
Setelah ibunya ririn berangkat kerja aku dan ririn di rumah hanya berdua dan aku meminta izin ke pada ririn untuk tidur di panglkuaannya dan beristirahat, ririn juga meperbolehkan aku untuk tidur di pangkuaannya, tidak lama kemudia cika datang ke rumah ririn, cika pun kaget karena dia melihatku ada di rumahnya ririn di tambah lagi aku sedang tidur di pangkuannya ririn disaat di tanyai ririn ada apa cika masih terdiam karena masih terkejut saat di panggil beberapa kali cika baru sadar dan bertanya balaik kepada ririn dan ririn juga ikutan bingung karena pertanyaanya cika akhirnya mereka sedikit beradu mulut dan pada akhirnya aku kebangun karena ke berisikan mereka berdua
"dek aku capek boleh tidur di pangkuan kamu engak" tanyaku
"eh? boleh kok mas" jawab ririn terkejut enggak percaya
"terimakasih dek" jawabku
"iya mas" jawab ririn
(beberapa menit kemudian)
"rin ririn!!" ada suara yang memanggil dari luar
"iya masuk saja" jawab ririn
"rin, kamu dirumah..." tanya cika yang baru mau masuk dan terkejut
"iya ka ada apa?" jawab ririn bertanya
"(diam dan bengong)" cika bingung
"ka cika" panggil ririn
"ka cika!!!" teriak ririn
"eh? iya ada apa?" jawab cika ke bingungan
"ada perlu apa cika kamu kesini" tanya ririn
"kamu sedang ngapain rin" tanya cika
"seperti kamu lihat ka memangnya kenapa?" jawab ririn balik bertanya
"kok bisa aldi di rumahmu rin" tanya cika
"iya tadi malam dia tidur disini" jawab ririn
"ha!" kata cika terkejut
"ada apa si ka" tanya ririn
"sampai sekarang belum pulang?" tanya cika
"iya tadi pulang ambil kamera dan laptop tapi balik lagi" kata ririn
"kok bisa sampai sekarang masih disini" tanya cika
"iya di suruh mamah nemenin aku tadi" jawab ririn
"tapi enggak samapi sekarang juga rin nanti apa kata tetangga kalau sampai tahu" kata cika
"ya enggak tahu juga ka yang nyuruh mamahku apa lagi tadi pagi dia juga bantuin mamah masak juga dan habis bantuin kerjaan mamah juga jadi mau bagai mana lagi ka" jawab ririn menjelas kan
"ha masa iya dia bisa masak?" tanya cika
"bisa kok tadi pagi malah dia yang tadi masak mamahku cuma bantuin" jawab cika
"kemarin waktu dirumahnya kok dia bantuin saja" tanya cika
"enggak tahu juga aku" jawab ririn
"ada apa si dek kok berisik banget?" tanyaku baru bangun
"itu ada cika" jawab ririn
"eh" kataku terus bangun dan duduk
"kamu kok sudah di sini saja al" tanya cika
"iya sama ibunya ririn enggak boleh pulang aku dan tadi di suruh bantuin mengerjakan tugas ibunya ririn juga" jawabku
"iya aku tahu ririn sudah bilang tadi" jawab cika
"tadi kamu kan tanya ka" jawabku
"la kamu mau ngapain kesini ka" tanya ririn
__ADS_1
"tadi aku mau minjam buku kamu aku lupa kalau ada yang belum aku catat" jawab cika
"oh ya sudah mau pinjam buku apa" tanya ririn
"itu bahasa inggris" jawab cika
"ya sudah kamu tunggu di sini aku ambilkan dulu" kata ririn
"iya rin" jawab cika
"kamu kesini naik apa ka kan lumayan jauh juga rumah kamu" tanya ku
"naik motor habis selesai belanja kebutuhan" jawab cika
"oh begitu"jawabku
"iya, tadi ririn bilang kalau kamu bisa masak al" tanya cika
"iya aku bisa masak memangnya kenapa" jawab ku
"waktu kami di rumah kamu kemari kamu kok enggak masak sendiri kok cuma bantuin saja" tanya cika
"oh waktu itu, aku cuma berpikir kalau enggak ada yang suka dengan masakan aku nanti kalau enggak di makan kan juga sayang" jawabku
"oh begitu" jawab cika
"ini ka buku yang kamu minta" kata ririn memberikan bukunya
"oh iya tadi nasi gorengnya masih kan dek" tanyaku
"masih kok mas memangnya kenapa" jawab ririn
"kalau begitu aku hangatkan dulu kalian makan ya" kataku
"boleh tuh al kebetulan aku juga pingin nyoba masakan kamu" kata cika
"iya mas" jawab ririn
Setelah itu aku ke belakang untuk menghangatkan makanan sedangkan ririn dan cika ngobrol berdua di depan, setelah menghangatkan makan aku menyajikan kepada mereka kedua, setelah mereka memakan nasi gorengnya dan dan mereka berdua sangat menikmati makananya, setelah mereka berdua selesai makan cika enggak percaya kalau aku yang memasak makanannya karena masih terasa enak meskipun sudah di hangat kan, lalu cika bertanya sama ririn rasa makanan tersebut sama kayak yang di makan tadi pagi atau tidak dan ririn menjawab masih sama semakin enggak percaya lah cika kalau itu yang masak aku, tiba tiba ibunya ririn pulang dan membuat aku dan yang lain terkejut karena cepat sekali selsainya bekerja dan saat aku melihat ibunya ririn beliau sangat senang lantas aku bertanya kepada beliau ada apa kok terlihat sangat senang sekali
