
setelah memastikan bahwa Reyhan sudah pergi meninggalkan rumahnya, saidah akhirnya masuk ke dalam rumah dan menemui suaminya.saidah menemukan Hasan sedang bersiap untuk berangkat kerja.
saat melihat Hasan tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulut mereka berdua.hanya ada rasa sedikit canggung akan masalah yang Reyhan timbulkan tadi.untuk memastikan bahwa Hasan baik baik saja setelah masalah tadi,saidah mencoba mengalihkan perhatian Hasan dengan mencoba untuk memasakkan makanan untuk dimakan bersama dan dibawa ke pondok nanti yang langsung di tolak oleh hasan.
karena Hasan tidak mau membuat luka di kaki saidah semakin bertambah parah.
"mas....aku buatin sarapan yaa...... sekalian buat bekal mas nanti di pondok !!!!"ucap saidah sambil bergegas menuju ke dapur yang langsung dihentikan oleh suaminya.
"tunggu saidah......saidah gak usah masak,biar mas nanti makan di kantin pondok.mas gak mau kaki saidah kenapa napa.yang penting sekarang saidah istirahat saja dulu sampai kaki saidah benar benar sembuh total.biar pekerjaan rumah,mas yang kerjain."ucap Hasan.
"tapi kalau semua pekerjaan rumah mas yang urus, nanti mas capek....."ucap saidah.
__ADS_1
"saidah tenang saja.yang paling penting buat mas sekarang ini adalah kesehatan saidah."jawab Hasan.
"mas..... maafkan kesalahan yang dilakukan oleh mas Reyhan ya..... karena dia membikin keributan pagi pagi begini."ucap saidah.
"iya saidah, ya sudah kalau begitu mas berangkat kerja dulu ya.... assalamualaikum"berpamitan pada saidah.
"waalaikumsalam hati hati di jalan mas...."sambil mencium tangan suaminya.
di pondok pesantren, Hasan mengajar seperti biasanya.tapi di tengah tengah proses pembelajaran berlangsung, Hasan kedatangan ayahnya.ia pun segera bergegas untuk menemui ayahnya.ternyata ayahnya menemui dirinya karena beliau sudah mendengar kabar perceraian anaknya.dan sekarang datang ke pondok pesantren miliknya untuk mengetahui kepastian dari kabar perceraian anaknya.
"waalaikumsalam nak..."jawab ayahnya.
__ADS_1
"ayah tumben sekali kok datang kesini....ada perlu apa yah.... barangkali Hasan bisa bantu ?"tanya Hasan.
"ayah tidak sedang membutuhkan bantuanmu nak.... ayah kemari karena ayah ingin memastikan kebenaran informasi tentang perceraianmu dengan saidah....apa itu benar nak????"tanya ayahnya.
"ayah tahu dari mana mengenai perceraian Hasan yah....?"tanya Hasan.
"nak... orang tua selalu mempunyai insting terkuat terhadap anak anaknya.ayah belakangan ini punya firasat buruk terhadap pernikahan kalian berdua.jadi ayah datang kemari hanya untuk memastikannya apa itu benar adanya? ayah mohon jujurlah padaku nak !!!!"pinta ayahnya.
"semua yang ayah katakan itu benar adanya.....aku dan saidah akan segera bercerai yah....."jawab Hasan.
"astaghfirullah nak.... kenapa kalian berdua mau bercerai? kamu kan tahu nak.... perceraian itu hal yang sangat Allah SWT benci.kenapa kamu mau melakukannya ?"tanya ayahnya.
__ADS_1
"ayah.....aku tidak ada pilihan lain lagi.... sebenarnya aku juga tidak ingin untuk bercerai dengan saidah,tapi saidah tidak mencintaiku yah....dia terpaksa menikah denganku.sebenarnya pernikahanku dengannya tidak sesuai dengan keinginan saidah yah.... tapi saidah terus menerus memohon padaku untuk menghentikan semua ikatan pernikahan ini.demi melihatnya bahagia bersama dengan pemuda pilihannya aku akhirnya menerima keputusan yang ia buat untuk bercerai denganku!!!"jawab Hasan dengan sedih.
"sungguh malang nasibmu anakku.kamu rela berkorban demi kebahagiaan istrimu meskipun itu bersama dengan orang lain"jawab ayahnya