
setelah itu acara dilanjutkan dengan memberikan seserahan yang akan diabadikan di dalam foto.fahri memberikan Zara seserahan darinya satu persatu.
seserahan itu adalah bukti pemberian Fahri sebagai seorang suami kepada Zara yang menyimbolkan bahwa ia sanggup memberi dan menafkahi Zara lahir dan batin.
kini habis sudah rangkaian acara pernikahan hari ini.sekarang waktunya untuk Zara membawa semua barang-barang nya untuk pindah ke rumah milik Fahri.
kepindahan Zara ini membuat Hasan dan saidah sedih.karena mulai sekarang tanggung jawab putrinya itu akan ia serahkan kepada Fahri.
"bapak Hasan.....umik saidah.....saya mohon ijin kalian untuk membawa Zara pergi bersama dengan saya...." ucap Fahri
"iya nak.....kami berdua memberikan ijin kepada kamu untuk membawa Zara.....nak Fahri..... tolong jaga Zara ya nak.....kami berdua merasa tenang jika Zara berada dalam penjagaan nak Fahri...." ucap Hasan
"pasti.....pasti...saya akan selalu menjaga Zara seperti yang pak Hasan dan umik saidah pesankan pada saya...." jawab Fahri
"umik....Abi....Zara pamit ya.....umik dan Abi jangan lupa jaga diri baik-baik.....Zara akan selalu ingat akan nasihat umik dan Abi untuk Zara...." ucap zara
__ADS_1
"iya nak.... jaga juga dirimu baik baik..." ucap saidah
setelah itu Fahri dan juga Zara berpamitan kepada Hasan dan saidah.setelah itu Zara dan Fahri masuk ke dalam mobil dan meninggalkan rumah Zara.
setelah kepergian Fahri dan Zara.....di kediaman Zara....tak lupa pak Hermawan memohon izin untuk Fahri membawa Zara pergi kepada Hasan dan saidah.
"Hasan...ibu saidah..... saya mohon ijin untuk anak saya Fahri....yang telah membawa Zara pergi untuk tinggal di rumah Fahri...." ucap ayahnya Fahri
"iya pak Hermawan.....saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih saya....karena pak Hermawan mau menjadikan putri saya Zara sebagai menantu dan istri untuk anak pak Hermawan...." ucap Hasan
"iya Hasan.... sama sama.kalau begitu saya mohon pamit..... Hasan.... ibu saidah..... assalamualaikum...." ucap pak Hermawan
setelah itu pak Hermawan beserta rombongan keluarga yang lain mulai menyusul Fahri untuk menuju ke rumahnya.
mobil Fahri akhirnya sampai di perumahan elit bergaya modern.dan berhenti di salah satu rumah paling mewah dan besar di antara rumah rumah yang lain.
__ADS_1
"mas Fahri....kok berhenti????" tanya zara
"karena kita sudah sampai....Zara di depan mu adalah rumah yang akan kita tempati bersama...." jawab Fahri
"Masya Allah....mas....ini kita sungguhan akan tinggal di rumah ini????" tanya zara tidak percaya
"iya istriku....masa mas bohong sih.... sekarang ini adalah rumah kita....mari sekarang kita masuk ke dalam..... akan aku tunjukkan pada Zara kamar kita...." ajak Fahri
setelah itu Fahri memarkirkan mobilnya di garasi rumahnya dan mengajak Zara masuk ke dalam rumahnya.
saat masuk ke dalam rumah Fahri.....Zara merasa sangat takjub dengan keindahan dan kemegahan rumah fahri.maklum....baru kali ini Zara melihat rumah yang semewah dan semegah rumah Fahri.
"bagaimana istriku???? apakah kamu suka dengan rumah kita ini????" tanya Fahri
"Zara suka mas....tapi kamar mas Fahri dan Zara ada di sebelah mana???? karena Zara bingung .....semua pintu dan kamar disini desainnya sama semua...." ucap Zara bingung
__ADS_1
"hahahaha.... kalau Zara ingin tahu....kamar kita ada di sebelah timur....kamar ke tiga dari kamar ini....Zara silahkan kesana dulu....mas mau memasukkan barang barang Zara sambil menunggu kedatangan ayah" ucap Fahri
"iya mas..." jawab Zara dan bergegas menuju ke kamarnya dan Fahri.