Kisah Cinta Anak Indigo

Kisah Cinta Anak Indigo
Perkenalan


__ADS_3

Aku faldi yang akrab di panggil aldi dan teman ku yang bernama agus adalah siswa baru di sekolah SMA , saat acara mos aku dan agus melihat dua gadis yang cukup membuat kami tertarik dan kedua gadis itu juga berasal dari SMP yang sama salah satu gadis tersebut hampir setiap saat terlihat seperti ketakutan dan selalu bersembunyi di belakang temanya kalu enggak begitu menyembunyikan mukanya di bahu temanya itu hampir setiap ada teman yang mengajaknya berkenalan sehingga teman teman baru menggapnya aneh karena takut dengan sesama manusia,


 Saat kegiatan mos di muai kakak kakak osis menyuruh membuat kelompok berisi empat orang anggota dan saat aku lihat dia hanya berdua dengan temanya beda denganku yang mendapay kelompok karena saat aku melihat sosok sosok yang mengikuti orang orang aku tidak pernah memperdulikannya dan berusaha cuwek cuwek saja padahal sebenarnya juga ada rasa takut namu saat masuk SMA aku sudah terbiasa jadi yaudah lah kan dia tidak mengganguku pikirku, dan aku bertanya dengan kakak osis apakah boleh jika kelompoknya campur ada ceweknya


"kak maaf dalam kelompok boleh enggak kalau ada ceweknya" tanyaku pada osis


"boleh saja memangnya kenapa" kata kakak osis menjawab dan balik bertanya


"itu kak aku ingin membuat dengan mereka berdua" jawabku sambil menunjuk


"kenapa kok mau sama mereka..?" tanya kakak osis


"aku lihat teman teman yang lain seperti tidak mau satu kelompok dengan merekan, apa lagi kegiat mosnya kan berkelompok pasti tanpa kita ketahui kakak osis sudah membuat agenda yang mengharuskan empat orang bekerja sama dan jika hanya berdua kan pasti kesusahan apa lagi kakak sudah capek capek merencanakan acara cadi acak acakan karena ada yang mendapatakan kelompok hanya dua orang" jawabku ketus


"pengertian juga kamu, yaudah sana cepat membuat kelompok" jawab kakak osis


"ok kak" jawabku tersenyum


 Setelah itu aku menghampiri mereka berdua dan berkenalan tapi saat aku mau mengajak agus dia malah yang ragu ragu karena malu


"al kamu ada ada saja deh jadi malu aku baru masuk sudah dapat kenalan cewek lagi' kata agus


"sudah ikut aja nanti kamu juga tau gus apa penyebabnya"


"hay aku faldi panggil aja al atau aldi juga bisa, fal pun juga bisa" sapa ku sok akrab


"aku cika dan ini teman ku ririn" jawab cika mengenalkan


"oh iya ini teman ku agus, kami boleh membuat kelompok dengan kalian..?" kataku mengenalkan dan bertanya


"boleh kok dan terimakasih ya sebelumnya karena sudah mau membuat kelompok dengan kami soalnya kami juga kesulitan karena ririn temanku selalu di jahui teman teman yang lain" kata cika menjelaskan


"oh masalah itu enggak apa apa kok aku sudah tau" jawbku


"k-kamu tau apa" tanya ririn


"aku tau ada yang membuat mu takut sehingga bersika seperti ini" jawabku pede pede aja


"ja-jangan bilang kamu bisa melihat yang tak bisa di lihat orang lain" kata ririn bertanya


"mampus dah aku salah bicara lagi" ucapku dalam hati


"maaf ya al ririn ini bisa melihat sosok ghoib jadi mengiranya kamu juga bisa melihat" jelas cika


"hehehe iya aku enggak apa apa kok aku juga pernah melihat seperti itu kok itu juga baru sekali dan kebetulan" jawabku


"sssuuttt.. bukanya kamu bisa ya al" tanya agu berbisik padaku

__ADS_1


"kamu diam saja aku tidak ingin mereka tahu dulu karena aku masih ingin memastikan ririn beneran bisa melihatnya atau tidak" jawabku berbisik pada agus


"baik lah adik adik kalu sudah mendapat kelompok semua tolong di catat ya untuk perlengkapan yang harus di bawa besok" kata kakak osis memberi pengumuman untuk acara besok


