
Saat ini sarah berada di kantin
"Sarahh."
Teriak seorang siswi dari arah pintu kantin dengan suara cempreng khasnya membuat sarah yang sedang makan hampir tersedak. Sarah tahu betul siapa pemilik suara itu. Siapa lagi kalo bukan si kembar bobrok itu.
Suara itu membuat seluruh murid yang berada di kantin menoleh ke arahnya.
Adohh si keysa! Bisa gak si ga usah triak triak. Kaya jarak gua ama dia puluhan kilo meter aja. Batin Sarah malu karena menjadi pusat perhatian.
"Sar." panggil keysa pelan saat dia dan kayla sudah berada di depan sarah.
Sarah bersikap cuek dan bodo amat sambil terus melahap bakso di hadapannya.
"Sarahh kok lu ninggalin kita sih?" tanya kayla tapi sarah masih tetap fokus ke makanannya.
Kayla yang mulai gerampun menggeser mangkuk bakso dari hadapan sarah. Sarah yang merasa acara makannya terganggu pun menatap ke arah kayla dengan tatapan sinisnya.
"Apa?" tanyanya dengan mata memincing.
"Kenapa lu ninggalin kita?" tanya keysa.
"Kenapa lu triak triak?!" bukannya menjawab sarah malah balik bertanya pada sahabatnya itu.
"Hehe ya maaf kebiasaan." jawab keysa cepat sambil menyengir lebar Menggaruk belakang kepala yang tidak gatal.
Sarah menggelengkan kepalanya heran kenapa ga pernah brubah sih masih aja suka triak triak begitu pikirnya.
"Sar jawab ngapa?" tanya kayla sambil menggoyang lengan sarah.
"Jawab apanya sih laa..?" tanya heran sarah.
"Kenapa lu ninggalin gua sama kak keysa?" tanya kayla ulang.
"Ga papa sih udah gak nahan laper aja he he he." jawab sarah cengengesan.
"Hay sar boleh gabung? Ga ada kursi kosong lagi soalnya" tanya seorang laki laki pada sarah.
Sarah pun mengedarkan pandangannya ke seluruh kantin dan benar saja semua bangku sudah terisi penuh. Sarah menatap ke dua temannya meminta persetujuan. Mereka menganggukkan kepalanya membuat sarah memyetujui ardi duduk bersama mereka. Ya laki laki itu adalah ardi
"Ya udah. Duduk sini ga papa." ucap sarah sambil bergeser memberi ruang untuk ardi duduki.
"Makasihh." ucap ardi ramah sambil tersenyum.
"Sama sama." jawab sarah cepat.
Mereka pun makan pesanan mereka masing masing di sertai dengan obrolan santai.
"Oh iya sar gua boleh minta no wa lu ada ngga?" tanya ardi pada sarah.
"Buat apa lu minta nomer wa si sarah?" tanya kayla heran.
"Kok lu yang jawab si? Gua tanya sama sarah bukan sama lu murid baru." jawab ardi cepat dengan nada mengejeknya.
"Buat apa ar emang?" kali ini sarah yang bertanya.
"Ya buat tanya tanya soal pelajaran aja sar." jelas ardi padahal mah buat modus aja.
"Kan di grup bisa." ucap keysa.
"Bisa ga si lu duo kembar diem aja. Ganggu bat si." sewot ardi melirik sinis ke arah ke duanya.
"SSK lah. Yang ada lu yang ganggu kita ye nggak kay?" jawab keysa cepat sambil meminta pendapat sang adik kayla.
Kayla pun menganggukkan kepalanya menyetujui apa kata sang kakak. Sedangkan sarah menampilkan wajah ga enaknya ke arah ardi.
"Yo dah. Mon maap anggap aja ga ada." ucap ardi cuek.
"Gimana sar boleh nggak?" tanya ardi pada sarah.
"Ambil aja di grup kelas. Ga apal gua soalnya." ucap sarah cuek.
Tanpa sarah sadari di pojok kantin ada seseorang yang menatap ke arah mereka dengan kesal. Siapa lagi kalau bukan ilham.
Di posisi ilham.
Ilham memakan bakso pesanannya sambil sesekali menatap ke arah meja sarah bersama kawan kawannya.
