Kisah Cinta Anak Indigo

Kisah Cinta Anak Indigo
Hari ke tiga


__ADS_3

  Setelah puas semalaman bermain ps bersama agus dan kak bily  higga ketiduran sampai tidak bisa dibangunkan di pagi hari karena baru tidur akhirnya para cewek yang menyiapkan sarapan dan bantu beres beres, saat aku terbangun sekitar pukul delapan aku langsung mandi dan makan aku pikir belum ada yang masak tapi saat aku lihat di meja makan ternyata sudah ada makanannya aku langsung makan dan setelah selesai makan seperti biasa aku membuat kopi dan menikmatinya di belakang dan saat aku sampai di belakang aku melihat para cewek yang ngumpul di belakang aku pun ikut gabung dengan mereka, mereka bertanya kepadaku tumben aku bangun siang biasanya yang paling pagi lalu aku memberi tahu mereka kalau kami semalaman main ps sampai enggak sadar kalau sudah pagi


"selamat pagi teman teman" kataku menyapa


"pagi juga, baru bangung?" jawab ririn


"pagi juga al" jawab kak dewi


"pagi al" jawab cika


"iya hehehe" jawabku sambil tersenyum


"tuben baru bangun, biasanya paling pagi" tanya ririn


"iya semalamain habis berain ps sama agus dan kak bily" jawabku


"sampai pagi?" tanya ririn


"hehehe iya kebablasan" jawabku


"ya ampun mas di jaga dong kesehatanya jangan begadang seperti itu" kata ririn


"iya rin maaf tapi aku juga sering bergadang kalau pas ada lomba disain" jawabku


"enggak baik mas ih kamu ya" kata ririn ngambek


"iya iya dek aku usaha in enggak bergadang" jawabku


"beneran ya" jawab ririn


"iya dek" jawabku


"agus masih tidur?" tanya cika


"iya tadi masih tidur" jawabku


"kalau bily" tanya kak dewi


"ya sama kan mereka jagonya kalau tidur" jawabku


"masa kamu enggak sama al" tanya cika


"sebenernya sama saja sih kadang aku bisa tidur seharian pagi sampai sore" jawabku santai


"mas jangan kayak begitu nanti kalau ada apa apa bagaimana?" tanya ririn khawatir


"inginya juga begitu dek tapi mau bagaimana lagi namanya tidur enggak berasa tiba tiba bangun sudah malam lagi" jawabku

__ADS_1


"untung berganti malam kalau berganti alam bagai mana coba" kata cika bercanda


"ih cika jangan nakutin deh" jawab ririn


"hahaha maaf rin maaf" jawab cika tertawa


"sudah sudah itu nanti bangunya kira kira jam berapa al" tanya kak dewi


"mungkin jam satu atau dua siang" jawabku


"untung saja enggak ketemu malam lagi" jawab kak dewi


"memangnya kenapa kak" tanyaku


"kalau ketemu malam lagi sama saja kayak kamu al" jawab kak dewi bercanda


"hehehe betul juga" jawabku sambil ketawa


"mas kamu jangan seperti itu lagi ya" kata ririn sambil menatapku dengan mata yang berkaca kaca


"eh kenapa rin maaf aku enggak akan seperti itu lagi kok" jawabku merasa bersalah


"kamu sekarang punya aku, ada yang khawatir kepadamu, ada yang peduli kepadamu, ada yang sayang kepadamu, dan bakalan ada yang menangis jika kamu kenapa napa, tidak sama seperti dulu kamu yeng hidup sendirian, enggak ada yang khawatir, enggak ada yang peduli, enggak ada yang menyangi, dan enggak ada yang akan menangis jika kamu kenapa napa" kata ririn sambil meneteskan air mata


"maaf rin maafkan aku aku belum menyadari dan berpikir tentang semua itu, aku hanya berpikir senang senang saja aku minta maaf aku salah aku benar benar minta maaf kepadamu rin" jawabku sambil memeluk ririn


