
Sesampainya di rumah si kembar. Mereka langsung masuk dan di sambut oleh tante raina. Mama si kembar.
"Mamahhh twinss come backk. Mana red carpetnya." teriak kompak keyla dan keysa.
"Ga usah triak triak woyy. Rumah bukan utan." ucap tante rai berjalan menuju anak anknya.
"Ehh ada sarahh." lanjutnya saat melihat sarah.
"Sore tan." sapa sarah menyalimi tante rai.
"Sore sayangg. Kenapa kamu sekarang jarang maen ke rumah tante sih? Tente nungguin kamu terus lo kangen." ucap tante rai sambil memeluk sarah.
Keysa dan kayla yang melihat itu melongo merasa di abaikan oleh sang mama.
"Mahh anaknya tuh yang ini bukan yang onohh." ucap keysa sebal.
"Tau tuh si mamah anak nya pulang yang di sambut malah anak orang lain." keyla ikut sebal.
Tante rai yang melihat ke dua petrinya itu sebal terkekehh pelan sambil menggelengkan kepalanya.
"Ahaha ga usah iri deh mama cuma kangen aja sama sarah soalnya dia udah lama banget kan ngga main ke rumah?" terang tante rai.
"Iya lah lama soalnya kan udah harus ngurus orang." ucap kayla melirik ke arah sarah.
"Iya mah dia kan harus ngurus bayi besar." ucap keysa ikut menggoda sarah.
Sarah merasakan panas di kedua pipinya. Hingga orang lain dapat melihat pipinya yang bersemu merah.
"Ohh iya tan kencrung sarah yang di sini masih kan?" tanya sarah pada tante rai mencoba mengalihkan pembicaraan.
"Masih dong sayang, emang kenapa?" tanya balik tante rai.
"Itu lo mahh mau buat latihan kerja kelompok suruh buat koleb 2 alat musik sama duet nyanyii." terang keyla.
"Lah kalian kan cuma bertiga? Yang satu siapa?"
"Ada mahh satu lagi kawan kami." jawab keysa.
"Lah sekarah dia dimana? Kok ngga ikut sekalian?" tanya tante rai heran.
__ADS_1
"Ohh dia tadi habis nganter sarah kesini pamit pulang mau ngambil ketipung buat dia mainnin nanti pas latihan." jawab keyla.
"Ohb cowok atau cewek?" tanya tante rai.
"Cowok tan." kali ini sarah yang menjawab pertanyaan mama si kembar.
"Ilham tau nggak? Takutnya dia nanti malah salah faham lagi."
"Tahu kok tan. Tadi sarah udah izin sama ilham." jawab sarah cepat.
Tak berapa lama ardi datang.
"Permisi?" ucapnya mengalihkan perhatian tante rai. Tante rai langsung berjalan ke arah pintu guna membukakan pintu.
Clek.
"Temennya kesya keyla ya? Yang mau latihan buat tugas seni budaya?" tanya tante raina beruntut.
"Iya tan mereka ada?" tanya ardi sambil menganggukkan kepala.
"Ohh ada ayo masuk. Udah di tunggu sama mereka dari tadi." ajak tante rai pada ardi.
Ardi pun melangkahkan kakinya masuk kerumah si kembar di belakang tante rai sambil membawa ketipung miliknya.
"Gimana mau di mulai kapan?" tanya nya.
"Sekarang aja. Biar cepat" ajak sarah.
"Ya udah ayo. Mulai dari pembagian lagu aja ya. Kalian udah nentuin belum?" tanya ardi pada si kembar yang di jawab dengan gelengan kepala ke duanya.
"Oke bentar gua cari lirinya dulu." ucap sarah.
"Nah ketemy nih." ucapnya semangat ketika sudah menemukan lirik yang ia cari di internet.
"Jadi gimana kalau nandi pas lirik
Loro rasane ati. Ngasi ra biso lali. Tresno tulus songko ati di larani. Pokoknya sampai bait pertama selesai itu bagian si kayla." usul sarah.
"Oke nanti gua hafalin nadanya." membenduk tanda oke di ke dua jarinya.
__ADS_1
"Terus untuk bait ke dua itu berartu bagian gue?" tanya keysa sambil menunjuk dirinya sendiri.
"Nah iya terus nanti pas bagian reffnya kalian nyanyi barengN. Tapi pas di bait pertama part 2 nanti yang nyangiin itu lo. Sedangkan bait ke dua nanti baru si kayla. Gimana paham nggak?" terang sarah pada keysa.
Keyla dan keysa kompak menganggukkan kepalanya menyetujui usul dari sarah. Saat keyla dan keysa berlatih menyesuaikan nada sarah mencoba menghafalkan kunci lagu itu. Tak perlu waktu lama sarah sudah menghafal kunci kunci di lagu itu.
Mereka pun terus berlatih hingga mereka merasa puas dengan latihan hari itu. Akhirnya mereka bersiap untuk pulang. Kecuali keyla dan keysa loh ya.
"Lu pulang bareng siapa sar?" tanya ardi sambil menatap sarah yang masih membereskan bekas latihan mereka.
"Ohh gua naik ojol ar." jawab sarah cepat.
"Gua anterin gimana?" tawar ardi pada sarah.
"Biar irit ongkos lu nya." lanjut ardi modus ingin mengetahui rumah dari seorang sarah.
"Maaf nih sebelum nya ar tapi gua ga enak mau cancel nya soalnya supir ojolnya udah di jalan deket sini." terang sarah berusaha menolak halus ajakan ardi.
Yahh gagal lagu kan gua mau tau rumah dou. Lu sih ar gobl** ga mau nawarin pulag bareng dari tadi. Batin ardi ngedumel sendiri.
"Oh ya lah." ucap ardi melangkahkan kaki menuju arah pintu.
"Nyokap lu mana key. Gua mau pamit?" tanya ardi pada keysa.
"Oh nyokap lagi baru aja pergi." jawab keysa cuek.
"Oh ya udah gua balik duluan kalo gitu." ucap ardi melambaikan tangan
"Oh iya hati hati." jawab si kembar dan sarah kompak.
Setelah ardi menghilang dari balik pintu dan suara montor ardi yang mulai menjauh sarah menghela nafas lega.
"Ehh sar kayaknya tuh orang suka deh sama lo." ucap keysa mengungkapkan apa yang ia liat dari cara ardi menatap dan memperhatikan sarah.
"Iya sar keliatan banget tau nggak sih lo." tambah keyla.
"Dihh bodo amat. Penting gua ngga suka ama dia." ucap sarah cuek.
"Gua pulang dulu ya. Ojol gua udah nunggu di depan" pamit sarah berjalan ke arah pintu.
__ADS_1
"Oh iya hati hati. Jangan lupa jaga jarak." ucap keysa mengingatkan sarah.
"Oke." jawab sarah sambil menunjukkan tanda oke di jarinya.