"DDM (diam diam memperhatikan) terus lu ham. Samperin ngapa. Keburu di samperin yang lain tau rasa lu." ucap revan yang dari tadi memperhatikan ilham saat dia diam diam menatap ke arah sarah dan duo k.
"Siapa yang berani deketin bini gue? Tetep ga bakalan sukses buat nikahin doi. Karna gua udah positif menangkan dari mereka. Lagian Biarin juga orang yang ddm aja gua bukan lu kok lu yang repot." sewot ilham sambil melirik sinis revan. Revan langsung kicep tanpa membalas ucapan ilham.
Nathan terkekeh melihat kelakuan dua sahabatnya itu. Tak berapa la nathan memukul lengan ilham yang baru akan menyendok batagornya.
"Apaan si lu nat ganggu orang makan aja. Kurang kerjaan banget." sewot ilham.
"Noh nohh liat siapa tuh yang nyamperin bini lu." ucap nathan pelan sambil mengode ilham supaya menatap ke arah sarah.
Ilham melototkan matanya melihat orang itu. Orang yang sama saat ia ketemu sarah di depan pintu ruang guru beberapa hari lagu. Kenapa mereka keliatan makin tambah akrap.batin ilham.
Revan ikut menatap ke arah meja sarah bersama duo k.
"Ohh itu gua kenal dia. Dia itu sekelas ama sarah dkk. Kalo gua denger denger rumornya sih doi juga suka sama sarah lho." ucap revan setelah melihat orang yang di maksud oleh nathan bertujuan membuat ilham makin panas.
Ilham langsung menolehkan kepalanya menatap revan dengan penuh tanya.
__ADS_1
"Lu tau dari siapa kalo doi suka sama sarah?" tanya ilham cepat dengab tatapan tajamnya.
"Yee santai aja ngapa si bos tuh tatapannya. Bikin gua takut aja. Kalo masalah gua tau dari mana itu gua tau dari temen temen gua di clup futsal." jawab revan santai.
Nathan membulatkan mulutnya di sertai dengan anggukan kepala.
"Kalau namanya lu tau van?" tanya ilham lagi karena ia merasa was was takut sarah pergi ninggalin dia.
"Kalau ga salah lagi nih yaa. Nama nya itu kalau ga salah yaa teuku filardi itu iya hee. Nama khas aceh itu teuku kan?" tanya revan ragu sambil mencoba mengingat siapa nama yang biasa di pakai untuk meunjukan identitas mereka bahwa ia orang aceh.
Pletak.
Dengan kompaknya Ilham dan nathan menjitak kepala sahabat bobrok nya itu.
"Emang teuku revannn!!" ucap mereka kompak.
"Huwadoo sakit coyy. Tega amat lu sama temen. Orang amat aja ga tega masa lu tega." ucap revan dengan nada melasnya sambil mengusap bekas yang di jitak oleh nathan dan ilham tadi.
"Ya lagian lu gobl**. Masa nama khas dari aceh aja lu lupa. Ga pernah belajar pkn ya lu?!" ucap nathan heran tak lupa di sertai dengan nada sinisnya.
Kok bisa ya gua punya temen yang ****** nya minta ampun. Oh iya gua lupa dia bukan temen gue. Batin nathan
Ilham menggelengkan kepala tak percaya bahwa iya punya temen atau bisa di bilang sahabat yang gobloknya ga ketulungan.
Untung temen kalau bukan gua tinggalin lu. Batin ilham
"Hee ya mon maap. Bukannya gua ga tahu cuma gua lupa aja. Main jitak jitak aja lu pada." ucap revan sambil mengerucutkan bibirnya.
"Sama aja." ucap kompak ilham dan nathan.
Plakk
"Hwadohhh apa apaan lu than. Mukul mulut gua lagi. Tega bener lu jadi teman." sewott revan dengan mata melotot ke arah si pelaku pemukul bibirnya.
"Mon maap tadi ada nyamuk." alasan nathan sambil menahan tawanya supaya tidak meledak. setelah memukul mulut revan dengan sengaja.
.
.
Di kelas sarah sedang pelajaran seni budaya mata pelajaran yang paling di gemari oleh sarah. Menjelaskan tentang kolaborasi berbain musik dan bernyanyi duet.
