Kisah Cinta Anak Indigo

Kisah Cinta Anak Indigo
Pembagian Kelas


__ADS_3

 Keesokan harinya setelah acara mos dan peramuka akmi masuk kesekolah untuk pembagian kelas dan ternyata kami semua satu kelas dan mengambil jurusan yang sama yaitu jurusan IPS perjurusan di bagi menjadi tiga kelas karena banyaknya murid  pada tahun ini biasanya hanya ada dua kelas saja untuk per jurusan dan kami mendapat kelas 1-B, saat mencari tempat duduk dan ada empat cowok yang tidak suka kalaua aku dan agus duduk di belakang ririn dan cika,


 Banyak yang bilang kalau empat cowok ini adalah berandalan di smpnya dulu dan teman teman yang lain bilang untuk segera minta maaf dan pindah dari kursi tersebut kami menuruti kata teman teman yang lain karena enggak mungkin juga kalau harus berkelahi di hari pertama masuk sekolah apa lagi pada hari itu juga peresmian siswa siswi baru, ternyata empat cowok tadi duduk di belakang dan di depan ririn dan cika mereka juga tidak segan atau takut untuk menggoda ririn dan cika maklum ririn dan cika termasuk cewek palinng cantik di sekolah apa lagi menurut teman seangkatan mereka tuju wanita tercantik di angkatan kami


 Tidak lama kemudian semua murid di suruh untuk ke aula sekolah untuk merayakan peresmian murid baru pada tahun ajaran baru, kami semua langsung bergegas menuju ke aula sekolah, aku yang melihat ririn dan cika selalu di godain sama empat cowok tadi mulai risih dan tidak nyaman tapi aku menahan diri untuk tidak berantem, setelah acara peresmian selesai kami berempat ke kantin untuk makan siang karena acara tadi lumayan lama juga


 Saat di kanti empat orang tadi mengikuti kami dan terus menggoda ririn dan cika hingga salah satu cowok tersebut berbuat kasar dan tidak senonoh kepada ririn aku sontak langsung menggebrak meja dan berdiri


"hei kawan jaga sikapmu itu ya" kataku


"hah kamu enggak terima jika peliharan kamu aku kasarin" jawab cowok tersebut


"mereka bukan hewan peliharaanku tapi mereka sahabatku" jawabku


"apa ini seorang ajung berlagak sok kuat di depan majikannya hahahah!!" jawab cok itu sambil tertawa


"sudah al jangan emosi aku enggak apa apa kok" kata ririn mencoba menenangkan ku


"mana bisa begitu rin di berbuat tidak sepantasnya kepadamu" jawabku


"hei kalian berdua apa kalian sudah merasa kuat dan jago ha" kata teman dari cowok tersebut


"al maaf aku juga sudah tidak tahan" kata agus


"sudah gus jangan ikut ikutan" kata cika melarang agus


"hoi jika kalian ingin ngajak kamiberantem ayo maju sini" kata cowok tersebut sambil memegang kerah bajuku


"kalian serius hanya empat orang saja" tanya agus mulai panas


"cih sombong sekali mulutmu itu" jawab cowok tersebut


"kalian masih kalah jumlah kalau musuh kami berdua lebih baik kumpulin teman teman kamu suruh datang di lapangan utara sekolah kami berdua saja sudah cukup" kataku


"kurang ajar!!!! awas aja kalian kami pastikan kalian pulang tidak langsung keruma" jwab salah satu teman cowok tersebut dan mereka pergi meninggalkan kami


"bawa teman yang banyak jangan lupa" teriak agus


 Akhirnya mereka pergi dengan raut wajah yang sangat marah dan ingin balas dendam, setelah itu kami melanjutkan makan kami karena tadi sedikit ada keributan jadi beberapa makanan kami tumpah dan aku membeli lagi dan sekalian bersihin yang tumpah tadi, selesai makan di katain kami memilih untuk mengunjungi exskul yang ada di sekolah tersebut karena baru pertama masuk jadi enggak ada pelajaran dan para kakak kakak senior juga sedang memamerkan exskul mereka masing masing dan tidak sedikit yang mengajak adek kelasnya untuk gabung dan saat kami berkeliling ada sebuah hiasan yang indah di depan ruangan dan saat kami baca ternyata exkul tersebut bernama exkul fotografi dan informatika, aku tertarik untuk mengikuti exskul tersebut apa lagi aku juga mengambil jurusan IPS jadi enggak jauh jauh banget dari jurusan


