
Sarah pun membantu ilham membuat quotes dengan membantu menyumbangkan quotes yang selama ini dia bikin dan tulis di buku diarynya.
"Gimana hidupku gimana tingkahku gimana sifatku itu urusanku gimana pendapatmu tentang aku itu urusanmu:)"
"Tetaplah yakin bahwa di antara gelap pun pasti tetap akan ada setitik cahaya, jadi sejatuh jatuhnya kamu jangan pernah putus asa:)"
"Sebanyak banyaknya orang yang suka sama aku kalo aku udah sama kamu mereka bisa apa?"
"Seberapa keras lo kodein doi kalo orang yang lo kode itu nggak suka sama lo nggak pernah liat ke lo doi juga kagak bakalan peka. Jadi stop di situ, silahkan cari yang pasti pasti aja:)"
"Ada beberapa hal yang memang di sengaja untuk membuatmu jatuh untuk mengajarkan bagaimana caranya untuk bangkit. Jadi jangan menyerah:)"
"Kuat bukan hanya soal berdiri tegak melawan segala terpaan angin dari berbagai arah, tapi kuat juga untuk menunduk demi mengulurkan tangan membantu yang lain. Inget manusia itu makhluk sosial:)"
"Semua itu di ciptakan dalam keadaan sempurna, jika ada yang berbeda itu berarti kamu istimewa. Jangan minder!:)"
__ADS_1
"Karena memang hidupku hanya untukmu, maka tujuan hidupku adalah membahagiakanmu:)"
"Percaya itu hanya sekali jika ada yang ke dua itu karena menggenggam belati jauh lebih mudah dari pada kehilangan ke dua kali."
Dann masih banyak usul quotes yang di sampaikan sarah untuk ilham. Semua di catat oleh ilham dan pasti ilham akan mendiskusikan dengan para pegawainya terlebih dahulu memilih, menyeleksi, dan lain sebagainya. (Maafin didi ga terlalu paham.)
Matahari sudah tenggelam sedari tadi. Sudah di gantikan oleh bulan bersama bintang bintangnya. Ilham sudah selesai dengan pekerjaannya. Ilham pun bangkit menuju kamar pribadi atau lebih tepatnya kamar yang sering di gunakan olehnya saat ia lebih memilih menginap di sini.
Ilham membuka pintu melihat sarah yang tertidur dengan lelapnya, terdengar dengkuran halus khas seorang sarah. Dengan hati hati ilham melangkah mendekati kasur.
"Hmmm"
Sarah yang merasa tidur nya terganggu pun mengerjabkan matanya pelan sambil mengucek sebelah matanya. Merasa nyawanya sudah terkumpul pun sarah bertanya
"Tadi kamu bilang apa ham?" tanya nya sambil menatap ilham.
__ADS_1
Ilham pun tersenyum.
"Mau nginep sini apa mau pulang ke apart?" ulang ilham sambil mengacak pelan rambut sang istri.
"Jangan di berantakin. Aku ikut kamu aja gimana. Ini udah jam berapa emang?" tanya sarah dengan bibir mengerucut merapikan rambutnya.
Ilham terkekeh di buatnya
"Kita nginep di sini aja ya? Ini udah jam sepuluh lebihh. Cave nya juga udah tutup. Lagian aku juga udah ngantuk nanti kalo misal maksain buat pulang takutnya kita kenapa napa lagi." ucap ilham
"Udah malem ternyata. Ya udah iya kita nginep di sini aja ham." ucap sarah
"Tapi besok kita pulang pagi pagi ya? Kn besok sekolah." lanjut sarah.
"Iya sar." ucap ilham sambil naik ke kasur membaringkan tubuhnya di samping sarah. Meletakkan tangannya di pinggang sarah dan mencari pw nya (posisi wuenak). Sarah sudah terlelap kembali sambil menenggelamkan mukanya di dada bidang ilham. Tak berapa lama ilham menyusul sarah ke alam mimpi. Tak lupa dongg berdoa dulu wkwk
__ADS_1