
tidak lama kemudian pesawat yang membawa Hasan dan saidah akhirnya tiba di bandung.hasan dan saidah segera mengambil barang-barangnya dan menuju ke rumahnya.setibanya disana Hasan mampir dulu ke rumah tetangga samping rumahnya untuk mengambil kunci rumahnya.
sesudah mengambil kunci rumahnya, Hasan dan saidah segera masuk ke dalam rumah untuk menata kembali barang bawaannya.setelah menata barang bawaannya, Hasan dan saidah langsung beristirahat karena hari sudah malam.
keesokannya....seperti biasa suara adzan subuh berkumandang membangunkan orang orang yang masih terlelap dalam tidurnya.sementara itu saidah segera bangun dari tidurnya dan membangunkan suaminya untuk melaksanakan shalat subuh berjamaah.
hasan pun segera bangun dari tidurnya setelah saidah membangunkannya.mereka berdua bergantian pergi ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu, setelah selesai mereka berdua akhirnya melakukan shalat subuh berjamaah.
sepuluh menit pun berlalu, akhirnya Hasan dan saidah selesai melaksanakan shalat subuh berjamaah.hasan bersiap untuk berangkat kerja ke pondok pesantren miliknya sementara saidah menyiapkan sarapan pagi sekaligus bekal untuk suaminya.setelah Hasan siap berangkat ke pondok, saidah memanggilnya untuk segera bergegas ke meja makan untuk sarapan pagi.
__ADS_1
mereka berdua pun akhirnya sarapan pagi bersama.setelah selesai,saidah memberikan bekal yang ia buat kepada Hasan dan tak lupa mencium tangan suaminya sebelum suaminya berangkat kerja.
setelah itu Hasan pun langsung pergi ke pondok.hasan dan saidah menjalani hari-hari nya seperti biasanya tanpa mengingat kejadian dengan Shinta.
satu bulan kemudian..... Hasan bilang kepada saidah bahwa dirinya akan bekerja lembur di pondok pesantren untuk menyiapkan ujian para santrinya.
"umi.....besok mas tidak bisa pulang ke rumah, soalnya mas besok harus lembur di pondok pesantren untuk menyiapkan ujian santri santri....kamu tidak apa-apa kan kalau Abi tinggal sebentar.....????" tanya Hasan
"tapi Abi tidak tenang kalau harus meninggalkan kamu sendiri...." ucap Hasan
__ADS_1
"Abi tidak perlu cemas dengan saidah.... saidah janji kalau terjadi apa-apa saidah langsung telepon mas Hasan....." ucap saidah
"baiklah kalau begitu...." jawab Hasan
keesokan paginya Hasan pun pergi ke pondok pesantren.sementara saidah tinggal sendiri di rumahnya.di dalam rumah saidah sedang beristirahat di kamarnya untuk melepas penatnya setelah mengerjakan pekerjaan rumah,tapi tiba tiba dari samping rumahnya tampak seseorang berbaju hitam sedang berusaha untuk membuka jendela kamarnya dan masuk ke kamarnya.
wanita itu tak lain adalah Shinta yang masuk ke dalam rumah Hasan dan saidah dengan membawa pistol di tangannya.ternyata Shinta selama ini diam diam mengikuti Hasan dan saidah saat sedang pulang ke Bandung.dan menyewa rumah di dekat rumah Hasan dan saidah untuk bersiap membalaskan dendam dan menghabisi nyawa saidah.
dengan diam diam Shinta berjalan menyusuri rumah Hasan untuk mencari keberadaan saidah.tanpa berhati hati saat berjalan tidak sengaja Shinta menyenggol pigura foto Hasan dan saidah dan menimbulkan suara gaduh.saidah yang terlelap dalam tidurnya akhirnya pun terbangun setelah mendengar suara kaca yang pecah.
__ADS_1
saidah pun langsung bangun dan melihat di lubang pintu untuk memeriksa siapa yang sedang berada di dalam rumahnya.dan setelah mengetahui kalau Shinta yang ada dalam rumahnya dengan membawa pistol,saidah terkejut dan langsung mengunci pintu kamarnya.