
Keesokan paginya kami berangkat seperti kemarin berkumpul dulu di rumah agus lalu baru berangkat ke sekolah setelah kemarin belanja perlengkapan dan cemilan kami berangkat ke sekolah seperti orang mau pindah rumah karena barang yang kami bawa lumayan banyak apa lagi soal cemilannya dua tas hanya berisi cemilan seakan akan mini market berjalan, setelah kita sampai kita langsung berkumpul di lapangan untuk upacara pembukaan dan anggota osis meberi dua tenda perkelompok setelah itu kami di suruh mendirikan tenda yang sudah di berikan setelah memilih tempat kami langsung mendirikan tenda dan segera menaruh barang barang kami karena lumayan berat kami juga membagi tugas siapa yang mendirikan tenda dan mengambil persedian air pasti waktu malam tidak di perbolehkan meninggalkan tenda dan kusus kelompok kami di beri satu pengawas sendiri karena kelompok kami cewek dan cowok tidak seperti yang lain yang cowok semua dan cewek semua, dan kebetulan sekali agus mengenal pengawas di kelompok kami jadi bisa sedikit bebas untuk tidur larut malam.
"kak dewi" sapa agus
"kamu sekolah disini gus" tanya kak dewi
"iya kak kan kakak juga lihat aku mengikuti kegiatan disini" jawab agus bercanda
"iya tau gus tapi katanya enggak mau sekolah disini karena gak mau bertemu dengan kakak" jawab kak dewi
"memangnya aku pernah bilang begitu kak..?" jawab agus balik bertanya
"enggak tahu udah lupa" jawab kak dewi
"situ yang bilang situ juga yang lupa" jawab agus meledek
"sudah buruan selesain abis ini ada acara kuis" printah kak dewi memberi tahu
"iya kak" jawab kita bersama
"yasudah kalian pelih dua orang perwakilan buat ikut kuis" kata kak dewi
"yaudah cika sama agus aja yang jadi perwakilan" jawabku
"ya enggak bisa begitu dong al" kata cika
"sudah ka enggak apa apa kamu kan juga pintar" jawab ririn
"al.. al.. tetep enggak berubah dari dulu kalau suruh mikir pasti aku" kata agus
"biasa gus" jawab ku
Setelah itu agus dan cika mengikuti kuis, aku dan ririn di suruh kak dewi untuk mengumpulkan kayu bakar untuk acara puncak ya itu api unggun setlah selesai mengumpilkan kayu bakar kami menunggu di tendan karena acara kuisnya belum selesai
"al terimakasih ya sudah mau jadi teman kami" kata ririn
"oh iya rin sama sama" jawabku
"kamu beneran tidak masalah berteman dengan kami" tanya ririn
"iya rin memangnya kenapa..?" tanyaku
__ADS_1
"iya kan biasanya masa SMA seperti ini masa yang paling di tunggu remaja seperti kita takutnya kamu menyesal suatu saat karena berteman dengan kami yang aneh ini" kata ririn bertanya
"aku pastikan lagi ya rin aku tidak akan menyesal dengan pilihanku ini dan berhenti bilang kalau kalian berdua aneh tolong" kataku
"aku tidak menyangka kalau ada cowok yang baik seperti kalian berdua" kata ririn
"maaf ya rin apa dulu kalian sering di buly sama anak cowok" tanyaku
"iya yang cewek lebih ke takut saja apa lagi kalau aku bilang apa yang aku lihat mereka pasti takut dan tidak percaya dan banyak yang bilang kalu aku cerita apa yang aku lihat merekan menggapnya seperti nasib sial akan datang" kata ririn menceritakan
"pantesan kalian selalu berdua dan banyak yang enggak suka"jawab ku
"iya al aku sampai bingung apa aku akan selalu begi" kata ririn
"tapi sekarang kenyataannya sudah enggak kamu mengenal aku dan agus" jawabku
"iya aku senang sekali bisa berteman dengan kalian dan mau menerima kekurangan ku" kata ririn
