Ketulusan Cinta Hasan Untuk Saidah

Ketulusan Cinta Hasan Untuk Saidah
52


__ADS_3

keesokan paginya Hasan pun tersadar dari koma nya.di lihatnya di samping tempat tidurnya yaitu saidah yang sedang tertidur pulas saat menjaganya.hasan yang melihat saidah istrinya tertidur pulas di sampingnya pun langsung mengelus lembut kepala sang istri.


elusan lembut Hasan membangunkan saidah dari tidurnya.saat terjaga dari tidurnya, betapa terkejut dan bahagianya saidah saat melihat Hasan suaminya sudah sadar dari komanya.


"assalamualaikum istriku......" ucap Hasan


"waalaikumsalam mas..... subhanallah walhamdulillah......mas....ini kamu beneran sudah sadar ?" tanya saidah yang masih belum bisa percaya bahwa Hasan sudah sadar


"iya sayang.....ini aku sudah sadar....." jawab Hasan meyakinkan diri saidah


mendengar hal itu saidah pun langsung memeluk tubuh suaminya yang masih berbaring di ranjang rumah sakit.


"Alhamdulillah ya Allah..... syukurlah mas kamu sudah sadar.....kamu tahu mas....aku takut kalau kamu kenapa Napa....." ucap saidah


"saidah tenanglah.... kamu lihat .... sekarang aku sudah tidak apa-apa...." jawab Hasan


"mas..... berjanjilah padaku..... bahwa kamu tidak akan pernah membiarkan aku sendiri lagi.aku mau kita menjalani kehidupan kita bersama sama....." ucap saidah

__ADS_1


"iya saidah....mas janji.....saidah perut kamu....??" tanya Hasan


"oh iya mas..... saat mas Hasan koma.....saidah sudah melahirkan anak kita mas....." ucap saidah


"benarkah....??? anak kita laki laki atau perempuan sayang????" tanya Hasan


"sesuai keinginan mas Hasan yang menginginkan anak perempuan,saidah melahirkan bayi perempuan mas...." ucap saidah


"Alhamdulillah ya Allah..... sekarang mana anak kita???? mas mau mengadzani anak kita...." ucap Hasan


"Zara anak kita ada di ruang bayi mas.... lebih baik mas Hasan istirahat saja dulu....mas kan baru sadar...." ucap saidah


"baiklah kalau begitu....aku akan memberitahu suster untuk membawakan kursi roda buat kamu mas....." ucap saidah


"iya sayang..." jawab Hasan


setelah itu saidah pun kemudian keluar dari kamar Hasan untuk menemui suster dan memintanya untuk memberikan ia kursi roda buat hasan.tidak lama kemudian saidah pun datang sambil membawa kursi roda.

__ADS_1


segera saja saidah memapah tubuh Hasan dengan sangat hati-hati ke kursi roda.setelah memastikan Hasan sudah nyaman untuk duduk di kursi roda, saidah pun akhirnya membawa Hasan menuju ke ruang bayi.


tempat bayinya di rawat.sesampainya di ruang bayi......saidah mengambil bayinya yang berada di tempat tidur bayi dan menyerahkannya kepada suaminya.hasan pun langsung menerima bayi nya itu dan di dekatnya dengan lembut Zara dalam pelukan Hasan.


saat menggendong Zara.....Hasan tidak henti hentinya menitihkan air mata kebahagiaan karena dirinya masih di berikan kesempatan untuk bisa menggendong dan merawat putrinya itu.


segera saja Hasan mengumandangkan adzan di telinga Zara seperti yang dilakukan seorang bapak kepada anaknya yang baru lahir.saidah yang melihat hal itu juga tidak dapat menahan air mata harunya, karena dirinya masih di berikan kesempatan untuk bisa menyaksikan pertemuan ayah dan anak.


setelah selesai mengadzani Zara....Hasan menggenggam erat tangan saidah dan mengucapkan terima kasihnya.


"saidah...." panggil Hasan


"iya mas kenapa....?" tanya saidah


"terima kasih karena sudah memberikan kebahagiaan buat mas...." ucap Hasan


"mas ini bicara apa.....sama sama mas.... sudah seharusnya saidah memberikan kebahagiaan buat mas....." ucap saidah

__ADS_1


mendengar hal itu Hasan pun langsung menarik tangan saidah agar mendekat kepadanya dan mencium lembut dahi sang istri.


__ADS_2