
keesokan paginya Hasan dan saidah bersiap untuk kembali pulang ke bandung.melihat Hasan dan saidah berkemas dengan barang bawaannya membuat Shinta gelagapan karena takut akan di tinggal Hasan sendirian di bali.
hasan yang melihat ekspresi wajah Shinta yang takut di tinggal olehnya,membuat Hasan tidak tega dan akhirnya ikut membawa Shinta pulang ke rumahnya di Bandung.
"mas.... kamu mau kemana kok banyak sekali barang yang kamu bawa???" tanya Shinta
"aku dan saidah akan pulang ke bandung.karena cuti bulan maduku sudah berakhir......" jawab Hasan
"terus kalau mas Hasan kembali ke Bandung.... Shinta sama siapa disini....?" tanya Shinta
"Shinta.....kamu tenang saja..... kamu akan ikut denganku dan saidah pulang ke Bandung....." jawab Hasan
"benarkah.... Shinta turut senang sekali mendengarnya mas....." ucap Shinta
"ya sudah kalau begitu kamu cepat bersiap siap....." ucap Hasan
"baik...mas" jawab Hasan
__ADS_1
setelah itu Shinta langsung bergegas menuju ke kamarnya dan mengemasi semua barang-barangnya.setelah siap Shinta, Hasan dan saidah pun langsung pergi ke bandara.
sesampainya di bandara.... dengan enaknya Shinta menyerahkan semua barang bawaannya kepada saidah untuk dibawakan, sementara Hasan pergi membeli tiket pesawat ke bandung.saidah yang mendapat perlakuan semena-mena dari Shinta langsung membalas perbuatannya itu.
"ini kakak iiipar..... tolong sekalian bawakan barang barang Shinta....." ucap Shinta sambil melemparkan barang bawaannya kepada saidah.
"oh....kakak Shinta kecapekan ya.....tenang barang Shinta akan saidah urus kok...." jawab saidah dengan sinis
setelah itu saidah mengambil barang bawaannya Shinta dan melemparkannya ke ruang bandara.shinta yang melihat hal itu langsung memuncak amarahnya.sementara itu orang-orang memperhatikan situasi yang terjadi di antara Shinta dan saidah.
"saidah kamu apa apaan sih.... kenapa kamu melempar semua barang barang ku.....????" tanya Shinta
"kamu ingat ya.... meskipun aku kakak iparmu bukan berarti aku mau ditindas olehmu....." ucap saidah
"SAIDAH....." ucap Shinta marah
sementara itu saidah langsung berpura pura di depan semua orang yang melihatnya
__ADS_1
"maafkan aku Shinta..... kakak saidah tidak bermaksud untuk melempar semua barang barangmu.....kamu tahu tidak.... barang barangmu itu berat sekali..... sampai sampai kakak kelewatan membawanya....." ucap saidah sambil pura pura menangis
"kamu ini ngomong apa sih...." jawab Shinta
sementara itu orang orang yang memperhatikan Shinta yang bertindak semena-mena terhadap saidah langsung menegurnya.
"mbak ini bagaimana sih..... tidak ada sopan santunnya sama kakak ipar sendiri.... jangan gitu dong mbak..... mbak kan bisa membawa barang barang mbak sendiri.... kalaupun butuh bantuan itu tolong dilihat dong.... kakak ipar mbak itu sanggup apa enggak.... jangan seenaknya sendiri....." ucap orang orang
"ih..... apa apaan sih..... kenapa gue yang disalahin...." ucap Shinta
"ya itu karena memang mbak kok yang salah...." jawab orang orang itu
"bapak bapak ibuk ibuk semua.... kalian semua tenang ya..... saya tidak apa apa...." ucap saidah dengan penuh belas kasih
"ih... munafik lho saidah...." jawab Shinta
sementara itu Hasan yang sudah membeli tiket dikejutkan dengan keramaian yang terjadi di antara Shinta dan saidah.segera saja Hasan langsung bergegas menghampiri Shinta dan saidah.sesampainya Hasan disana membuat Shinta kaget dengan kehadiran Hasan.
__ADS_1