
"mas Wawan jangan bercanda.....ini sama sekali tidak lucu buat zara.mana mungkin kalau mas itu adalah Fahri...." ucap Zara masih belum bisa percaya
"aku ini Fahri Zara.... lihatlah gelang tasbih ini....aku masih menyimpannya...." ucap Fahri sambil menunjukkan gelang tasbih di pergelangan tangannya
"gelang tasbih ini....." ucap Zara tidak bisa untuk berkata-kata
"iya Zara....aku fahri.fahri yang sama saat kamu bela sewaktu ia di bully di sekolah, Fahri yang sama saat kamu memberikan gelang tasbih ini untuk memotivasi diriku supaya menjadi anak yang pemberani,Fahri yang sama saat memintamu untuk berjani bersama untuk bertemu saat dewasa dan menikah bersama...." ungkap Fahri
"mas Fahri......ini sungguhan kamu???" tanya zara kembali
"iya Zara....aku ini Fahri.... maafkan kesalahan ayahku karena menyebabkan terjadinya kesalahpahaman ini.memang benar kalau aku Fahri dan memang benar juga kalau aku ini wawan.zara....aku beritahu ya.....Wawan itu nama yang orang tuaku beri padaku dari nama keluarga.maka dari itu tak banyak orang yang tahu kalau nama asliku itu Fahri." ucap Fahri
"tapi kenapa mas Fahri tidak bilang ke Zara???" tanya Zara
__ADS_1
"mas kan sudah mencegahmu saat kamu mau membatalkan lamaran ini.mas waktu itu mau bilang kebenarannya pada Zara,tapi Zara sendiri yang tidak mau mendengarkan perkataan yang mau mas sampaikan...." ucap Fahri
"iya Zara ngaku kalau Zara yang salah.... maafkan Zara ya mas Fahri.....tapi...ini juga bukan sepenuhnya menjadi salahnya Zara....ini juga salahnya mas Fahri...." canda Zara
"lho....lho....kok salahnya mas Fahri sih....." ucap Fahri
"iya....suruh siapa mas Fahri tidak langsung memberitahu Zara.... " ucap Zara
"kan sudah mas Fahri kasih tahu tadi Zara....cintaku....kasihku....belahan jiwaku" ledek Fahri kembali
"oh.....jadi Zara ceritanya lagi meledek mas ya....oke....gak apa-apa.tapi yakin nih mau dibatalin lamarannya....mau dibatalin juga gak apa-apa....lagi pula kata siapa ya.....yang bilang ke mas Fahri kalau mas ini bisa cari perempuan yang baik di luaran sana.....Zara tahu nggak siapa....." ledek Fahri kembali
"ih....Zara gak bilang apa-apa kok....tadi itu Zara cuma akting aja kok...." ucap Zara
__ADS_1
"hahaha.....Zara bilang akting tadi.....akting kok sampai mau nangis gitu" ucap Fahri
"udah dong mas Fahri....iya...iya Zara ngaku salah.....maafin Zara ya mas Fahri...." ucap Zara
"nah gitu dong minta maaf....kan jadinya gak ledek ledekkan terus....jadi gimana nih Zara masih mau menikah nggak sama Fahri????" tanya Fahri
"mas....Zara sudah menunggu lima belas tahun untuk saat seperti ini....tentu saja dong Zara mau menikah dengan mas fahri.jawaban Zara tetap sama dan tidak akan pernah berubah" jawab Zara
"Alhamdulillah..... kalau begitu mari kita masuk ke dalam dan beritahu semua orang...." ajak Fahri
setelah itu mereka berdua pun masuk ke dalam rumah dan memberitahu semua orang bahwa semuanya baik-baik saja dan prosesi lamaran ini bisa terus berlanjut.
"bagaimana nak keputusannya...." tanya ayah Fahri, Hasan dan saidah
__ADS_1
"oke semua.... Fahri sudah meluruskan kesalahpahaman ini dan jawaban Zara adalah setuju untuk meneruskan lamaran ini" jawab Fahri