"iya aku akan berusaha semampuku" jawabku


  Tak terasa sudah siang cika dan kak dewi masuk kerumah untuk melihat cowok mereka masing masing sudah bangun apa masih tidur, tidak lama kemudian cika dan kak dewi kembali dengan membawa cemilan dan di ikuti agus dan kak bily yang barusan selesai mandi dan akhirnya kami semua berkumpul di belakang dan bercanda bersama


  Setelah lama di belakang bercanda dan mengobrol tak terasa hari mulai gelap dan kami masuk kerumah tiba tiba ada sosok yang muncul dari balik pagar dan langsung di terkam oleh harimau yang ada di balkon rumahku teman teman yang lain terkejut karena melihat harimau yang ada di rumah ku karena meraka pikir itu adalah hewan asli bukan sosok ghoib karena semua bisa melihatnya dan setelah sampai di dalam rumah mereka bertanya kepadaku kok bisa ada harimau di balkon rumahku


"al tadi ada harimau yang loncat dari balakon rumah" tanya agus


"iya al apa ada harimau di rumahmu" tanya kak bily


"itu beneran hewan harimau kan al" tanya kak dewi


"kok bisa ada harimau dari balkon kamu al kan kemarin tidak ada waktu kita ketiduran dia balkon" tanya cika


"iya mas aneh kok bisa ada harimau" tanya cika


"kalian semua melihat harimau itu" jawabku balik bertanya


"iya lah enggak mungkin kalau enggak lihat kami bertanya seperti inii" jawab teman teman bersamaan


"sebenarnya itu harimau ghoib" jawabku

__ADS_1


"enggak mungkin al kok kami bisa lihat" tanya agus


"iya kami semua melihatnya loh al" kata kak dewi


"kalau harimau itu ghoib bukanya hanya kamu dan ririn yang bisa melihatnya" tanya cika


"dan kemarin ririn juga enggak lihat harimau tersebut" tanya kak bily


"jadi begini kemarin itu dia aku suruh diruangan atas dan aku enggak memperbolehkanya keluar jadi ririnpun enggak tahu" jawabku


"tapi al enggak mungkin juga kan kami semua melihatnya" kata cika bertanya


"kalau begitu biar aku panggil dulu" jawabku


  Setelah itu aku memanggil sosok harimau tersebut dan tidak lama harimau itu datang dari belakang dan menghampiriku dan pada saat dia datang hanya ririn yang dapat melihatnya dan yang lain tidak dan setelah aku memegang kepalanya baru yang lainnya bisa melihatnya


"bagi mana sudah percaya" tanyaku


"iya al kami percaya" jawab yang lain


"tadi aku melihat dia datang dari belakang apakah benar mas" tanya ririn


"iya kami benar dek" jawabku


"hgrrr" sosok harimau itu menggeram dan bertanya kepadaku(siapa gadi yang memanggilku mas) katanya


"dia pacarku, dan yang lain teman temanku, aku harap kamu biasa baik pada mereka" jawabku kepada sosok harimau tersebut


"hggrr(baik)" jawab sosok harimauku


"al kamu berbicara denganya" tanta kak bily


"iya memangnya kenapa" jawabku balik bertanya


"tidak, tapi kami hanya mendengar kalau dia hanya menggeram saja" jawab kak bily


"ha? masa?" tanyaku


"iya mas kamu semua mendangarnya hanya menggeram" jawab ririn


"aku enggak tahu tapi yang jelas aku dengar dia berbicara denganku menggunakan bahasa kita" jawabku


"mas tadi memperkenalkan aku padanya bukan" tanya ririn


"iya memangnya kenapa dek" tanyaku


"enggak apa apa kok mas" jawab ririn bingung

__ADS_1


  Setelah itu sosok harimau tersebut pergi kembali ke balkon atas rumahku dan kami semua memasak untuk makan malam dan setelah itu teman teman yang lain mengajaku untun nonton kembali dan akhirnya setelah makan malam kami semua nonton dan ketiduran seperti biasanya


__ADS_2