"Nahh itu penjelasan yang bisa ibu sampaikan. Ada yang di tanyakan?" tanya bu sinta guru seni budaya.
"Tidakk bu.." ucap kompak
"Ya sudah berarti kalian sudah paham. Kalau gitu ibu mau bikin tugas kelompok buat kalian. Satu kelompok beranggotakan empat orangg. Dua bernyanyi dan dua lagi bermain alat musik. Alat musik dan lagu apa yang akan di nyanyikan itu bebas terserah kalian. Untuk kelompoknya bebas bisa kalian tentukan sendiri. Dua minggu lagi ibu nilai ya." terang bu sinta
"Silahkan kalian diskusikan. Ibuk tinggal bentar." lanjut bu sinta sambil melangkahkan kakinya keluar kelas.
"Sarr lu bisa maen kencrung kan?" tanya kayla.
"Gua boleh gabung nggak?" tanya seorang siswa dengan langkah mendekat ke arah sarah dkk.
Sarah dan duo key saling tatap meminta pendapat.
Akhirnya keysa punangkat bicara
"Emang lu bisa main apa?" tanya keysa.
"Gua biaa main ketipung kok. Gimana boleh nggak kalu gua ikut kelompok kalian?" tanya siswa itu lagi.
"Wahh iya tu ga papa si ardi ikut kelompok kita. Kencrung sama ketipung kalau di jadiin satu pasti bagus. Jadi kaya dangdut gitu lho..." jawab sarah cepat bukan maksud apa apa tapi karna merasa clop jika kentrung sama ketipung di jadiin satu. Ya siswa itu adalah ardi.
Due key menganggukkan kepala dengan semangat.
"Nah iya tuhh yang lain kan pasti pada lagu yang mellow mellow tuhh kita dangdutan aja.. Tarikk sisss.." ucap keyla
"Semongko..." kompak ardi keysa dan juga sarahh. Mereka pun tertawa bersama.
"Ohh iyaa mau lagu apa nih kita rencananya? Kita diskusiin sekalian. Nanti jadi tinggal kita atur jadwal untuk latihan?" tanya ardi.
"Lagu yang lagi trend aja.. Los doll apa Di tinggal pas Sayang Sayange? Gua sih ikut aja. Terserah sama kalian." jawab sarah
"Menurut lu apa ar? kak? Kalau gua sih ga mau di tinggal pas sayang sayange jadi gua los aja biarin dia mau apa." ucap keyla.
Pletak.
Keysa menjitak adik kembarnya.
"Malah curhat. Kita lagi bahas lagu ehh lu malah ngebucin." sewot keysa ke kayla. Keyla menyengir lebar sambil mengusap kepalanya.
"Kalau gua ikut lu aja ar. Lu mau apa. Kan lu laki h
Jadi lu aja yang mengambil keputusan nentuin lagunya mau apa." lanjut keysa.
"Di tinggal pas sayang sayange aja yah?" putus ardi menatap ke tiganya bergantian. Dan di balas anggukan ketiganya.
"Nanti pulang sekolah latihan bisa nggak?" lanjut ardi.
"Bisa aja sihh. Tapi mau dimana?" ucap keyla
"Di rumah lu aja sar." suruh ardi modus pengen tau rumah sarah.
Sarah membulatkan matanya lalu menggeleng cepat.
__ADS_1
"Gak gak gua gak mau. Jangan di rumah gue. Di rumah si kembar aja." usul sarah di angguki kembar.
"Ya udah deh ikut kalian aja gua mah mau dimana." ucap ardi dengan bahu merosot merasa gagal modus.
"Ya udah ntar pulang sekolah ke rumah gue ya." ucap kayla di balas anggukan ardi dan sarah.
Sarah pun mengeluarkan hpnya mencoba menghubungi ilham.
To : ilham
Ham nanti kamu pulang duluan aja. Aku mau kerja kelompok seni budaya di rumah keyla keysa sama temenku satu lagi.
Send.
Tak berapa lama ponselnya bergetar menandakan ada balasan dari sang suami ilham.
From : ilham
Oh ya udah ga papa. Jangan malem malem nanti pulangnya. Laki laki apa perempuan temen kamu itu?
Tanya ilham pada sarah melalui peilham
To : ilham.
Cowok ham. Tapi tenang aja ada keyla sama keysa kok.
