Kisah Kisah Misteri

Kisah Kisah Misteri
kontrakan tua 3


__ADS_3

gerald adalah tetangga Sarah yang bertempat tinggal di ujung gang.


dia adalah anak band yang gaul dan cocok berteman dengan sara karena kepribadiannya yang asik.


sejak pertemuan pertama mereka jadi semakin akrab, nggak akhirnya pada suatu malam mereka memutuskan untuk sahur bersama di salah satu cafe di Lembang.


" Gerald jemput jam 9 ya, nong!"ucap Gerald sebelum menutup telepon.


angkat dong adalah panggilan Sarah dari gerald. rencana sahur malam ini hanya akan ada mereka berdua karena teman-teman yang lain tidak bisa ikut.


tak masalah, bagi mereka suasana alam terbuka dan hawa yang dingin adalah favorit mereka.


saat itu, Sarah baru saja selesai meeting dengan anak-anak band.


iya bergabung menjadi salah satu vokalis di band tersebut.


hobby Sarah memang bernyanyi dan kebetulan band saraf dan band Gerald ada dalam 1 basecamp.


basecamp yang dimaksud adalah rumah di daerah Buah batu milik Horis, salah satu personil band.


Gerald tidak ikut meeting karena suatu hal. sehingga ia memutuskan untuk pulang diantar oleh drummernya.


sesampainya di rumah, Sarah segera berbuka dan salat magrib.


masih lah,iya mengunci pintu dan berbaring sambil membaca pesan yang masuk. Sarah pun tertidur..


dalam tidurnya, Sarah bermimpi bertemu gerald


"ayo berangkat!" ajak Gerald.

__ADS_1


sara menggeleng enggan pergi, entah kenapa ia tahu jika sedang bermimpi.


tiba-tiba Gerald berubah menjadi menyeramkan dan berteriak marah.


"AYO PERGI!!"teriaknya.


seketika ia langsung terbangun dari tidur karena kaget.


dan dalam keadaan masih sangat mengantuk,mata Sarah tertuju pada seseorang yang duduk menunduk di ujung kasur dekat kakinya.


seorang laki-laki memakai topi mirip Gerald.


batas sara semakin berat, rasa kantuknya semakin tak tertahankan. tidak biasanya ia begitu.


iya kemudian menutup matanya dan tiba-tiba ingat jika pintu kamarnya sudah dikunci sebelum Sarah tidur!


"Halo?Nong! Gerald bentar lagi jemput! udah siap kan?"cecar Gerald bersemangat.


"rald, lo tadi ke kamar gue?" tanya Sarah mengabaikan pertanyaan gerald.


"Gak tuh! Gerald baru pulang ini langsung telepon kamu!"Sarah diam dengan kantuk yang mendadak hilang.


sarah langsung berdiri menyambar pegangan pintu dan masih dalam keadaan terkunci.


"Nong woy!!"teriak gerald ditelepon.


"iya 15 menit lagi jemputnya, gue salat isya dulu." sahutnya.


ya tutup telepon dan segera keluar dari kamar.

__ADS_1


a jani sedang bersila di ruang depan kamar Sarah sambil bermain HP.


"A, tadi Gerald kadieu teu?"(A, tadi Gerald kesini ga?). tanya Sarah.


" teu Aya,"(gak ada) jawab A Jani tanpa berpaling dari HP nya.


"ni balet?"(yang bener?) ujar Sarah kembali berusaha meyakinkan.


"baleg ih, sadinten ieu teu Aya tamu." (beneran nih. seharian ini gak ada tamu) yakin A Jani.


Sarah terdiam dan berusaha mengabaikan mungkin mereka lagi iseng.


Sarah segera mengambil wudhu dan salat.


setelah selesai salat. iya bersiap-siap untuk segera pergi ke Lembang.


karena Lembang sangat dingin dan mereka pergi menggunakan motor, Sarah memakai jaket yang paling tebal, tidak lupa syal rajut kesayangan warna pink.


Gerald sudah datang,mereka pun pergi menuju Lembang tanpa tahu sesuatu sedang menunggu mereka.


motor yang mereka tumpangi berjalan pelan karena masih dalam kompleks perumahan.


mereka tidak berbicara satu sama lain dan hanya sibuk dengan pikirannya masing-masing.


ketika mendekati sekolah SMA, cara melihat seorang kakek berjalan pelan.


Sarah terus memperhatikan kata tersebut tanpa sadar.


kakek tersebut berada jauh dari motor mereka, posisinya di sebelah kanan jalan dan berjalan membelakangi Sarah dan gerald.

__ADS_1


__ADS_2