Ketulusan Cinta Hasan Untuk Saidah

Ketulusan Cinta Hasan Untuk Saidah
45


__ADS_3

"astaghfirullah.....itu Shinta.... kenapa dia berada di dalam rumahku...???? dan i..itu ditangannya..... mengapa ia membawa pistol????" tanya saidah dengan ketakutan


saidah yang melihat Shinta datang ke rumahnya dengan membawa pistol di tangannya langsung mencari telepon miliknya untuk menghubungi Hasan suaminya.


"HHhalo mas.....mas...." ucap saidah dengan takut


"iya saidah kenapa....kok suaramu ketakutan begitu.... katakan ada apa????" tanya Hasan


"mas.... cepat pulang ke rumah..... disini ada Shinta yang masuk ke dalam rumah kita sambil membawa pistol mas.....saidah takut mas...." ucap saidah


"APA..... saidah kamu tenang dulu....aku akan segera pulang kesana dan membawa polisi bersamaku....." ucap Hasan


"iya mas.... cepatlah pulang mas....." ucap saidah


setelah itu saidah mematikan teleponnya dan mencari cara agar bisa keluar dari rumahnya.sementara itu Shinta menemukan saidah yang ada di dalam kamar.ia pun segera mencari cara untuk bisa membuka pintu kamar saidah.


"saidah aku tahu kamu ada di dalam..... keluar cepat atau aku akan membuka pintu kamar ini dengan paksa....." ucap Shinta

__ADS_1


"tidak....aku tidak mau...." jawab saidah


"buka cepat pintunya dan segera temui ajalmu....Hahahaha....." ucap Shinta


"Shinta kamu sudah gila ya....mau menghabisi nyawa istri kakakmu sendiri...." ucap saidah


"iya....aku sudah gila.... karena aku tidak bisa mendapatkan cinta mas Hasan.... jika aku tidak bisa mendapatkannya maka orang lain pun tidak boleh mendapatkannya....." ucap Shinta


setelah itu setelah berusaha untuk membuka pintu kamar saidah, Shinta akhirnya berhasil membuka pintu kamar saidah.dan dengan segera langsung menyandera saidah.


"Shinta..... lepaskan saidah......" ucap Hasan


"tidak aku tidak mau......" jawab Shinta


"Shinta aku janji kalau kamu melepaskan saidah....aku tidak akan menjebloskanmu ke penjara....." ucap Hasan


"tidak aku tidak mau....tapi kalau mas mau saidah bebas....mas Hasan harus mau menikah denganku dan menceraikan saidah...."

__ADS_1


"Shinta kamu tidak waras ya....." ucap Hasan


"iya aku tidak waras karena kamu mas.... sekarang kamu pilih aku atau keselamatan nyawa saidah...." ucap Shinta


sementara itu tanpa sepengetahuan Shinta diam diam polisi berjalan di belakang Shinta dan memukul tubuh Shinta untuk menyelamatkan saidah.shinta pun terjatuh akibat pukulan itu dan melepaskan saidah.


saidah yang terlepas langsung berlari ke arah Hasan dan bersembunyi di belakangnya.shinta yang melihat saidah berhasil di selamatkan Langsung terbangun dan mengambil pistolnya.shinta mengarahkan pistol itu ke arah Hasan.


"Shinta.....kau boleh mengambil nyawaku tapi jangan saidah...." ucap Hasan


"baiklah jika itu keinginan mas Hasan.....aku akan melakukannya...." jawab Shinta


Shinta pun bersiap melepaskan peluru di pistolnya dan dddoooorr.......suara pistol menggema di udara....Hasan yang ketakutan sambil menutup matanya terkaget saat mendengar suara tembakan.sementara saidah berteriak memanggil nama suaminya.


"mas Hasan....." teriak saidah


setelah berteriak memanggil nama suaminya, saidah tiba tiba kehilangan kesadarannya dan pingsan.ternyata yang tertembak bukan Hasan melainkan polisi yang menembakkan peluru ke kaki Shinta untuk melumpuhkannya.hasan pun langsung menghampiri saidah yang pingsan dan berusaha untuk menyadarkan dirinya.

__ADS_1


__ADS_2