lagi lo .lo kan masih trening disini"(Ucap Rendi)


"Oke dah gue ke sana dulu mas"(Ucap Nando seraya menunjuk ke arah ruangan karyawan)


Nando pun sudah memasuki ruangan khusus karyawan.Kemudian Rendi langsung berjalan mengelilingi mall yang ada di lantai 2 untuk mengecek keamanan disana.


******


3 jam kemudian ....


Rahma dan Azis baru sampai di kota yang kemarin ia sudah cari .


Namun Rahma tak pantang menyerah sebelum perang berakhir..


Eitdah udah kaya main Free fire author nya pantang menyerah sebelum perang😁😁😁🀭


Ia pun turun dari mobil kekasih nya.


Kemudian ia menyusuri seluruh jalanan yang ada di kota itu.


Sempat putus asa karena hari sudah hampir sore lagi namun belum ditemukan sosok yang ia cari.


Dia hanya duduk termenung menangis di pinggiran trotoar.


Hal itu tentu membuat Azis merasa sedih .


"Sayang...Sudah ya cukup jangan menangis lagi seperti ini"(Ucap Azis menenangkan)

__ADS_1


"Harus cari kemana lagi kak..2hari nyari gak ada petunjuk tentang Abi sedikitpun."(Ucap Rahma Putus Asa)


"Yasudah ayok sekarang kita Pulang"(Ucap Azis dan menggandeng tangan Rahma)


Saat Rahma hendak berdiri dan berjalan


Ia melihat sosok yang ia cari,namun berbeda dengan kenyataan yang pernah ia dengar dari Umi nya.


Saat ini apa yang ia lihat justru berbanding 360 derajat.Pria itu memakai jas dan menaiki mobil sport bersama seorang wanita paruh baya namun masih terlihat anggun .


Kemudian Rahma berlari dan menghampiri nya.


Ia langsung memeluk erat pria tersebut..Namun di luar dugaan Pria yang ia peluk malah merasa jijik pada diri nya .


"Abi...!!!Abi ini Rahma Abi..Ayo kita pulang Abi"(Ucap Rahma menangis di pelukan nya)


"Kamu ini siapa...!!!Berani-berani nya memeluk saya dengan tangan mu yang kotor itu"(Ucap Pria tersebut membentak)


"Abi kenapa jadi seperti ini ...Rahma gak mungkin salah dengan apa yang Rahma lihat Abi di foto ini dengan yang sekarang itu hanya berbeda sedikit saja ,tapi aku yakin ini pasti Abi"(Ucap Rahma meyakini)


"Hei...Anak kecil apa anda tau siapa nama Suami saya"(Ucap wanita paruh baya tersebut)


"Saya tau ..karena dia Ayah saya ,,,Dia adalah Bapak Dirga Gusti Mahendra lahir di kota XX tanggal 30 maret tahun 1970 ia mempunyai istri bernama Safa dan memiliki 2 orang anak prempuan dan 1 laki-laki .Yang selama ini ia telantarkan demi wanita murahan seperti anda"(Ucap Rahma menangis saat menjelaskan siapa sebenar nya Abi nya)


"Kurang ajar kamu anak kecil tidak punya sopan santun pada orang tua"(Ucap wanita itu ingin menampar karena tidak terima dibilang murahan)


Azis yang melihat tunangan nya hampir di tampar ia pun langsung menangis tangan wanita paruh baya itu.


"Jaga etika anda nyonya..Sekali saja anda menyentuh tubuh kekasih saya seinci pun saya tidak akan membiarkan hal itu terjadi"(Ucap Azis geram)


"Ck...kalian ini sebenar nya ingin apa dari suami saya"(Ucap Wanita itu lagi)


Sedangkan Dirga sebagai Ayah nya Rahma hanya diam tak bisa berbicara apa-apa lagi.


"Kenapa Abi diam seperti ini..Abi tau ini kesalahan yang fatal Abi..Umi dirumah nunggu Abi setiap hari,,namun Abi malah ngecewain Umi ,,dimana hati dan Nurani Anda Bapak Dirga yang terhormat ..!!!Anak dan istri anda menanti anda dirumah tapi anda disini bersenang-senang dengan wanita ini..Semua karena uang itu kan yang Anda pikir saat ini..Bahkan saya rela menanggung beban seorang kepala keluarga supaya Umi dan Adik saya tidak kelaparan ,saya bahkan rela putus sekolah merantau di kota orang demi keluarga saya.sungguh merasa hina sebagai seorang ayah yang seharus nya menjadi panutan anak-anak nya malah menjadi seperti ini"(Ucap Rahma meluap-luap karena terlanjur emosi dan kecewa ,,Air mata nya menetes sangat deras.)


"Anda sebagai wanita harus nya berfikir jika berada di posisi Ibu saya "(Ucap Rahma kembali masih dalam keadaan menangis)


Wanita itu hanya terdiam .Azis pun terdiam tak sanggup menatap tunangan nya itu.Kali ini pak Dirga pun berbicara.


"Maafkan Abi nak"(Ucap Dirga)


"Saya sudah tidak sudi punya Ayah seperti anda"(Ucap Rahma )


"Ayo kak kita pulang sudah cukup hari ini kita sampai disini "(Ucap Rahma tetap dalam keadaan menangis)


Hal tersebut tentu menjadi tontonan orang di sekeliling nya.Dan itu tak luput dari pandangan Rendi yang hendak pulang ke kontrakan nya.


Banyak yang mencemooh dan banyak yang ikut bersedih.


****


Kemudian Rahma dan Azis menaiki mobil dan melaju dengan sangat cepat.


Di dalam mobil Rahma masih terus menangis karena penantian nya sia-sia terlebih memikirkan Umi nya yang kemungkinan saja tidak terima dengan apa yang akan ia Ceritakan nanti


"Sayang jangan nangis terus dong.."(Ucap Azis menenangkan)


"Kakak gak tau gimana perasaan adek sekarang,,Mending sekarang kakak diem dan bawa mobil yang bener biar cepat sampai"(Ucap Rahma tetap dalam menangis)


Niat hati ingin menenangkan namun malah di marahi oleh kekasih nya.


Mobil melaju dengan sangat cepat karena permintaan kekasih nya .untung saja jalanan tidak macet karena jam pulang kerja.


*****


#Kontrakan Rendi


Rendi yang masih memikirkan gimana perasaan gadis yang ia sukai pun hanya bisa merenung bagaimana dia saat ini pasti batin nya sangat tertekan.semua ia pikul sendiri..


"semoga kamu kuat dan selalu tegar menghadapi kenyataan yang kamu hadapi ..Aku gak ingin melihat kamu rapuh dan menangis seperti itu,karena hati ku juga akan ikut menangis "(Ucap Rendi dalam hati lalu ia pun terpejam dalam lamunan nya)

__ADS_1


__ADS_2