"aku juga senang kok rin" jawabku mulai kehabisan topik
"em.." ririn diam bingung mau bicara
"ada apa rin..?" tanyaku
"memangnya kenapa ri..?" tanyaku
"ada sosok yang mengikuti kalian tapi auranya baik dan berwujud kera setengah manusia gitu" jawab ririn
"kamu melihatnya rin..?" tanyaku keceplosan
"iya aku melihatnya memangnya kenapa..?" tanya ririn
"enggak apa apa kok rin" jawabku
"bentar al kamu kok terkejut seperti itu jangan jangan kamu sudah tahu atau bahkan juga sudah melihatnya sendiri" tannya ririn baru sadar
"e..bagai mana ya rin bilangnya" jawabku bingung
"al jangan jangan kamu seperti aku juga..?" tanya ririn
Tiba tiba cika dan agus sudah balik ke tenda dan dapat menggati topik pembicaraan karena ririn sepertinya tidak ingin cika tau soal kejadian ini
__ADS_1
"ngobrol apa kok kelihatanya seru banget..?" tanya cika
"aku cerita soal aku yang bisa melihat hal hal ghoib pada alid" jawab ririn
"pantesan serius banget" jawab agus
"iya gus kayak menguji nyali gitu" jawabku
"ayo siap siap kalian sudah waktunya kegiatan selanjutnya ini" kata kak dewi yang baru datang
"siap kak" jawab kami
Setelah itu kami melakukan kegiat menjelajah ke berbagai tempat ayang sudah di siapkan oleh kakak kakak pembina dan osis, kami pun menuju ke lapangan untuk menerima informasi ada berapa pos yang haru di lewati dan kami harus menentukan nama kelompok untuk laporan dan kami sepakat kalau nama kelompok kami adalah mawar hitam, setelah selesai kelompok kami langsunh berjalan menuju ke pos pertama.
Pos pertama kami di suruh menutup mata dan mencium aneka bahan dan menebak nama bahan tersebut dan perwakilan dari kelompok kami adalah ririn karena cika yakin ririn bisa
"lapor kelompok mawar hitam sudah sampai dan siap menerima tugas dari kakak" kata ku melapor sebagi ketua kelompok
"baik laporan saya terima, pilih satu anggota kalian untuk perwakilan menjalankan tugas" kata kakak yang ada di pos pertama
"baik kak saya memilih ririn dari kelompok mawar hitam untuk menjalankan tugas dari kakak" jawabku
Setelah selesai kami melapor kembali dan melanjutakn ke pos berikutnya
"lapor tugas dari kakak sudah kami laksanakan ijin untuk melanjutkan perjalanan" kataku melapor
"baik, lanjutkan" jawab kakak tersebut
Kami melanjutkan perjalanan menuju ke pos selanjutnya yaitu pos ke dua dan melapor kembali kepada kakak yang ada di pos ke dua
"lapor kelompok mawar hitam sudah sampai dan siap menerima tugas dari kakak" kataku melapor
"baik laporan saya terima, sekarang kalian bekerja sama untuk menyelesaikan sandi yang kakak tulis di kertas ini" kata kakak yang menerima laporan
"baik" jawabku
Kami bekerja bersama untuk menyelesaikan tugas tersebut dan beruntung sekali cika lumayan hafal dengan sadi sandi yang di tulis jadi lebih mudan dan yang sebenarnya mengerjakan hanya cika kami bertiga cuma ikut berdiskusi dan gantian mencatat saja
"lapo tugas dari kakak sudah kami laksanakan, ijin untuk melanjutkan perjalanan" kataku melapor sambil memberikan tugas yang di berikan tadi
"baik, silahkan" kakat kaka yang menerima laporan
__ADS_1
Setelah itu kami melanjutkan perjalanan untuk menuju ke pos selanjutnya tapi saat di tengah perjalan ririn kelihatan katakutan jika haru melewati sebuah tumbuhan bambu yang seperti hutan yang begitu lebat dan saat aku melihatnya ada sosok hari mau yang siap menerkam dan aku memerintahkan untuk berheti sejenak sambil beristirahat