 Saat melihat lihat hiasan pada exskul tersebut kami melihat kak dewi dan kak bily kami pun menyapanya dan bertanya kepada mereka masih bisa gabung ke exskul tersebut atau tidak


"hai kak bil" kataku menyapa


"oh kalian sini sini" kata kak bil mengajak masuk untuk melihat alat alat yang tersedia


"eh ada kak dewi juga" kata cika


"oh hai" sapa kak dewi


"al gus ikut aku saja yuk kita lihat alat" ajak kak bily


"boleh tuh kak, ingin tahu spek komputer buat ngedit juga" kataku


"mereka berdua bagai mana al" tanya agus


"sudah santai saja kan ada kak dewi bareng mereka" jawabku santai


"oh ya sudah" jawab agus

__ADS_1


 Setelah itu aku dan agus berkeliling ruangan untuk melihat alat alat yang digunakan dan juga bagai mana pengoprasian alat tersebut dan kak bily sangat menikmati kunjungan kami dan menjadi pemandu untuk kami setelah sudah puas berkeliling dan bertanya berbagai hal aku mengajak kak bily dan agus untuk beristirahat, saat mau keluar ruangan kebetulan kami kembali bertemu dengan kak dewi, ririn, dan cika, mereka seperti sudah menunggu kami di depan ruangan dan terlihat banyak membawa minuman dan cemilan,


 Kami akhirnya memilih beristirahat di gazebo dekat kopsi sekolah dan saat itu kak dewi menawarkan kepada kami untuk gabung ke exskulnya, aku yang dari tadi sudah ingin sekali bertanya masih bisa gabung atau tidak malah di tawarin auto aku terima karena memotret adalah hobiku jadi aku sangan ingin mengembangkan belajarku tentang seni foto dan kamera dan di saat kak dewi bertanya kamera yang aku gunakan untuk memotret kak dewi dan kak bily agak terkejut karena spesifikasinya kamera yang aku gunakan lebih tinggi dari miliknya dan yang di miliki sekolah


"biasanya kamu memakai kamera apa al untuk memotret" tanya kak dewi


"pakai kamera DSLR merek canon tipe enam D kak"


"kamu serius al" tanya kak bily


"iya kak memangnya ada apa" tanyaku tidak tahu apa apa


"maaf nih al kalau kamu kecewa" kata kak bily berat hati


"memangnya kenapa sih kak" tanyaku kebingungan


"kamu sudah tau cara set up dan yang lainnya al" tanya kak dewi


"sudah kok kak sudah hafal di luar kepala" jawabku


"gini ya al kameramu itu sepeknya sudah melewai spek yang di sediakan sekolah apa lagi milikku dan bily" jelas kak dewi


"laterus kenapa kak aku kan ingin belajar tentang kamera kak" jawabku polos


"he al jadi kamu dari dulu enggak tahu sol sepek kamera yang  kamu punya" tanya agus


"enggak tahu aku aku cuma disuruh pakai dan terus belajar pakai saja" jawabku dengan enteng


"ya ampun merepotkan sekali kamu al" jawab agus


"terus kamu punya berapa unit al" tanya kak bily


"sulit di percaya" kata kak dewi


"oh iya kak aku juga mau ikut exskul kakak boleh" tanya ririn


"tentu saja boleh" jawab kak dewi


"em rin kamu punya kamera sendiri apa mau minjam dari sekolah" tanya kak bily


"aku punya kok kak aku juga hobi motret juga, tapi enggak tahu kenapa setelah melihat hasinya seperti masih ada yang kurang jadi aku ingin gabung karena ingin belajar lebih jauh lagi" kata ririn bercerita


