
Bel istirahat berbunyi. Sarah bangkit dari tempat duduknya berjalan menuju kantin dengan perasaan kesalnya tanpa menunggu si kembar keysa keyla.
Keysa dan keyla yang di tinggal pun buru buru merapikan bukunya dan menyusul sarah dengan bersamaan. Sesampainya di kantin mereka mengedarkan pandangan ke suluruh kantin guna mencari si curut sarah.
Setelah menemukan sarah mereka melangkahkan kakinya menuju meja penuh makanan tempat sarah berada. Jangan heran kenapa meja tempat sarah duduk banyak sekali makan yang di pesannya itu semua berguna untuk menghilangkan rasa kesal sarah kepada ke dua sahabatnya itu.
Keyla dan keysa pun tersenyum melihat sarah yang memakan makanan itu dengan lahap tanpa menghiraukan mereka.
Masih seperti dulu dan nggak pernah berubah batin keyla menggelengkan kepalanya sambil tersenyum melihat sarah.
Keysa pun memanggil simbok untuk memesan makanan untuk dia dan adiknya.
"Mau pesan apa mbak key? Ohh ini toh murid baru yang di bicarakan. Tapi kok simbok liat liat mukanya agak mirip sama mbak keysa ya?" tanya simbok dengan raut heran tercetak jelas di wajahnya.
Keysa dan keyla pun tersenyum mendengar pertanyaan simbok.
"He he iya mbok. Simbok satu satunya orang kecuali mama, papa dan juga sarah yang bilang kami mirip. Biasanya mereka harus mengenal akrap kami dulu mbok kurang lebih sebulan lah baru bilang kami mirip. He he saya keyla mbok saudara kembarnya keysa." terang keyla pada simbok.
"Hoalahh pantesan. Mau kesan apa mbak keyla sama mbak keysa?" tanya ulang simbok tentang pesanan mereka.
"Mie ayam baksonta aja mbok dua sama es teh manisnya juga dua." ucap keysa menjawab pertanyaan simbok.
"Oke mbakk di tunggu ya 5 menit."
"Oke mbok" kompak keyla keysa
Simbok pun kembali ke tempatnya dan membuat pesanan si kembar. Tak butuh waktu lama tepat dengan waktu yang di janjikan oleh simbok pesanan mereka datang. Setelah mengucao trima kasih tanpa basa basi si kembar langsung menyantap pesanan mereka.
Sarah sdah selesai memakan semua pesanannya bertepatan dengan si kembar yang juga selesai makan. Ketika menegakkan kepalanya sarah kaget memelototkan matanya melihat dua curut yang sudah ada di depannya itu.
Si kembar yang melihat respon sarah terkekeh di buatnya.
"Kok lu pada udah di sini aja sihh!! Dah dari kapan" tanya sarah dengan nada sewotnya.
"Dah dari tadi kali sar lagian lu kebiasaan kalau udah makan ga pernah menghiraukan keadaan pokoknya makan dulu. Pasti gitu." ucap keysa.
"Yee biarin kali orang yang makan aja gua bukan lu! Jadi suka suka gua lah." nyolot sarah
__ADS_1
"Sabar sabar" kompak si kembar sambil mengelus dada bersamaan
"Sar." panggil keyla
"Hmmm." gumam sarah
"Sarr." panggil keysa gantian
"Hemm." gumam sarah lebih keras.
"Sarah." ucap keyla keysa
"Apaan sih lu pada brisik tau ga!" sewot sarah.
"Rara maafin sasa sama lala. Rara ga usah marah. Kan niat lala mau bikin kejutan buat rara" ucap keyla menggunakan sapaan waktu mereka kecil. Alhasil sarah langsung menengokkan pandangan ke arah si kembar sambil tersenyum.
"Rara ga marah kok la, rara cuma kesel aja sama lala sama sasa juga." ucap sarah.
"Ya udah jangan kesel dong raa, ini kan hari pertama lala sama rara ketemu setelah sekian lama. Jangan kesel lagi ya ra. Maafin sasa sama lala" ucap keysa.
"Iya rara maafin tapi bayarin makanan rara ya." ucap sarah sambil menyengir labarr.
Keysa menjitak kepala sarah.
"Yee si lu mah sar! Ngrusak suasana aja. Iya dah nanti biar keyla yang bayarin." ucap keysa sambol terkekeh melihat sarah yang mengusap kepalanya sambil mengerucutkan bibirnya.
Keyla pun melototkan matanya mendengar ucapan sang kakak.
"Kok keyla sih kak!!" ucap keyla
"Ya mau siapa lagi bagi bagi lahh ntar gua juga traktir doi di Hams Sky Cave." ucap keysa.
"Hams Sky Cave? Cave yang lagi hits itu? Gua ikut dong kak." ucap keyla sambil menatap keysa dengan mata yang berbinar binar.
"Iyaa tapi bayarin ini dulu." ucap keysa
"Syap bos." ucap keyla sambil meletakkan tangan di dahi membentuk hormat ke arah keysa sang kakak. Keysa yang gemas melihat tingkah kembarannya pun mengacak rambut keyla.
__ADS_1
"Ckk. Jangan di berantakin dong kak." ucap keyla mencibir sambil merapikan rambutnya dengan menggerutu kesal akibat ulah sang kakak.
Jadi biar didi jelasin keyla itu saudara kembar keysa yang sama sama menjadi sahabat sarah dari orok. Keyla pisah dari keysa dan sarah karena keyla harus ikut neneknya di kota A. Karena keyla dan keysa udah ga tahan kangen jadilah mereka merengek kepada ke dua orang mereka supaya keyla bisa balik ke rumah bersama nenek.
Sarah tersenyum melihat keakraban keyla dan keysa. Jadi pengen punya anak kembar begitu pikirnya.
Keyla POV.
Gua pun melangkahkan kaki menuju tempat simbok untuk membayar total pesanan mereka. Tapi tak sengaja ia malah menabrak seorang laki laki.
"Aduhh maaf." ucap laki laki itu.
"Ga usah minta maaf aku yang salah ga liat jalan tadi buru buru soalnya." jawab keyla
"Woy revan buruan elah. Keburu si Ilham makin jauh. Lama amat lo." ucap temannya di ujung depan pintu kantin.
"Iya bentar. Gua duluan ya maaf soal yang tadi." ucap laki laki yang ku ketahui namanya revan sambil berjalan mundur dan mengedipkan matanya genit.
Haahh dasar cowok batin gua.
"Mbokk mau bayar. Sekalian punya sarah ya mbok." ucap keysa saat sampai di depan meja kasir simbok.
"Ohh iya mbakk. Bentar ya saya itung dulu." jawab simbok cepat dengan tangan yang bergerak lincak di atas kalkulator menghitung total pesanan kami tadi.
"Totalnya 112 mbak keyla." ucap simbok setelah selesai menghitung semua.
"Ohh iya mbok bentar."
keyla pun mengeluarkan seratus ribuan satu dengan lima puluh ribuan juga satu. Lalu menyerahkan uang itu pada simbok.
"Nih mbak kembaliannya." ucap simbok sambil menyerahkan uang kembalian.
"Ohh ga usah mbok. Buat simbok aja." ucap gua
"Beneran mbak? Tapi ini kebanyakan."
"Udah ga papa mbok. Keyla duluan ya. Makasih."
__ADS_1
Gua pun berjalan menuju tempat kak keysa sama sarah berada. Tak berapa lama bel istirahat selesai terdengar.