Ketulusan Cinta Hasan Untuk Saidah

Ketulusan Cinta Hasan Untuk Saidah
12


__ADS_3

setelah itu Hasan bangun dari tempat tidur nya dan segera menuju ke kamar mandi dan mengambil wudhu untuk melakukan shalat malam.di dalam sholat nya Hasan berdoa kepada Allah SWT agar dirinya bisa menghadapi ujian dan cobaan yang menerpa dirinya.


"ya Allah ya Tuhanku, yang maha pengasih lagi maha penyayang.tuhan semesta alam, tuhan yang membolak-balikkan hati.hamba mohon kepadamu ya Rabb kuatkanlah iman dan kesabaran hamba, agar bisa melalui semua cobaan yang engkau berikan kepadaku.


hamba mohon berikanlah hamba jalan keluar untuk cobaan yang engkau berikan.ya Allah ya Tuhanku, jadikanlah cobaan ini sebagai penguat hubungan rumah tangga ku dan istriku.


sesungguhnya aku tidak mau untuk berpisah dengan istriku dan aku tidak mau untuk melakukan perceraian ini.ya Rabb...... tolong bukakanlah pintu hati istri hamba saidah, agar ia mau untuk menerimaku sebagai suaminya dan juga mau mencintaiku.


sesungguhnya hanya kepadamu hamba memohon ya rabb.aminn ya rabbal Al-Amin......"ucap Hasan dengan berlinang air mata kesedihan yang mendalam

__ADS_1


setelah itu Hasan kembali ke tempat tidurnya dan kembali tidur.sebenarnya Hasan ingin memindahkan tubuh saidah ke ranjang, tapi ia tidak ingin membuat saidah risih dan terbangun dari tidurnya.maka dari itu Hasan tidak memindahkan tubuh saidah ke ranjang dan melanjutkan kembali tidurnya untuk memulihkan kondisi tubuhnya.


waktu terus berputar dan kini jam telah menunjukkan pukul empat pagi.suara adzan subuh berkumandang dari masjid di seberang rumah, membangunkan saidah dari tidurnya.setelah terbangun,saidah langsung mengecek suhu tubuh Hasan.setelah memastikan bahwa tubuh Hasan sudah tidak demam tinggi lagi,saidah membereskan semua barang yang ia gunakan untuk mengompres badan Hasan tadi dan membawanya ke dapur.


setelah itu saidah mengambil wudhu dan melaksanakan shalat subuh sendiri.kali ini saidah melakukan shalat subuh sendiri tanpa ditemani oleh Hasan.karena ia tidak ingin membangunkan hasan dari tidurnya dan ia ingin Hasan beristirahat dan pulih dari sakitnya.


saat memasuki kamarnya, saidah melihat Hasan yang terbangun dari tidurnya dan memberikan bubur dan teh hangat yang ia buat.saidah memberikan bubur itu kepada Hasan tanpa sepatah katapun yang keluar dari bibirnya.


setelah itu saidah langsung pergi untuk membersihkan rumah yang langsung dicegah oleh Hasan dengan memegang tangannya sebagai tanda ia tidak mau jika saidah meninggalkan dirinya.

__ADS_1


"saidah, tunggu sebentar!!!!" kata Hasan sambil memegang tangan saidah.saidah pun berhenti dan berbalik menghadap ke arah Hasan.


"maukah saidah untuk makan bubur sepiring berdua denganku? ini adalah salah satu dari syarat yang aku berikan kepadaku sebelum perceraian kita tiba"ujar Hasan.


saidah yang mendengar permintaan Hasan, membuat dirinya tidak ada cara lain selain untuk memenuhi syarat dari hasan.ia akhirnya setuju untuk makan bubur sepiring berdua bersama dengan hasan.


pertama Hasan menyuapi saidah bubur yang langsung saidah makan dari tangan suaminya.tak lupa Hasan juga membersihkan sisa bubur di bibir saidah.


saat Hasan menyuapi dan membersihkan bubur dari bibir saidah, saidah sempat tersentuh dan hampir menitihkan air mata karena meskipun ia bersikap acuh tak acuh terhadap suaminya, Hasan masih tetap menyayanginya

__ADS_1


__ADS_2