
Sarah melangkahkan kakinya memasuki wilayah SMA Darma Bangsa telinganya menangkap desas desus gosip soal bakal ada murid baru di XI-IPA-2 atau lebih tepaynya kelasnya.
"Eh emang bener ada murid baru di kelas ini?" tanya sarah pada sisil sesampainya dia di kelas.
"Katanya sih iya sar. Kalo ga salah dia pindahan dari kota A." jawab sisil.
Sarah pun membulatkan mulutnya sambil menganggukan kepalanya.
"Cewek apa cowok sil? Kok gua kagak tau?" tanya hera ikut nimbrung. Karena mungkin ia kepo.
Plakk
"Yee si dodol katanya ketua kelas ehh kok malah ga tau dasar! Cewek dia." jawab sisil sambil memukul lengan hera.
Sarah pun terkekeh melihat sisil dan hera yang berdebat itu. Sarah pun melanjutkan langkahnya ke tempat duduknya. Tak berapa lama keysa datang.
"Sarahhh." panggil keysa dengan semangat setelah mendudukan diri bangku samping sarah.
"Hmmm" balas sarah cuek karena ia masih sangat kesal soal masalah kemarin di kantin.
"Ya elah sarr masih marah lu? Maapin gua ngapa? Janji dehh nggak gitu lagi." rayu keysa sambil menampilkan puppy eyesnya yang malah membuat sarah bergidik ngeri.
"Jyjyk muka lu." Balas sarah masih dengan nada cuek nya.
Keysa pun terdiam memikirkan cara bagaimana merayu sarah supaya dia tidak marah lagi. Tak berap lama akhirnya keysa mendapatkan ide.
"Ayo lah sar maafin gua. Janji dehh gua bakal traktir lu makan sepuasnya di Hams Sky Cave. Beneran dahh suerr gua kagak boong kalo gua boong terserah dahh lu mau apain gua mahh gua pasrahh." ucap keysa masih berusaha membujuk sang sahabat.
Sarah yang mendengar kata makanan pun langsung menengok ke arah keysa dengan mata berbinar binarr.
"Seriuss?!! Beneran nih!! Awas aja ya lu bohong ama gua, gua puntir tuhh ginjal baru tau rasa lu!" ucap sarah sambil memelintir tangannya mempratekkan ancamannya.
"Iye sar iye. Sangar amat lu. Janji dah tapi nanti abis sekolah." ucap keysa sambil bergidik ngeri membayangkan jika ginjalnya beneran di puntir oleh sarah.
__ADS_1
Hii
Soal makan aja cepet batin keysa.
Tak berapa lama bel masuk terdengar. Guru yang mengajar pun masuk di ikuti oleh siswa baru yang tadi di bicarakan oleh mereka.
Sarah melototkan kaget melihat siapa murid baru itu. Ia kenal sangat kenal bahkan dengan gadis itu. Hampir saja sarah teriak kalo nggak keysa lebih dulu menutup mulut sarah. Sedangkan murid baru itu pun tersenyum melihat respon dari sarah dengan sang kakak.
"Pagi anak anak." ucap bu Riri guru pelajaran pertam yang kebetulan juga menjadi wali kelas di XI - IPA - 2 (iparo)
"Pagii buuu." ucap kompak IPARO
"Sebelum kita memulai pelajaran ibu mau memberi tahu kalo di kelas kita kedatangan murid baru! Dan kamu silahkan perkenalkan diri" ucap bu riri.
Murid baru itu pun menganggukan kepala sambil tersenyum lalu menatap ke depan kelas atau lebih tepatnya ke arah teman teman barunya itu.
"Pagi." sapanya sambil tersenyum ramah.
"Pagi." jawab Iparo keras terutama murid murid cowok kecuali ardi
"Sudah?" tanya bu riri.
"Sudah bu." jawab keyla di sertai dengan senyum manisnya.
"Ada yang ingin di tanyakan?" tanya bu riri ke murid muridnya yang duduk.
Banyak siswa cowok yang mengacungkan jarinya sambil mengacupkapkan apa yang ingin mereka tanyakan. Alhasil saling saut sautan.
"Dah punya pacar belom?"
"Kembaran keysa kok ga mirip?"
"Minta no hp dong."
__ADS_1
"Mau jadi pacar gua kagak?"
"Resep cantiknya oyyy."
Dan masih banyak lagi. Bu riri yang di buat jengah pun akhirnya menggebrak meja.
Brakk
"Diam. Tanya satu satu ga usah ribut. Kek tawon aja ribut ngang nging ngang nging." ucap bu riri dengan nada tegaasnya.
"Dah buruan siapa yang mau tanya?!" lanjut bu riri
"Kok nggak mirip sama keysa?" tanya salah satu siswa.
"ya soalnya kita nggak kembar identik ****." jawab keysa cepat sebelum keyla menjawab.
"Gua tanya keyla bukan tanya lu dodol." ucap siswa yang bertanya tadi.
"Jangan debat dong kak key. Emang itu tadi kok jawabanya bener yang di jawab ama kak keysa." jawab keyla santai
"Dah punya pacar belom? Kok baru pindah? Kok nggak serumah sama keysa dulu malah milih di kota A?" tanya siswa B.
Baru aja keyla akan membuka mulutnya untuk menjawab sudah di sela oleh bu riri.
"Soal masalah pribadi bisa nanti di tanyakan di jam istirahat. Sekarang kita masuk ke pelajaran. Dan untuk kamu keyla silahkan duduk di bangku kosong belakang keysa dan sarah." perintah bu riri. Keyla pun melangkahkan kakinya menuju bangku yang di tunjuk oleh bu riri tadi.
"Hay sar apa kabar." sapa keyla pada sarah.
Sarah yang di sapa pun membalikkan tubuhnya menjadi menghadap keyla.
"Alhamdulillah baik la. Kok lu ga bilang mau pindah ke sini sii. Kakak lu juga ga ada bilang sama gua kalo lu mau pindah ke sini. Jangan jangan lu pada emang ga mau kasih tau gua ya? Kalian udah ga anggap gua sahabat kalian lagi ya? Ucap sarah sambil menatap keyla dan keysa bergantian.
"Huss apa sih lu sar ga jelas banget. Gimana gua mau ngasih tau lu. Orang lu dari kemarin aja ndiemin gua marah ama gua kok." ucap keysa dengan nada sinisnya menatap ke arah sarah.
__ADS_1
"Iya nihh. Lu mah sar suka suudzon sama kita. Niatnya kita mau bikin surprice buat lo. Dan mon maap nih sebelumnya gua yang nyuruh kak keysa buat bikin lu marah dan nggak ngasih tau lu." ucap keyla sambil menampilkan cengiran khasnya.
"Ihh keyla mahh jahat." ucap sarah sambil mencebikkan bibirnya. langsung membalikkan badan ke depan dan menyimak pelajaran. Keyla dan keysa terkekeh melihat respon sarah sesuai dengan apa yang mereka banyangkan.