"kalau boleh tahu kamu pakai kamera apa rin" tanya kak dewi


"DSLR canon enam puluh D kak" jawab ririn


"menyesal aku bertanya" kata kak dewi


"memangnya kenapa kak" tanya ririn


"aku kasih tahu kalian ya sekolah memang menyediakan kamera untuk exskul tapi dari tipenya kita sudah tahu spesifikasi kameranya dan yang di sediakan sekolah hanya tipe tuju ratus, enam ratus lima puluh,dua ratus lima puluh, seratus lima puluh, dan seratus yang paling bagus tapi kalian berdua  memiliki spek di atasnya" jelas kak dewi


"punya kamu tipe berapa aja al" reflek kak bily bertanya


"ada tuju puluh dua dan enam puluh satu yang satunya enam yang aku pakai" jawabku


"harusnya aku tidak bertanya" kata kak bily


"ka kamu mau ikut exskul sekalian enggak" tanya ririn

__ADS_1


"boleh deh tapi spesifikasi kameraku di bawah punya kalian semua" jawab cika


"memangnya punya kamu tipe apa" tanya kak dewi


"DSLR canon tipe seribu dua ratus kak" jawab cika


"pinjam saja punya aldi, aku juga suka motret tapi enggak mampu beli jadi aku pinjam punya aldi yang tuju pul D" kata agus


"memangnya boleh.? apa enggak masalah aku pinjam?" tanya cika


"enggak ada masalah kok besok aku bawa semua kalau begitu" jawabku


"boleh tuh kan besok masih belum ada pelajaran dan masih acara pengenalan exskul dan biasanya pelajaran dimulai setelah pembagian seragam sekolah" jawab kak bily


"benar sekalian kita efaluasi apa yang kita tidak bisa biar bisa saling mengajari" jawab ririn


"yosh baik lah sepakat besok ya" tanya kak bily


"baik" jawab kami semua bersamaan


 Setelah itu agus mengingatkanku tentang masalah tadi dan tidak sengaja kak bily mendengar pembicaraan kami lalu cika menjawab kalu kami mau berantem setelah pulang sekolah dan salah faham dikiran kami yang mencari gara gara dan ririn pun menjelaskan apa yang terjadi dan menceritakan keronologi bagai mana agus dan aku mau berantem


"al jangan terbawa suasana hingga lupa masalah tadi" kata agus mengingatkanku


"oh iya aku hampir lupa" jawab ku


"kalian kenapa" tanya kak bily


"begini kak mereka mau berantem dengan empat orang siswa nanti pulang sekolah" kata cika


"hah!!! baru masuk sudah mau berantem" kata kak dewi terkejut


"sebenarnya mereka berantem gara gara aku kak jadi kakak jangan marah pada mereka" kata ririn


"memangnya ada apa rin kok sampai berantem" tanya kak dewi


"jadi gini kak tadi aku dan cika di godain empat cowok agus dan aldi juga sudah manahan dan berusaha tidak peduli dan ikut campur kak aku merasa kalau aldi dan agus sudah enggak peduli pada kami pada saat itu hingga waktu di katin empat cowok yang godain kami tadi mengolok ku dan berbuat tidak senonoh dengan ku kak lalu aldi enggak terima dan mengajak cowok itu bratem" kata ririn menjelaskan


"iya kak agus juga panas saat itu di bilang mereka haru bawa teman lagi kalu cuma empat orang enggak akan sanggup melawan mereka berdua" lanjut cika


"kalau aku juga enggak terima sih apa lagi cewek yang di gituin cewek yang aku suka" kata kak bily meledek


"kamu suka ririn ya al" tanya agus


"eng-enggak gus, aku cuma enggak suka saja" jawab ku


"lagian mana mungkin juga cowok seganteng aldi suka sama aku" kata ririn


"andai kamu tahu rin kalau aku suka sama kamu" ujarku dalam hati


"kalian berdua benar enggak butuh bantuan" tanya kak bily


"iya kak kami berdua sudah cukup kok" jawab agus


"kamu mau ikut brantem.?" tanya kak dewi


"cuma ingin bantuin dek" jawab kak bily


"halah alasan" kata kak dewi

__ADS_1


Setelah cerita banyak akhirnya bell pulang pun ber bunyi dan kami langsung balik kekelas masing masing untuk mengemas dan mengambil barang barang dan langsing pulang


__ADS_2