KISAH KU

KISAH KU
pulang


__ADS_3

sehabis acara yang membosan kan itu, aku diantar raian pulang ke rumah.



selama di dalam mobil aku hanya terdiam membisu dan sibuk dengan hp ku sendiri. aku tau raian sesekali melirik ke arah ku, tapi aku pura-pura tidak tahu.



tiba-tiba mobil yang di bawa raian mogok,, kemudian raian menoleh kearah ku dan aku membalas melihatnya dengan mata melotot. "turun,, dorongin ni mobil" dengan singkat raian menyuruh aku untuk mendorong mobil yang mogok tersebut.



sebenarnya aku gak terima, soalnya baru kali ini gue ngedorongin mobil orang, eits bukan orang tapi musuh... aku pun memilih turun dan berjalan ke arah bagian belakang mobil sambil meletakkan tangan ku dan ku dorong mobil itu, tapi sepertinya mobilnya sih gak gerak alias gak ngaruh sih seorang seri mendorong mobil nya. aku melihat raian yang mengeluarkan kepalanya sedikit dan mengomel kepadaku "yang kuat dong dorongnya, gimana sih, gini aja gak bisa" kulihat ke arah raian dan menaruh curiga dengan wajah seperti ada sesuatu.



"eh, lo kira ni mobil seringan troler apa" sambil menarik nafas dalam-dalam dan menendang ban mobil raian.



saat gue sedang bersender di bagian belakang mobil, tiba-tiba mobilnya melaju dengan kencang. dan berlalu meninggalkan gue di terik matahari yang begitu panasnya,,, "RAIANANNNNN",,, aku pun berteriak kesal kepada raian, karena telah ngerjain dan ninggalin gue. "ini di daerah mana lagi" sambil melihat sekeliling.



aku pun memutuskan untuk naik taksi.


sesampainya di rumah aku langsung menuju kamar ku untuk beristirahat, karena terlalu berat kegiatan gue sedari tadi.



mama yang langsung masuk kedalam kamar dan bersender di samping pintu kamarku" gimana, udah selesai milih baju pengantinnya?,,,

__ADS_1



aku pun langsung mengambil handuk untuk mandi, aku tak tahu apa yang akan mama bicara saat ini, aku hanya mengangguk dua kali, karena tak sanggup lagi untuk berbicara.



"oya nanti malam ada acara syukuran dirumah pak PRATAMA, dan kita diundang sekalian pengumuman pernikahan kalian"



aku pun hanya mengangguk kembali dan memilih masuk ke dalam kamar mandi, meninggalkan mama yang masih bersender di samping pintu.



selepas aku membersihkan badan dan aku pun tak sengaja tiba2 tertidur pulas.




"mama kan sudah bilang sama kamu tadi, kalau kita ada acara di rumah pak pratama, kamu kok belum siap-siap sih" ucap mama dengan kesal



aku sebenarnya malas untuk pergi ke rumah itu lagi, aku pun memutar otak ki agar bisa mengelak kali ini, "huacccimmmm,,,," sambil menggosok-gosok hidung ku yang memang tak gatal itu, ya alasannya biar berwarna merah kayak orang lagi flu gitu. "ma,,, kayaknya aku gak bisa ikut deh,, takutnya tamu undangan ilfil ngeliat aku yang lagi sakit ini ma" semoga mama percaya kalau gue sakit,,, "hehehe".. dalam hati gue



"ia juga ya, nantik kamu buat malu lagi, apalagi kamu kan yang mau jadi menantunya pak pratama",,, dengan wajah penuh keseriusan mama menggerutu


__ADS_1


"okelah, kamu harus istirahat jangan lupa minum obat mu, biat gak nyusahin terus" mama pun berlalu meninggalakan aku yang masih melihati punggung mama yang sudah menuruni anak tangga. ku tutup kembali pintu kamar ku dengan nafas lega, aku pun melanjutkan kembali tidur syantikku....



"sesekali mungkin gak dosa kali ngebohongin mama" sambil mengambil posisi untuk tidur kembali.














__ADS_1



__ADS_2