
sementara itu di pondok pesantren an nur....Zara mengemasi barang-barangnya untuk pulang ke rumahnya.disana Zara sudah disambut oleh kedua orang tuanya.setelah Zara keluar dari kamarnya untuk menghampiri ke arah Hasan dan saidah....Zara pun langsung disambut oleh pelukan hangat dari ibunya dan juga ayahnya.
"Zara.....apa kabar sayang.....???? bagaimana kabarmu nak.....umik dan Abi sudah sangat rindu sekali sama kamu nak....." ucap saidah
"Zara bagaimana kabarmu nak?.... lihatlah sekarang saidah.... putri kita sudah tumbuh dewasa....." ucap Hasan
"iya Abi...." jawab saidah
"umik....Abi....Zara baik baik saja.sama seperti umik dan abi.....Zara juga rindu sama umik dan Abi...." jawab Zara
"ayo nak....kita pulang ke rumah.... sudah lama kan kamu tidak pulang ke rumah....rumah seakan sepi tanpamu Zara...." ucap saidah
__ADS_1
"kau tahu nak....umikmu ini selalu lihat foto foto kamu saat kamu tidak ada.dia bahkan lupa memberi kasih sayangnya kepada Abi mu ini...." goda Hasan
"Abiiii...." ucap saidah
"oh ya.....wah kasihan deh Abi ini dicuekin sama umik" ledek Zara
"sudah sudah jangan mulai lagi deh bapak sama anak ributnya.ayo sekarang kita pulang ke rumah...." ucap saidah
di kamarnya Zara mengembalikan barang bawaannya ke tempat nya semula.dan tak lupa ia menempatkan Al Qur'an pemberian Fahri di sajadahnya.setelah itu Zara bergegas menuju ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu dan melaksanakan shalat isya sebelum tidur.tak lupa setelah shalat, seperti biasa Zara meluangkan waktunya sejenak untuk membaca Al Qur'an pemberian Fahri setelah itu Zara pun langsung melepaskan penatnya dengan tidur malam.
keesokan paginya setelah selesai melaksanakan shalat subuh berjamaah, saidah dan Zara bahu membahu untuk menyiapkan keperluan Hasan untuk mengajar di pondok pesantren.mulai dari pakaian hingga makanan.setelah selesai Zara dan juga saidah mengantar kepergian Hasan di depan rumah untuk pergi mengajar.
__ADS_1
sementara itu di sisi lain, Fahri menyuruh beberapa asistennya untuk mencari alamat rumah Zara maupun pondok pesantren milik Ayahnya zara.setelah mendapatkan alamat nya, Fahri memutuskan untuk pergi ke pondok pesantren Hasan dan bertemu dengan ayah dari Zara untuk menyampaikan maksudnya untuk melamar Zara.
sesampainya Fahri bersama dengan ayahnya di pondok pesantren,ayah Fahri yang merupakan salah satu dari teman Hasan pun menghampiri Hasan di ruang kerjanya dan menyampaikan maksud kedatangannya kemari sementara Fahri masih harus mengangkat telepon bisnisnya di mobil.
"assalamualaikum Hasan....." ucap ayah Fahri
"waalaikumsalam....eh pak Hermawan.... silahkan masuk pak...." jawab Hasan sambil mempersilahkan ayah Fahri duduk.
"apa kabarmu sekarang Hasan???.....tentu kau masih ingat denganku kan...." canda ayahnya Fahri
"tentu lah pak Hermawan.....kita kan teman.mana mungkin saya melupakan teman saya sendiri.oh iya ngomong ngomong ada perlu apa sampai pak Hermawan datang sendiri ke pondok pesantren saya ???" tanya Hasan
__ADS_1
"gini Hasan....ingat tidak dulu sewaktu istri kita hamil....kita berdua pernah berjanji bahwa jika anak kita akan kita jodohkan.anakmu akan saya jodohkan dengan anak saya...." ucap ayah Fahri