
Selesai bersih bersih dan mandi kami semua istirahat dan bersantai sambil menunggu acara selanjutnya ysng di laksanakan pada pukul 19.00 jadi banyak waktu bersantai, akhirnya kami mengelilingi sekolahan karena lagi suntuk juga saat setelah melewati lorong lorong kelas kami melihat satu ruangan yang sangat kotor dan tida terurus lagi saat melewati depam ruangan tersebut kami semua merasakan ada yang tidak beres dan saat aku melihat ke ruangan tersebut aku melihat ada sosok gadis yang melihat dari balik cendela ruangan itu dan saat aku sedang fokus ke sosok itu ririn langsung menggandeng tanyanku dan mengajak pergi secepatnya dari tempat itu, setelah lumayan jauh kami memutuskan untuk kembali ke tenda dan mencari jalan lain selain lewat ruangan tadi dan kami melewati ruang musik yang ada di sekolahan tersebut, saat berada di depan ruangan tersebut tiba tiba alat musik yang ada di dalam berbuyi dan kami berpikir kalau ada anggota osis yang memainkanya dan saat melihat kepintu ruangan tersebut pintu itu di gembok dari luar sontak kami mempercepat jalan kami dan segera pergi, tidak lama kemudian kami sampai di tenda dan membicarakan hal hal yang barusan terjadi
"al kamu tadi di depan ngapain cuma bengong aja" tanya ririn
"enggak apa apa aku cuma merasa ada yang melihat kita tadi" jawabku
"masa iya al ada yang melihat kita" tanya cika
"enggak tau juga cuma perasaan aku aja kali" jawabku
"heleh" kata agus
"tapi kamu benar al ada yang lihatin kita tadi di sana" kata ririn
"kamu melihatnya rin" tanyaku
"iya aku melihatnya ada sosok gadis yang terus melihat kita tadi dan dia mengatakan sesuatu tapi aku enggak faham" jawab ririn
"menurutmu bagai mana ka" kata agus bertanya dengan cika
"bagai mana apanya gus" jawab cika
"kamu juga merasa ada yang lihatin enggak" tanya agus
"kalau menurut aku memeang ada yang aneh tapi aku enggak tau itu apa" jawab cika
"fixs brati bener ada yang lihatin kita tadi" kata agus
"kamu bilang gitu memangnnya kamu lihat gus" tanya ririn
"tahu tuh kayak lihat aja" kataku
"bukan maksud mau menakuti kalian nih tapi aku melihat tulisan "tolong" di cendela yang sangat berdemu tadi jadi aku berjalan duluan" kata agus memberi tahu
"bilang aja kamu takut gus" kata ku meledek
"enggak mungkinlah aku takut" jawab agus
"hayo.!!! lagi pada ngapain" kata kak dewi ngagetin kami
__ADS_1
"ampun!!" triak agus sambil memelukku
"gus itu cuma kak dewi enggak usah sampai segitunya kali" kataku sambil melepas pelukan agus
"aduh gus gus" kata cika
"instan terbukti" kata ririn
"ini kak tadi kami berkeliling sekolah terus melewati gudang disana" kataku sambil menunjuk
"oh gudang lama yang tidak di pakai di pojok sana" kata kak dewi
"iya kak, kakak tahu sesuatu" tanya ririn
"kakak enggak tahu apa apa yang jelas di sana menyeramkan dan kakak juga takut kalau lewat sana" jawab kak dewi
"tadi aku melihat sosok gadis di dalam gudang kak" kata ririn
"ririn.!! jangan kasih tau nanti kamu ketahuan kalau anak indigo" kata cika
"eh serius ririn anak indigo" kata kak dewi bertanya
"iya enggak apa apa cika" kata kak dewi memaafkan
"iya kak aku anak indigo" jawab ririn
"kakak dulu pernah punya cowok anak indigo juga loh" kata kak dewi
"hah!!! beneran kan" kata agus terkejut
"iya beneran gus, seru banget loh bisa tau hal hal ghoib merasa tertantang dan seperti uji nyali loh" kata kak dewi
"memangnya kakak enggak takut" tanya ririn
"enggak kenapa harus takut" jawab kak dewi santai
"karena aku tidak memiliki teman selain mereka ber tiga kak semua pada takut denganku" jawb ririn sedih
"kalau gitu mulai sekarang ririn teman kakak ya jangn bersedih" kata kak dewi sambil memeluk ririn
__ADS_1
"beneran kakak mau jadi teman aku" kata ririn
"iya lagian kakak juga tidak memiliki banyak teman karena sifat kakak yang sok akrab begini" kata kak dewi
"terimakasih banyak ya kak" jawab ririn
"oh iya akukan pengawas kalian pada kegiatan kali ini boleh gabung enggak nanti malam bosen kakak tidur sendirian soalnya teman kakak enggak ada yang mau ikut pada acara kali ini" kata kak dewi
"boleh saja kak, enggak masalah lagian kami sudah bawa cemikan banyak buat acara kami sendiri nanti malam" jawab cika
"betul juga kakak kesini aja sekalian jaga kami kan kami tendanya berdekatan dan cowok sama cewek pasti banyak yang berpikiran kalau kita pasti mau macam macam" kataku
"memangnya kalian mau bergadang setelah acara api unggun" tanya kak dewi
"iya sih kak rencananya memang begitu tapi kami juga bingung di marahin atau enggak" jawab agus
"tenang saja kalau ada kakak pasti aman" kata kak dewi
Tidak tersa acara api unggun sudah akan di mulai kami semua langsung bersiap dan merapikan seragam kami dan segera menuju ke tengah lapangan untuk acara api unggun, pada saat acara api unggun sudah di mulai dari pembukaan sambutan dan acara kuis dan sedikit permainan akhirnya acara di tutup dan semua di minta untuk tidur karena pagi harinya adalah acara terakhir yaitu upacara penutupan kegiatan mos dan perkemahan, setelah itu kami bersih bersih dulu sambil menunggu kak dewi yang lagi kumpul pembagian tugas untuk anggota pembina dan osis untuk jaga malam dengan regu yang di awasi para anggota pembina, tidak lama kemudian kak dewi mwnghampiri kami dan mengajak untuk makan malam dulu sebelum beristirahat dan pada saat itu kak dewi mewakili kami untuk di perbolehkan keluar dengan nya dan karena kak dewi pengawas kelompok kami, kami semua di ijinkan keluar lalu kak dewi mengajak kami untuk makan bakso di dekat sekolah
"kak memangnya enggak masalah kita keluar dari sekolah" tanya cika
"sudah tenang saja asalkan kalian tetap bersamku pasti semua aman" jawab kak dewi
"untung saja ada kak dewi jadi nanti malam bisa makan lagi" kata agus
"aku kira kalian enggak bawa bekal jadi aku ajak keluar untuk makan" jawab kak dei
"kita semua cuma bawa mie instan aja kak karena biasanya kami makan cuma sekali sehari" jawab cika
"itu kalian bukan aku" jawab agus
"kakak nanti jadi?" tanya ririn
"udah pasti jadi tapi tadi waktu pembagian jaga malam hanya aku yang tidak mendapat kelompok untuk jaga aku usul untuk meminta kalain menemaniku ternya ta boleh asalkan bergantian jadi nanti bertiga denganku dan dari kalian berdua begitu" kata kak dewi menjelaskan sambil makan bkaso
"kalu gitu boleh saja kak tidak masalah" jawabku
Setelah itu kami melnjutkan makan bakso kami dan segera kembali ke sekolah
__ADS_1