Ketulusan Cinta Hasan Untuk Saidah

Ketulusan Cinta Hasan Untuk Saidah
39


__ADS_3

sesampainya di villa,Hasan menyuruh Shinta untuk beristirahat sejenak di kamar Hasan dan saidah sementara Hasan masih ingin melanjutkan jalan jalannya bersama saidah.


"Shinta....untuk sementara ini kamu istirahat dulu ya dikamarku dan juga saidah.nanti kami akan menyiapkan kamar untuk kamu setelah kami selesai jalan jalan......" ucap Hasan


"iya mas..... terima kasih" ucap Shinta


setelah menyuruh Shinta untuk beristirahat di kamarnya,Hasan kemudian mengajak saidah untuk berjalan jalan.sementara itu Shinta yang pergi ke kamar Hasan dan saidah untuk beristirahat merasa marah dan terbakar api cemburu saat melihat foto pernikahan Hasan dan saidah yang terlihat sangat mesra dan bahagia.


"mas Hasan..... seharusnya aku yang menjadi istri kamu.bukannya saidah itu.seharusnya aku yang berada di samping kamu bukannya si saidah itu..... tidak.....kali ini aku tidak akan membiarkan saidah merebutmu dariku.


sekarang karena aku sudah disini.....aku akan merubah semua jalan hidupmu mas.....kamu hanya akan menjadi milik aku seorang." ucap Shinta.


setelah lama berjalan jalan di luar,Hasan dan saidah pun akhirnya kembali ke villa.segera saja saidah menyiapkan kamar untuk Shinta agar dirinya tidak tidur di kamar nya dan juga suaminya hasan.setelah menyiapkan kamar untuk Shinta,saidah menyuruh Shinta untuk pindah ke kamar yang sudah ia siapkan untuknya.

__ADS_1


saat saidah menyuruhnya untuk pindah ke kamar yang telah disiapkan,Shinta merasa marah karena dirinya tidak mau untuk pindah dari kamar Hasan dan juga saidah.


sementara itu saidah yang melihat kelakuan Shinta,merasa kalau sikap Shinta kepada Hasan bukan seperti hubungan antara adik ke kakak.maka ia pun memperingatkan Shinta untuk tidak mengganggu hubungan rumah tangganya bersama dengan Hasan.


"Shinta.....mbak sudah menyiapkan kamu kamar di sebelah.sekarang kamu boleh pindah ke kamar sebelah...." ucap saidah


"tidak mbak.....Shinta mau disini...." jawab Shinta


"tidak Shinta.....ini bukan kamar kamu.ini kamar aku dan mas hasan.kamar kamu sudah aku siapkan disana...." ucap saidah


"SHINTA......dengar ya....aku tidak mau bersikap kasar padamu.sekarang aku mohon kamu pindah ke kamarmu!!!!" ucap saidah yang mulai emosi


"APA.....mau kasar ya kasar saja.....aku tidak takut...." ucap Shinta.

__ADS_1


"sepertinya dugaanku tentang hubunganmu dengan mas Hasan memang benar.kamu memperlakukan mas Hasan bukan seperti Sikap seorang adik kepada kakaknya.melainkan seperti yang lain" ucap saidah


"kamu akan tahu nanti...... seperti apa hubungan aku dan mas Hasan" ucap Shinta


"SHINTA......aku peringatkan kamu.... jangan pernah coba coba untuk merusak hubungan rumah tanggaku.jika kamu berani macam-macam,aku tidak akan tinggal diam saja.


ingat....sekarang aku adalah istrinya mas Hasan dan kakak iparmu,jadi bersikaplah sewajarnya.sekarang cepat kamu pergi dari kamarku..... CEPAT....." ucap saidah marah


Shinta yang merasa kalau ancaman saidah tidak main main untuknya, langsung seketika itu pergi meninggalkan kamar Hasan dan saidah.ia merasa kalau saidah tidak selemah yang ia kira.


"hmmm saidah..... sepertinya kamu tidak selemah yang aku pikirkan.kamu rupanya juga bisa mengancam ku juga....oke kalau begitu sekarang aku tidak boleh untuk meremehkanmu sekarang...." ucap Shinta.


sementara itu saidah mendengar apa yang dikatakan oleh shinta.karena saidah mengikuti Shinta diam diam dan ingin mengetahui rencana jahatnya.setelah ia mengetahui rencana jahat Shinta,saidah berjanji untuk tidak akan membiarkan Shinta bisa merebut Hasan darinya.

__ADS_1


"Shinta....aku tidak akan pernah membiarkan rencana jahatmu berhasil.aku akan menggagalkan rencana jahat mu.aku tidak akan membiarkan kamu merebut mas Hasan dariku, karena mas Hasan adalah suamiku dan akan tetap menjadi milikku..." ucap saidah


__ADS_2