Kisah Cinta Anak Indigo

Kisah Cinta Anak Indigo
LIburan sekolah semester awal


__ADS_3

  Setelah tadi pulang sekolah kami berantem agus dan kak bily memutuskan tidak pulang karena luka yang masih terlihat jelas karena berantem dan mereka tidak berani untuk pulang apa lagi agus yang pasti di marahin habis habisan kalau orang tuanya tahu kalau abis berantem, setalh para cewek selesai mengobati kami mereka minta izin pulang terlebih dahulu untuk berganti baju dan meminta izin kepada ornag tua mereka masing masing kalau nanti pulang telat dan aku menyarankan untuk menjemput mereka menggunakan mobilku dan mereka merasa tidak enak dan sungkan apa lagi ririn yang tahu aku masih terluka karena berantem jadi ririn tidak memperbolehkanku untuk menjemput mereka aku pun menjelaskan jika mau pulang telat berarti mulangnya lebih malam dari biasanya dan berbahaya kalau hanya cewek saja


"ya sudah kami pulang dulu kalau begitu nanti kami akan balik lagi" kata kak dewi


"oh ya sudah hati hati di jalan" jawab kak bily


"nanti kami mencoba meminta izin untuk pulang telat semoga di bolehin" kata cika


"lah kenapa enggak pulang seperti biasanya saja" jawab agus


"ya kali gus kami juga punya perasaan sama kalian juga yang berantem belain kami" jawab cika marah


"tahu kamu gus" kata ririn


"kalau begitu aku akan jemput kalaian bagai mana" kata ku


"hah.? enggak usah al kamu istirahat saja" jawab ririn


"iya al kamu istirahat saja" sambung kak dewi


"aku juga khawatir sama kalia kalau mulang kemalaman, apa lagi cewek semua" jawabkku


"tapi al kondisi kamu masih seperti itu" jawab ririn


"sudah enggak apa apa, dari pada kalaian yang kenapa napa" jawab ku


"ya sudah kalau kamu meamksa" jawab ririn pasrah


"rin kamu apa apaan, aldi masih kayak begitu kamu iya in saja" kata kak dewi menegur


"tapi kak yang di bilang aldi ada benarnya juga, aku sebenarnya juga enggak tega tapi mau bagai mana lagi dia juga sedikit keras kepala" jawab ririn


"tapi rin" tanya cika


"coba kalau kita datang enggak di buka in pintu sama aldi karena enggak ingin kita kenapa napa karena pulang malam" jawab ririn


"ya sudah deh terserah kalian" kata kak dewi marah


"sudah lah dek enggak perlu marah juga kan dia yang maksa" kata kak bily


"tapi mas" jawab kak dewi


"sudah enggak apa apa" jawak kak bily


   Pada akhirnya aku aku mengikuti mereka dari belakang dan mengantar sekalian menjemput mereka, aku juga mengizinkan mereka semua kepada ornag tuanya untuk di perbolehkan main dirumahku, setelah mengantar kak dewi dan cika akhirnya sampai juga ke di rumah ririn dan ternyata rumah ririn lumayan jauh mungkin sama dengan rumahku ke sekolah, sampainya di rumah rirrin aku dan yang lain turun dari mobil dan bersalaman dengan ibunya ririn dan di suruh menunggu di dalam rumah dan ibunya ririn ingin ngobrol dengan ku katanya


"ayo kalian masuk dulu di tunggu di dalam saja" kata ibu ririn mempersilahkan


"rin buatin minum dulu gih mama mau ngobrol dulu sama teman teman kamu" lanjut ibu ririn


"permisi" ucap kami

__ADS_1


"cika sudah lama enggak ketemu bagai mana kabar orangtua kamu" tanya ibu ririn


"baik tante ayah dan ibu sehat sehat aja kok" jawab cika


"oh, em ini siapa ya?" tanya ibunya ririn


"saya dewi tante kakak kelas ririn dan teman barunya di SMA" jawab kak dewi


"oh, tolong bimbing ririn ya kalau buat salah di ingatkan" kata ibunya ririn


"itu kamu kenapa kok memar begitu" tanya ibu ririn kepadaku


"maaf tante tadi selesai berantem" jawabku


"aduh al kamu ngapain sih" kata cika berbisik


"kenapa si ka" tanyaku polos


"al.. al.. parah banget deh" kata kak dewi


"emang salah ya" jawabku


"kamu bagai mana si al nanti kalau ririn tidak di perbolehin bagai mana" kata cika


"oiya juga ya aduh mampus" jawabku


"nah sadar kamu" jawab cika


"tante dengar teman teman memanggilmu al kalau boleh tahu nama kamu siapa" tanya ibunya ririn


