
Hasan masih terus menunggu jawaban dari Zara tentang perjodohan itu.tapi sampai sekarang Zara masih belum memberikan jawabannya.
sementara itu Fahri menunggu jawaban dari lamarannya yang ia ajukan kepada Zara dalam keadaan cemas.fahri tidak mengerti kenapa sampai sekarang Zara masih belum memberikan jawabannya.
"sudah dua hari setelah aku melamar Zara.....tapi kenapa masih belum ada jawaban.....????
apa Zara tidak tahu kalau aku yang melamarnya????
ah.....itu tidak mungkin....ayah pasti sudah memberitahukan namaku pada ayahnya Zara....hmmmm lebih baik aku menanyakannya kepada ayah...." ucap Fahri sambil bergegas menuju ke ruang kerja ayahnya.
sesampainya di sana Fahri mencoba menanyakan lagi tentang lamarannya itu kepada ayahnya.
"ayah.... bolehkah Fahri berbicara sebentar dengan ayah....???" tanya Fahri
"iya nak..... memangnya kamu mau membicarakan tentang apa????" tanya ayahnya
__ADS_1
"ayah....apakah ayah sudah memberitahu tentang Fahri kepada ayahnya Zara???? dan juga tentang lamaran nikah Fahri untuk Zara kepada pak Hasan?????" tanya Fahri
"iya nak....ayah sudah memberitahu tentang kamu nak....ayah bilang pada pak Hasan kalau anak bapak yaitu Wawan ingin melamar putrinya pak Hasan yaitu Zara......" ucap ayahnya
mendengar hal itu barulah Fahri mengerti,kenapa Zara sampai sekarang masih belum bisa memberikan jawaban dari lamarannya fahri.karena ayahnya memberitahu ayahnya Zara bahwa namanya bukan Fahri tapi Wawan..
"astaghfirullah ayah..... kenapa ayah memberitahu kalau yang ingin melamar Zara itu Wawan?????" ucap Fahri
"kan memang nama kamu Wawan nak....apa ayah melakukan hal yang salah????" tanya ayahnya
"astaghfirullah.... Fahri.....maafkan ayah nak....ayah tidak tahu akan hal itu.... Sekarang juga ayo kita pergi ke rumahnya pak Hasan.sekali lagi kita lamar Zara dan memberitahukan tentang kesalahpahaman ini....." ucap ayahnya
"iya ayah...." jawab Fahri
setelah itu ayah Fahri menyuruh beberapa asistennya untuk mempersiapkan beberapa seserahan untuk dibawa ke rumah zara.setelah selesai,Fahri dan ayahnya akhirnya berangkat menuju ke rumah Hasan.
__ADS_1
saat menuju ke rumah Hasan,Fahri tidak lupa untuk memakai tasbih yang Zara berikan dulu di tangannya.bukan tanpa sebab Fahri memakainya.fahri memakainya untuk meyakinkan Zara bahwa ia adalah Fahri yang sama saat Zara mengenalnya.
"Zara.... tunggu sebentar...aku akan meluruskan kesalahpahaman ini...." ucap Fahri
sementara itu di kediaman Hasan,terlihat Zara sedang menyendiri di taman depan rumahnya memikirkan jawaban untuk lamaran yang diajukan kepadanya.
Hasan yang melihat putrinya menyendiri seperti itu merasa tidak tega,ia pun lantas menghampiri Zara dan duduk di sebelahnya dan menanyakan apa yang putrinya lamunkan.
"Zara.....hei kenapa kok putri Abi menyendiri disini???? coba dong Zara cerita pada Abi....." ucap Hasan
"Abi sebenarnya mengenai jawaban dari lamaran itu,Zara tidak bisa menerimanya Abi....Zara tidak bisa menikah dengan anak temannya Abi....." ungkap Zara
"lho kenapa???? dia itu baik,sopan dan Abi yakin itu pasangan yang tepat buat Zara...." ucap Hasan
"Abi.... sebenarnya waktu Zara sekolah dulu....Zara menyukai teman sekolah zara.namanya Fahri Abi.....dan bahkan Fahri dan Zara pernah berjanji untuk bertemu lagi saat dewasa dan bisa menghabiskan sisa waktu kami berdua bersama....." ucap zara
__ADS_1