 Setelah mencatat nama kelompok dan barang yang harus di bawa besok kami membagi tugas untuk besok membawa barang barang tersebut, setelah itu acara di tutup dan kami semua di perbolehkan pulang untuk menyiapkan barang yang harus di bawa besok jadi aku langsung saja menyiapkan barang barang tersebut di rumah agus karena tidak jauh dari sekolahan setelah sampai di rumahnya agus langsung saja aku siapkan yang aharus di bawa besok dan agus menyiapkan bagianya dan saat itu aku bercerita pada agus kalau ririn itu juga indigo sepertiku


"gus..?" panggilku


"apa..?" jawab agus


"masih ingat yang di katakan cika..?" tanyaku


"masih memangnya kenapa" jawab agus bertanya balik


"itu beneran kalau ririn juga anak indigo" jawabku


"sama kayak kamu dong al" jawab agus


"iya gus" jawabku


"yaudah pacarin aja" kata agus meledek


"baru juga kenal gus enggak mungkin dia suka sama aku" jawabku


"tapi kamu jatuh cinta pada pandangan pertama kan" tanya agus


"iya lah..! ada gadis secantik itu mana mungkin tidak ada yang suka" jawbku


"tunggu waktu yang tepat dulu lah gus aku juga harus pastiin dia juga suka padaku" jawabku


"iya terserah kamu" jawab agus


"itu cika juga tidak kalah cantik lo gus kamu enggak mau..?" tanyaku sambil meledek


"eng-enggak" kata agus menjawab sambil menahan malu


"kalau enggak mau kenapa keliatan merah muka kamu gus" tanyaku


"sudah..! suadah siap semua punyaku, punyamu bagai mana..?" tanya agus mengalihkan topik


"sudah kok yaudah aku pulang dulu capek mau tidur" jawabku


"yaudah sana pulang" jawab agus masih sebal


"jangan sok sok an benci lo gus entar jadi cinta lo" jawab ku meledek


"sudah pulang sana aku mau tidur capaek" jawab agus jengkel

__ADS_1


 Aku pun langsung pamit dan pulang kerumah, saat di tengah jalan aku melihat ririn lagi belanja barang barang dengan cika aku pun mencoba mendatanginya siapa tau butuh bantuan


"hay rin, hay ka" sapa ku


" loh aldi, dari mana kamu..?" tanya ririn


"habis siapin barang barang yang mau di bawa besok" jawabku


"lah..? enggak bawa apa apa bilang menyiapkan barang barang yang mau di bawa besok..?" tanya cika


"iya tadi aku tarud di rumah agus kan lebih dekat ke sekolah dari pada rumah aku" jawabku


"pantesan enggak bawa apa apa" kata ririn


"kalian butuh bantuan enggak..?" tanyaku


"kami sudah selsai semua kok cuma bawanya agak kerepotan karena lumayan banyak" jawab cika


"yudah sini aku bantu bawain" jawabku


"rin ini mau di taruh rumah kamu apa rumah aku" tanya cika


"sama sama jauh ka gimana ya ini juga sudah kerepotan bawanya" jawab ririn


"gimana kalau sekalian di taruh di rumah agus, jadi bisa sekalian besok aku dan agus bantuin bawa"


"memangnya tidak masalah kalau di taruh sana..?" tanya cika


"enggak masalah kayaknya kan juga kebutuhan sekolah" jawab ku


"yaudah boleh" jawab ririn


 Aku pun menelfon agus untuk mengabari kalau ririn dan cika mau titip barang sekalian "kriingg..." dering telfon agus


"iya siapa.?" tanya agus menjawab panggilan telfon


"sudah tidur..?" tanyaku balik


"yaelah ngapain sih masih ganggu belom puas masalah tadi" kata agus


"buka itu gus ini ririn sama cika mau titip barang di rumahmu boleh enggak nih" kataku


"oh bawa ke sini aja kalau gitu" jawab agus santai


"iya lah aku bawa kesitu masak haru pakai kurir" jawabku kesal


"iya iya udah buruan" jawab agus

__ADS_1


"iya" jawabku


 Setelah itu kami membawa barang barang itu kerumah agus dan menitipkan semua barangnya di sana, setelah selsai menurunkan barang kami langsung saja pulang kerumah masih masing karena kasihan sama agus yang terlihat sudah sangat mengantuk


__ADS_2