"oh jadi kamu yang namanya aldi" kata ibunya ririn


"i-iya tante ada apa" jawabku balik bertanya


"terimakasih banyak ya nak karena kamu tante jadi enggak terlalu kahwatir sama ririn" jawab ibunya ririn


"kalau boleh tahu kenapa ya tante" tanya ku


"dulu ririn kalau pulang sekolah selalu nangis nak dan besoknya atau malamnya dia baru cerita kalau dia di buly dan ada anak yang jahat kepadanya dan ada juga yeng berbuat tidak senonoh kepadanya tante sangat khawatir dengan ririn tapi saat tante melaporkan itu semua kepada pihak sekolahnya dulu enggak ada yang mau menanggapi karena enggak adanya bukti jadi tante bingung" ibunya ririn bercerita


"jadi ririn dari dulu sudah di perlakukan seperti itu tante" tanyaku


"iya nak dan saat papahnya tahu malah dia enggak perduli dengan ririn dan papahnya juga minta pisah sama tante jadi sekarang tante hanya dengan ririn saja dan saat itu ririn sangat membenci papanya" kata ibunya ririn


"parah banget, maaf ya tante kalau membuat tante harus menceritakan ini semua" jawabku


"tidak apa apa kok tante sendiri yang ingin cerita, tapi tante bersyukur sekali ririn bisa bertemu kamu" ucap ibunya ririn


"kalau boleh tahu kenapa ya tante" tanay ku


"biar tante tebak kamu tadi berantem karena anak saya kan? dan sekarang ririn ingin membantu merawat luka kamu kan nak" tanya ibunya ririn

__ADS_1


"iya tante betul" jawabku


"ririn cerita sama tante kalu di sekolah barunya dia bertemu cowok yang baik kepadanya dan memperlakukanya dengan baik bahkan sampai berkelahi karena tahu ada yang berbuat tidak baik kepaanya" kata ibunya bercerita


"maaf ya tante" jawabku


"kenapa kamu minta maaf nak al, harusnya tante yang harus berterimakasih kepadamu karena kamu sudah mau menjaga anak tante, tante benar benar berterimakasih kepadamu dan sekarang tante bisa tidak terlalu khawatir sama ririn karena ada teman temanya yang baik seperti nak al dan yang lain juga" kata ibunya ririn


"sudah tante enggak perlu berterimakasih sampai sebegitunya' jawabku


"kamu enggak pacaran sama ririn nak?" tanya ibunya ririn


"eng-enggak kok tante kami hanya teman" jawabku


"sayang sekali padahal tante ingin kalian pacaran" kata ibunya ririn


"e bagai mana ya kami baru juga lulus smp tante masih kecil" jawab ku


"kalau buat tante si enggak masalah kalau enggak berlebihan dan yang pasti kalau kalian pacaran kan kamu akan selalu jagain ririn juga" jawab ibunya ririn


"aku juga merasa enggak pantas buat ririn tante" jawabku


"memangnya kenapa" tanya ibunya ririn


"aku merasa seperti anak yang enggak baik tante suka berantem" jawabkku


"kan kamu berantem buat belain yang benar nak itu sudah bagus" jawab ibunya ririn


"tapi tante" jawabku


"sudah tante sudah tahu semua juga kamu hidup sendiri dan orangtua kamu sibuk bekerja bukan yang buat kamu enggak percaya diri dan merasa enggak pantas buat ririn tante juga tahu kok kalau kamu juga sekolah sambil bekerja meskipun freeline saja" kata ibunya ririn


"tante kenapa bisa tahu banya tentang aku" tanyaku


"iya ririn cerita semuanya kepad tante" jawab ibunya ririn


"kamu tenang aja percaya diri saja tante dukung kok hubungan kalain" lanjut ibunya ririn


"mah kami pamit dulu nanti aku pulang agak telat" kata ririn yang langsung pamit


"hehehe maaf ya malah keasikan ngobrol, ya sudah hati hati ya" kata ibunya ririn


"iya tante kami pamit dulu ya" jawabku


"al kamu sering sering main kesini ya" kata ibunya ririn


"ih mamah" kata ririn malu


"iya tante kalau sedang longgar aldi akan main kesini lagi" jawabku


"ya sudah kami berangkat dulu ya mah" kata ririn

__ADS_1


"iya hati hati ya nak" jawab ibunya ririn


  Kami pun langsung menuju kerumahku dan ririnternyata bawa baju ganti dan bukan haya ririn cika juga sama dan mereka bilang untuk nginap di rumahnya kak dewi yang enggak begitu jauh dari rumahku dan pada hari minggu malam nya baru pulang kerumah masing masing


__ADS_2