Ketulusan Cinta Hasan Untuk Saidah

Ketulusan Cinta Hasan Untuk Saidah
34


__ADS_3

setelah Hasan pamit untuk bekerja, saidah habiskan waktu nya di rumah untuk menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri yaitu dengan membersihkan rumah, menyapu hingga mengepel lantai.tidak lupa ia cuci baju suaminya dan baju dirinya sendiri.setelah selesai, barulah ia jemur dan menunggunya sampai pakaiannya kering.


setelah itu di setrikanya baju tersebut.pekerjaan rumah memang dikenal mudah dilakukan,tapi pekerjaan rumah se mudah apa pun itu tetap saja bisa menghabiskan banyak waktu.setelah selesai dengan pekerjaan rumahnya, saidah melihat jam sebentar.


setelah melihat, ternyata waktu menunjukkan pukul tiga sore.saidah pun segera bergegas ke kamar mandi untuk mandi dan bersiap untuk shalat ashar dan juga untuk menyiapkan Hasan segelas kopi ketika ia pulang kerja nanti.setelah selesai melaksanakan shalat ashar,saidah segera berdandan untuk menyambut suaminya pulang.


setelah selesai,ia lanjutkan dengan membuatkan suaminya secangkir kopi.


sementara itu dari luar rumahnya, terdengar suara seseorang mengetuk pintu.saidah yang mendengarnya langsung menuju ke depan untuk membuka pintu rumahnya dan melihat siapa yang datang.ternyata setelah dibuka pintunya, saidah melihat Hasan yang sudah pulang dari kerjanya.


saidah pun langsung membawakan tas suaminya dan menyuruhnya masuk dan duduk di sofa.setelah itu Hasan duduk sesuai dengan yang diminta oleh istrinya itu.sementara saidah, pergi ke dapur untuk mengambil secangkir kopi yang sudah ia buat tadi untuk diberikan ke hasan.hasan pun langsung meminumnya.


"saidah .....kamu sudah masak untuk kita makan malam belum...." tanya Hasan

__ADS_1


"belum mas.... kenapa memangnya????" tanya saidah kembali.


"wah.... kebetulan sekali kalau begitu, bagaimana kalau kita makan malam di luar.sekalian kita bisa bermesraan (pacaran) sama jalan jalan." ucap Hasan


"ihhh....mas hasan,saidah gak menyangka kalau mas Hasan ingin juga bermesraan..... seperti anak muda saja....." ucap saidah dengan malu .


" maklumlah saidah.....kita kan juga pengantin baru.lagipula kita kan masih muda...." goda Hasan


"abiiiiiii......." jawab saidah manja


"eh saidah juga harus siap siap juga kan...." ucap saidah


"saidah tidak perlu siap siap lagi,saidah sudah cantik kok....." ucap Hasan

__ADS_1


"terima kasih ya Abi..... atas pujiannya."ucap saidah


"iya sama sama" jawab Hasan


setelah itu setelah melaksanakan shalat Maghrib berjamaah di rumah, akhirnya Hasan dan saidah pun pergi jalan jalan dan makan malam di luar.hasan mengajak saidah makan malam di restoran favorit saidah.setelah mengisi perutnya,mereka berdua pun lanjut berjalan jalan di alun alun kota bandung.


pada malam hari suasana di alun alun kota Bandung terasa ramai, banyak lampu hias yang menghiasi di sekeliling alun alun.saat berjalan jalan di alun alun kota Bandung, tidak lupa Hasan menggandeng tangan saidah dengan mesra.saat tengah asyik berjalan jalan,tiba tiba datang segerombolan berandal yang menghampiri saidah dan menggodanya.hal itu langsung membuat Hasan marah.


"hai cantik.... ikut Abang yuk....." ucap berandal sambil menggoda saidah.saidah pun menanggapi hal itu dengan diam saja.


"hei mas.....jaga ucapanmu itu ya...." jawab Hasan dengan marah


"haha.... memang kamu siapanya?" tanya berandal

__ADS_1


"aku suaminya,dan dia istriku.kalau ada yang berani menyentuh atau menggoda istriku sedikit saja,maka aku tidak bisa untuk tidak diam akan menghajarmu" ucap Hasan yang mulai emosi dan dan mulai mengepalkan tangannya.


"eh.... maafkan kami mas...." jawab berandal itu sambil melarikan diri dari Hasan dan saidah


__ADS_2