Jelas sarah.
From : ilham
Emm.. Inget jaga jarak. Inget udah punya aku. Hati hati dan jangan aneh aneh.
To : ilham.
Iya suamiku yang bawelll. Hati hati nanti pulangnya ga usah mampir mampir yaa. Jaga matanya waktu di jalan. Aku colok nanti ****** hihihi
From : ilham.
Ciee suamiku wkwk. Iyaa kamu juga. Love you sayang.
Sarah yang membaca pesan terakhir dari ilham itu pun tersenyum dengan pipi bersemu merah. Di sroll naik turun saking senengnya.
"Aaaaa gua seneng bangettt.." teriak sarah dalam hati.
"Ngapain lu sar senyam senyum ga jelas?" tanya keyla yang heran melihat sahabatnya itu.
"Nih nihh lo baca ajaa." sarah menyerahkan hpnya pada keyla menyuruhnya membaca karena dia bingung mau njelasinnya gimana saking senengnya.
Keysa mendekat ke arah sang adik ikut membaca pesan itu. Mereka saling tatap lalu dengan kompaknya.
"Ciee Sarah ciee. Bucin nih yee." goda ke duanya.
"Iya suamiku." ejek keysa dengan suara yang di buat buat menggoda sarah.
"Love youu." ucap keyla menirukan suara ilham.
Ketiganya terdiam lalu saling tatap tertawa bersamaan. Bel pulang sekolah berbunyi menandakan segala kegiatan sekolah telah usai menyuruh seluruh murid meninggalkan area sekolah tingga beberapa murid yang melaksanakan jam belajar usai sekolah (ekstrakululer).
Sarah membereskan bukunya begitu juga ke dua sahabatnya.
"Eh gua bonceng kalian ya." ucap sarah sambil menatap pada keyla dan keysa bergantian.
Keyla dan keysa saling tatap.
"Yahh key kita naik montor hari ini. Mobil kita bocor soalnya tadi." ucap keysa dengan muka ga enak.
"Ohh ya udah kalau gitu gua pesen ojek online aja deh." ucap sarah sambil mengeluarkan hpnya membuka aplikasi ojol.
"Bareng gua aja sar. Dari pada naik ojol keluar uang kan. Lagian tujuan kita kan sama?" usul ardi mengagetkan ketiganya membuat sarah menghentikan dirinya membuka aplikasi itu.
"Iya sar lu bareng ardi aja ga papa. Ada kita tenang aja. Nanti kalau ada yang marah kita deh yang jelasin. Ya kak ya?" ucap keyla meminta persetujuan keysa. Keysa pun menganggukkan kepalanya.
"Emang bakalan ada yang marah sar." tanya ardi sambil mengerutkan alis.
Sarah gelagapan mencari alasan. Tapi syukur sebelum ia mendapat ide sudah di jawab lebih dulu sama keysa.
"Ahaha mana ada yang bakalam marah ya sar ya. Orang dia aja jomblo. Jadi ga ada hati yang harus di jaga." ucap keysa cepat yang membuat sarah memelototkan matanya ingin membuka suara tapi sudah di kode keysa untuk menganggukkan kepalanya mengiyakan ucapannya. Terpaksa sarah menganggukkan kepalanya ragu.
"Yess berarti gua ada kesempatan dong." ucap ardi
"Ahh apaan sih lu ar. Udah hayu buruan berangkat ntar malah ke sorean ga jadi lagi." ucap sarah mengabaikan perkataan ardi.
"Lu bonceng gue?" tanya ardi menunjuk dirinya dan sarah bergantian.
"Katanya suruh bonceng lo. Kalo fa boleh gua pesen ojol aja dah." sewot sarah.
"Ya udah ayo buruan. Keburu sore" ajak keysa berjalan mendahului ketiganya.
Mereka pun langsung meluncur ke rumah si kembar. Keyla dengan keysa sedangkan sarah dengan ardi berboncengan menggunakan motor ardi.
Tanpa di sadari sarah ilham melihat itu karena ilham masih menunggu istrinya keluar ingin melihat sebelum ia berpisah dengan istrinya itu.,
.
.
__ADS_1
.
jangan lupa mampir ke cerita baru aku. jangan lupa tinggalin jejak. lope❤