Ketulusan Cinta Hasan Untuk Saidah

Ketulusan Cinta Hasan Untuk Saidah
8


__ADS_3

Hasan berteriak sambil menangisi keadaan persoalan yang tengah dihadapinya sekarang.sementara itu saidah yang terus menangis dan berlari meninggalkan Hasan masih terus berlari.


ia ingin lari dari kenyataan pahit yang dirasakannya.sampai sampai saidah berhenti di sebuah taman di belakang pondok pesantren milik Hasan dan menangis dengan keras disana.ia luapkan kesedihannya sendiri di taman yang sepi itu.


"aaaaaaaaaa...... aku tidak tahan lagi dengan semua ini.aku ingin menyudahi hubungan ini.....ayah..... apa kau mendengarkanku diatas sana? aku ingin menyudahi semua ini..... aku ingin menyudahi semua ini....."tangis saidah.


saat saidah tengah meluapkan kesedihannya,


tiba tiba dari arah belakang ada yang menghampirinya.ternyata orang itu tak lain adalah reyhan.lelaki yang saidah cintai.reyhan tidak tahu kenapa saidah menangis di taman yang sepi ini.


"sssaaidah.....ini kamu kan????" sambil membalikkan badan saidah ke arahnya dan melihat wajahnya.setelah mengetahui kalau itu benar benar saidah, Reyhan tidak percaya kalau ia akan bertemu lagi dengan saidah.


tapi setelah mengetahui kalau saidah tengah menangis,Reyhan berusaha untuk menenangkan saidah dan berusaha menanyakan apa yang terjadi.


"saidah... kamu menangis?" tanya Reyhan yang hanya dibalas dengan air mata saidah.


setelah itu Reyhan mengeluarkan sapu tangan dari jasnya dan mengusapnya dengan perlahan ke wajah saidah yang penuh dengan air mata kesedihan dan menenangkannya.


"hey..... saidah tenanglah.....ada aku disini... tenanglah.katakan padaku apa yang terjadi sehingga membuatmu menangis seperti ini." tanya Reyhan

__ADS_1


"aku tidak apa-apa Rey.... terimakasih sudah peduli padaku"jawab saidah


"iya sama sama.ngomong ngomong gimana sekarang kabarmu dan kabar ayah saidah.sudah lama kan kita tidak ketemu? "tanya Reyhan


"kabarku baik tapi ayah....."


"ada apa dengan ayah saidah ?" tanya Reyhan


"ayah sudah tidak ada lagi di dunia ini.ayah sudah meninggal Rey...."jawab Reyhan


"innalilahi wa innailaihi Raji'un, maafkan aku saidah aku gak bermaksud untuk membuatmu sedih "jawab Reyhan


"terus sekarang kamu tinggal sendiri"


"enggak Rey... aku tidak tinggal sendiri.sebelum ayahku meninggal,ia menyuruhku untuk menikah dengan laki-laki pilihannya.jadi sekarang aku tinggal bersama dengannya."


"aaapa menikah...... apakah kamu mencintainya saidah ?"


"enggak.... aku enggak pernah sekalipun mencintainya.karena aku..... aku cinta sama kamu Reyhan....."

__ADS_1


Reyhan yang mendengar hal itu sontak saja membuat dirinya terkejut.ia tidak mengira kalau saidah masih mencintainya.


"saidah.... sebenarnya aku juga masih mencintai kamu saidah.tapi.....apakah suamimu mengetahui akan hal ini ?"tanya Reyhan


"ia sudah mengetahui hal ini sebelum kami menikah"jawab saidah


"kalau begitu maukah saidah untuk menjadi istrinya mas....? mas janji akan membuat saidah bahagia dan melupakan semua kesedihan yang saidah alami" pinta Reyhan


"sudah sejak lama saidah menunggu saat saat seperti ini mas... iya saidah mau menjadi istrinya mas...."jawab saidah


"oke kalau begitu aku akan mengurus semua surat surat perceraian saidah dan suami saidah secepatnya ke pengadilan.supaya kita bisa secepatnya menggelar pernikahan."


"iya mas saidah setuju"


"sementara itu sambil menunggu surat perceraian selesai diurus, bagaimana kalau besok mas ajak saidah untuk jalan jalan? "tawar Reyhan


"iya mas saidah mau" jawab saidah


"ya sudah kalau begitu besok pagi mas jemput saidah di cafe dekat sini ya..."

__ADS_1


"iya mas"


__ADS_2