Kisah Cinta Anak Indigo

Kisah Cinta Anak Indigo
Pulang sekolah


__ADS_3

 Setelah kami selesai berkemas aku dan agus langsung menuju lapangan utara sekolah untuk menepati janji kami yang mengajak berantem teman sekelas dan mereka beneran datang dengan membawa delapan orang aku dan agus cukup senang karena merekan tidak hanya berempat saja karena jika hanya berempat aku dan agus tidak pusa karena hanya seperti pemanasan saja tanpa ada perlawanan, tanpa menunggu berlama lama kami memulai dan sebelum itu aku dan agus sudah sepakat untuk meladeni mereka empat orang empat orang


"gus kamu urus empat orang aku urus empat orang" kata ku


"baik kapten" jawab agus


"yang selesai terakhir teraktir di warung" kataku untuk menyemangati


"lumayan nih apa lagi sampai tiga hari di teraktir" jawab agus


"yosh setuju tiga hari teraktir"


  Kemudian kami berantem dengan mereka dan setelah selesai aku berhasil menghabisi mereka duluang dengan selisih lima menit lebih dulu dari agus jadi agus yang teraktir selama tiga hari dan tanpa kami sadari ririn, cika, kak dewi, dan kak bily menyusul kami yang telah selesai berantem, ririn terlihat sangat khawatir kepadaku karena melihat mereka semua yang masih tergeletak di lapangan ada delapan orang dan saat ririn melihat ku ririn langsung berlari ke arahku dan tanpa sadar memeluk ku dan bertanya ke adaan ku


"al kamu tidak apa apa" tanya ririn memeluk


"aduh, aduh, aku enggak apa apa kok rin" jawabku sambil menahan sakit


"ehem.!! rin.?" kata cika memanggil


"eh ma-maaf ada yang sakit enggak" tanya ririn sambil menahan malu


"enggak ada kok cuma luka memer kena tonjok aja"jawabku


"aduh kau al bikin khawatir aja yaudah mampir kerumah kak dewi dulu ya biar aku obatin lukanya" kata ririn


"gus sini biar aku obatin lukamu" kata cika


"eh eng-enggak usah ka enggak apa apa" jawab agus


"sudah kamu nurut aja dari pada tambah parah" jawab cika


"ah jadi ingin berantem juga" kata kak bily


"apa.!!" jawab kak dewi


"eng-enggak dek enggak" jawab kak bily


"ya sudah ayo kita kerumah ku" kata kak dewi


"memangnya enggak apa apa kak" tanya ku


"enggak apa apa kok" jawab kak dewi


"iya kalian yang enggak apa apa aku yang bakalan kenapa kenapa" jawab agus


"lagian kalian berdua kenapa si" tanya cika


"habisnya mereka sudah kelewat batas jadi butuh sedikit pelajaran" jawabku


"sudah jangan bawel buruan naik aku bonceng" kata ririn


  Setelah itu kami semua ke rumah kak dewi untuk mengobati luka luka ku dan agus sesampainya dirumah kak dewi ternyata ibunya ada diruma dan mulai panik karena ibunya dewi mengenal agus dan keluarganya takutnya agus akan di marahi jika orang tuanya tahu kalau dia berantem lagi

__ADS_1


"aku pulang" kata kak dewi sambil membuka pintu


"nak sudah pulang" jawab ibu kak dewi


"iya bu, kotak p3k nya di mana bu" tanya kak dewi


"buat apa nak" tanya ibu kak dewi


"itu agus berantem" jawab kak dewi


"di mana dia sekarang nak" tanya ibu kak dewi


"itu nungguin di depan" jawab kak dewi


"kenapa enggak disuruh masuk" tanya ibu kak dewi


"lupa bu buru buru soalnya" jawab kak dewi


  Ibu kak dewi langsung kedepan dan meihat keadaan agus dan saat melihat teman teman yang lain juga ibu kak dewi mempersilahkan kami masuk dan menunggu di dalam rumah


"ayo silahkan masuk dulu" kata ibu kak dewi


"iya tente" jawab kami


"agus sudah lama kamu enggak main kesini" tanya ibu kak dewi


"heheh, iya tante sibuk sekolah banyak tugas enggak sempat main" jawab agus


"kamu masih suka berantem ya gus" tanya ibu kak dewi


"maksud kamu gus" tanya ibu kak dewi


  Tidak lama kak dewi datang dengan membawa kotak p3k dan air hanggat untuk mengompres dan mengobati lukaku dan agus, kami akhirnya beristiraht dan di obati di rumah kak dewi


"ini air hangat dan kotak p3k nya" kata kak dewi memberi


"maksud kamu tadi apa gus, kok kamu bisa berantem lagi" tanya ibu kak dewi


"jadi begini tante mereka berantem karena melihat aku di godain cowok lain dan aku di perlakukan tidak senonoh sama mereka lalu mereka berdua marah dan mengajak berantem cowok yang menggodaku" kata ririn menjelaskan


"oh yasudah kalau begitu buruan di obati lukanya tante tinggal dulu ya" kata ibu kak dewi sambi pamit


"ibu mau berangkat kerja" tanya kak dewi


"iya nak maaf ya ibu tinggal dulu" jawab ibu kak dewi


"iya bu enggak apa apa, hati hati di jalan" jawab kak dewi


"iya" jawab ibu kak dewi


 Setelah ibu kak dewi berangkat kerja ririn langsung mengobati lukaku dan agus di obati oleh cika lalu kak dewi menawarkan minum untuk kita dan agus langsung request untuk meminta air dingin kepada kak dewi


"kalian mau minum apa" tanya kak dewi

__ADS_1


"air dingin kak kalau ada es jeruk" jawab agus santai


"ni anak memang enggak berubah" kata kak dewi


"nih buat kamu" memberi buah jeruk dingin


"ya ampun kak, tadi nawarin minuman kenapa di kasih buah" jawab agus


"iya iya" jawab kak dewi sebal


"sstttttsss" suaraku menahan sakit


"kenapa al sakit ya maaf" kata ririn


"enggak apa apa rin, em lebih pelan sedikit ya" jawabku


"aduh, ssttttss, pelan sedikit dong ka" kata agus


"sudah tahan aja berani berantem kok begini saja kesakita" jawab cika


"iya, iya, aduh, aduh, aduh, pelan pelan cika" jawab agus nahan sakit


"berisik banget diam dan tahan" jawab cika


"dek" kata kak bily memanggil kak dewi


"iri, ingin kayak mereka" jawab kak dewi


"enggak jadi deh" jawab kak bily


"lain kali enggak usah kayak begini lagi ya al" kata ririn


"mana bisa rin aku melihat cewek yang aku suka di gerepe seperti itu" jawabku keceplosan


"al kamu beneran suka sama aku" tanya ririn


"em i-itu anu" jawabku ke bingungan


"ni minumanya" kata kak dewi memecahkan suasana tegang sambil menaruh minuman di meja


"al al masih saja bego" kata agus


"kamu juga sama kali gus" jawab cika


"sama apanya" tanya agus


"masih nanya ya jelas lah sama sama bego" jawab cika


"selain kamu yang cuwek kasar kamu perhatian juga" kata agus enggak sengaja berbicara sambil bengong


"ka-kamu bi-bicara apa gus" tanya cika malu


"ah, bukan apa apa kok" jawab agus

__ADS_1


 Setelah selesai mengobati luka, kami beristirahat sejenak di rumah kak dewi setelah itu kami semua langsung pulang kerumah masing masing karena suda hampir malam karena ke asyikan ngobrol jadi lupa waktu


__ADS_2