"ini makanannya silakan di makan" kataku
"maaf mas jadi ngerepotin kamu" kata ririn
"sudah enggak apa apa dek udah kalian makan dulu saja aku mau mengambil minum dulu" kataku dan balik ke belakang
"rin ini serius dia yang masak?" tanya cika
"iya ka tapi aku juga masih enggak percaya kalau dia yang masak" jawab ririn
"ini masih sama kayak tadi pagikan rasanya" tanya cika
"iya masih sama" jawab ririn
"ini enak banget loh beda kayak yang biasanya aku beli" kata cika
"iya kamu bener ini seperti hidangan kelas atas" jawab ririn
"ini minumnya aku buatkan es sirup tadi, maaf dek aku belum bilang kalau mau pakek sirup kamu" kataku memberikan minuman dan izin kepada ririn
"oh iya enggak apa apa mas" jawab ririn
"makasih banyak al, sering sering lah kamu masakin" kata cika
"bilang dek ririn saja kalau boleh kapan kapan aku masakin lagi" jawabku
"boleh kok mas ngapain minta izin segala" jawab cika
"hehehe sebenarnya aku buat itu juga sepesial buat dek ririn karena ibu kamu bilang kalau kamu suka nasi goreng" jawabku
"ha? jadi ini sepesial kamu buatkan buatku" tanya ririn
"iya dek" jawabku
"memangnya bedanya sepesial sama enggak apa al bukanya sama saja" tanya cika
"memangnya kamu cuma makan saja? enggak lihat berapa toping yang aku masukan?" jawabku balik bertanya
__ADS_1
"hehehe iya aku langsung makan saja, habis penasaran" jawab cika
"biasanya kalau yang di jual topingnya hanya ada tiga tapi itu aku masukan lima toping" jawabku menjelaskan
"pantesan berbeda" jawab cika
"tapi mas enggak cuma itu kan yang bikin beda" tanya ririn
"iya kamu benar dek ada beberapa hasil uji cobaku saat belajar masak aku masukan juga makanya aku bilang sepesial" jawabku
"oh begitu ya mas" jawab ririn
"beruntung banget kamu rin dapetin dia udah jago motret bisa masak lagi" kata cika
"apa sih ka" jawab ririn malu
"enggak sampai sebegitunya juga lah ka" jawabku
"mamah pulang" suara ibunya ririn dari luar pulang kerja
"loh mamah cepet banget" tanya ririn
"iya mamah tadii cuma ngasih poster dan presentasi saja" jawab ibunya ririn
"eh ada cika rupanya" lanju ibunya ririn terkejut ada cika di rumah
"iya tante kebetulan tadi mau pinjam bukunya ririn" jawab cika
"kalian lagi makan apa itu" tanya ibunya ririn
"ini nasi goreng tadi pagi mah" jawab ririn
"sudah habis dong nasi gorengnya" kata ibunya ririn seperti kecewa
"masih kok tante masih satu porsi" jawabku
"lah kamu tidak ikut makan tadi nak al" tanya ibunya ririn
"enggak tante masih kenyang" jawabku
"kalau begitu boleh ya buat tante" tanya ibunya ririn
"boleh kok tante" jawabku
"ih mamah mas al kan belum makan" kata ririn
"tadi dia bilang boleh kok nak" jawab ibunya ririn
"sudah dek enggap apa apa" jawabku
"iya deh mas" jawab ririn pasrah
"tante ini nasi goreng beneran aldi yang buat" tanya cika
"iya, dia juga bilang bikin sepesial buat ririn dari pada bolak balik masak sekalian dia masak banyak" jawab ibunya ririn
"serius tante" kata cika
"iya nak tante serius" jawab ibunya ririn
"tapi ini enak banget loh tan" kata cika yang masih enggak percaya
"tante yang melihatnya sendiri kalau nak al yang buat" kata ibunya ririn
"oh iya tante dari tadi kelihatan senang saat pulang kerja memang nya ada apa?" tanyaku
"tadi hasil poster kamu di apresiasi dengan bagus sampai tante dapat bonus juga dan di kasih tugas lagi untuk buatin disain wadah yang terbaru jika atasan tante suka dengan hasilnya mau di beli dengan harga mahal" kata ibunya ririn menceritakan
"oh syukur deh kalau tante bisa dapat bonus juga mungkin karena presentasi tante bagus"jawabku
"tante bilang kalu yang buat poster seumuran anak tante enggak ada yang percaya, terus tante kasih lihat foto kamu sama ririn baru ada yang percaya meskipun sedikit" kata ibunya ririn
"tante mah bikin malu saya saja kenapa di kasih lihat si tante" kataku
"sudah enggak apa apa nak siapa tahu nanti lulus sekolah kamu juga bisa kerja di sana" jawab ibunya ririn
"maaf tante kalau itu aku masih belum ada pikiran, masih nyaman kerja online" jawabku
__ADS_1
"oh ya sudah kalau begitu" jawab ibunya ririn
Setelah kami banyak ngobrol dan tidak terasa sudah sore akhirnya cika pamit pulang dan aku sekalian juga pamit pulang tapi sama ibunya ririn masih di tawari untuk menginap lagi, lantas aku meminta maaf karena harus aku tolak karena tidak baik juga kalau di lihat di masyarakat setelah itu cika pulang aku juga ikutan pulang