
Hasan....saidah dan juga ayah Fahri kemudian tiba di rumah sakit tempat Zara melahirkan setelah mereka dihubungi oleh fahri.
mereka semua memberi dukungan untuk Fahri yang dilanda rasa cemas.satu jam pun berlalu.....dokter kandungan keluar dari kamar bersalin untuk memberitahukan kabar gembira untuk Fahri dan juga yang lain.
"dokter bagaimana keadaan istri dan anak saya????" tanya Fahri dengan cemas
"Alhamdulillah..... istri dan juga anak pak Fahri semuanya baik-baik saja..... selamat ya pak Fahri.....anak bapak laki laki...." ucap dokter
semuanya merasa bahagia saat dokter memberitahu bahwa Zara dan juga anaknya baik baik saja.
"Alhamdulillah ya Allah.....dokter.... apakah kami semua boleh melihat istri dan anak saya???" tanya Fahri
"tentu..... kalau begitu saya permisi dulu....mari....." pamit dokter
setelah dokter pergi..... Fahri,Hasan, saidah dan juga ayah Fahri langsung bergegas masuk ke ruang bersalin Zara.
begitu Fahri dan yang lain masuk kesana.....mereka semua melihat dengan jelas anak Fahri yang berada di dekapan hangat Zara.
__ADS_1
Fahri pun langsung menghampiri Zara dan meminta Zara untuk memberikan anaknya untuk Fahri gendong.
saat menggendong anaknya.... tidak henti hentinya Fahri mengucap syukur kepada Allah SWT dan juga menitikkan air mata bahagia.
"ayah.....pak Hasan....ibu saidah....lihat.... sekarang Fahri sudah menjadi seorang ayah...." ucap Fahri bahagia
"iya nak....kami semua bahagia untuk kalian berdua.....tapi apa benar yang kami dengar bahwa Zara sebelum bisa mempunyai kesempatan untuk memiliki keturunan dia menyuruh kamu menikah lagi Fahri????" tanya saidah
"iya ibu.....tapi bagaimana ibu saidah bisa tahu????" tanya fahri
"karena bagaimanapun juga ibu ini adalah seorang wanita nak.jadi ibu tahu keputusan yang akan di ambil oleh seorang istri yang mempunyai kebesaran hati untuk bisa melihat suaminya bahagia dengan memiliki keturunan saat istrinya tidak bisa memberikannya......Zara.....lain kali jangan kau ulangi lagi dengan membuat keputusan seperti itu....." ucap saidah
"seharusnya bapak yang harus bilang seperti itu nak..... karena keinginan kuat bapak yang ingin segera mempunyai cucu,kau sampai rela mengambil keputusan besar seperti itu...." ucap ayahnya Fahri
"tidak ayah....ini bukan salah kita semua....tapi ini adalah ujian untuk keharmonisan rumah tangga Zara dan juga mas Fahri....." jawab Zara
"sudahlah pak Hermawan.....Zara..... lupakan semua yang sudah berlalu,kita seharusnya senang..... karena kehadiran malaikat kecil ini...." ucap Hasan
__ADS_1
"nak..... akan kalian beri nama apa untuk buah hati kalian berdua????" tanya saidah
"ibu aku akan memberi nama putraku.....Riza....." ucap Fahri
semua merasa sangat bahagia ketika Fahri memberikan nama Riza untuk putranya yang baru lahir.
setiap harinya ayah Fahri dan kedua orang tua saidah berkunjung ke rumah sakit untuk menjenguk kondisi Zara yang baru melahirkan.mereka semua datang untuk memberikan Zara perhatian dan juga memberikan Riza banyak kasih sayang.
dua hari setelah Zara melahirkan....dokter memberitahu Fahri kalau Zara sudah boleh pulang.mendengar kabar baik itu..... lantas ayah Fahri memberitahu kepada Fahri,Zara dan kedua orang tuanya untuk hadir besok di rumah Fahri untuk pengambilan foto keluarga bersama dengan Riza.
keesokan paginya..... ayah Fahri dan juga kedua orang tua Zara datang ke rumah Fahri sesuai kesepakatan kemarin.mereka semua kompak memakai baju muslim bewarna putih untuk pengambilan foto keluarga.
tak lupa ayah Fahri mendatangkan fotografer.fotografer......menyiapkan dua kursi untuk tempat duduk Fahri dan Zara sementara kedua orang tua Zara berdiri di samping Zara dan ayahnya Fahri berdiri di samping Fahri.
semua itu ditujukan untuk gaya pemotretan.... setelah menunggu aba aba pemotretan dari sang fotografer....akhirnya mereka semua dan momen indah itu diabadikan di dalam foto keluarga
__ADS_1
TAMAT
nb : terima kasih atas waktunya karena sudah menyempatkan diri untuk membaca novelku ini.untuk selanjutnya jangan lupa ya.... untuk mampir ke karya novelku ya yang berjudul permainan cinta sang tuan muda..... terima kasih 🙏🙏🙏🙏🙏