Ketulusan Cinta Hasan Untuk Saidah

Ketulusan Cinta Hasan Untuk Saidah
11


__ADS_3

saidah pun langsung berusaha untuk membuka jendela kamarnya yang tertutup rapat tapi ia tetap saja tidak bisa untuk membuka jendela kamarnya.


ia pun segera mencari batu untuk memecahkan kaca jendela kamarnya untuk bisa masuk ke dalam.setelah saidah menemukan batu yang dirasanya mampu untuk memecahkan kaca jendela kamarnya, saidah dengan cepat melemparkan batu itu ke kaca jendela kamarnya


dan prang.......kaca jendelanya kini sudah pecah.dengan segera saidah masuk ke dalam kamarnya melalui jendela.saat hendak memasuki jendela kamarnya,saidah tidak hati hati sehingga membuatnya terluka di bagian telapak kakinya dan menginjak pecahan kaca jendela kamarnya.


namun saidah tidak memperdulikan lukanya.ia tetap berlari menghampiri Hasan dan memeriksa keadaan suaminya.


iya goyang goyangkan tubuh Hasan untuk menyadarkan dirinya namun masih tidak sadarkan diri.kemudian saidah memeriksa dahi suaminya dan merasakan panas yang amat tinggi di badan suaminya.

__ADS_1


saidah bingung harus bagaimana untuk menolong keadaan suaminya.ia ingin membawanya ke rumah sakit tapi dirinya tidak kuat untuk membawa tubuh Hasan ke luar karena dirinya sendiri terluka kakinya sehingga menyulitkan dirinya untuk berjalan dengan benar.


akhirnya dengan perlahan tapi pasti saidah memindahkan tubuh Hasan ke atas ranjang.setelah itu saidah dengan kaki yang tertatih Ratih menuju ke dapur untuk mengambil air dingin dan handuk kecil untuk mendinginkan tubuh Hasan.


setelah mendapatkan apa yang saidah butuhkan,ia pun segera bergegas menuju ke kamarnya.pertama tama ia lepas sepatu dan kaos kaki yang dipakai oleh suaminya.setelah itu ia menarik selimut dan menyelimutkannya ke tubuh Hasan.


setelah itu saidah tidak ada pilihan lain selain membuka kancing baju Hasan untuk mengompres badannya yang panas.sempat ragu ragu ketika akan membuka kancing baju Hasan, namun hanya itu saja cara satu satunya untuk meredakan panas di badan Hasan.


dengan perlahan dan setengah mata tertutup, saidah membuka baju Hasan dan mengompreskan handuk yang basah dengan air dingin itu ke dada hasan.tak lupa saidah juga mengganti air dinginnya. setelah dirasa badan Hasan yang tidak panas lagi,saidah membiarkan suaminya untuk tidur di ranjangnya.sementara ia sendiri masih sibuk dengan mengompres badan suaminya.

__ADS_1


ketika saidah tengah sibuk dengan mengompres badan Hasan,tiba tiba Hasan mengigau.hasan mengigau dengan mimik wajah yang sedih


"tidak.....tidak saidah jangan pernah untuk menceraikan aku....jangan pernah.... jangan pernah...."igau Hasan.


saidah yang mendengar igauan Hasan hanya bisa diam.karena ia sendiri tidak bisa untuk menjalankan kehidupan pernikahan ini.setelah itu saidah menaruh baskom berisi air di lemari samping ranjangnya dan tertidur pulas di samping hasan.mereka berdua tertidur pulas satu sama lain.


hingga pada waktu tengah malam,Hasan terbangun dari tidurnya dan mendapati dirinya sendiri sudah ada di ranjang istrinya dalam keadaan kepala dan badannya yang masih terkompres handuk.saat ia hendak terbangun dari tidurnya, Hasan mendapati istrinya saidah yang tertidur pulas di samping dirinya.


dengan lembut Hasan belai rambut saidah.dan berkata bahwa ia tidak ingin pernikahan ini berakhir pada perceraian.

__ADS_1


__ADS_2