
1 Januari jam setengah satu malam
"Marsha... besok kan kamu akan menikah dengan Rakha. Sekarang silahkan jalan jalan bersama calon suamimu jalan jalan keliling kota Bandung." Ucap Bu Fatimah, nenek Marsha.
" baik bu, Ayo sha kita jalan jalan." Ucap Rakha, seorang pengusaha kaya di daerah Bandung. Yang sudah dijodohkan dengan Marsha.
" Maafkan Aku Rion, aku sudah termakan rencana busuk nenekku. Aku dijodohkan dan besok aku akan menikah. Maafkan aku Rion." Batin Marsha dalam hati.
" kamu sudah siap?" Tanya Rakha. " sudah om." Ucap Marsha. Rakha pun menancapkan gas motornya untuk jalan jalan di sekitaran daerah Pasteur Bandung.
" Sekali lagi maafkan aku Rion.... aku juga pasti tidak akan pernah bisa mencicipi indahnya Pernikahan." Batin Marsha dalam hati.
__ADS_1
" Ayo kamu mau beli apa?" Tanya Rakha pada Marsha. " beli ini aja deh." Ucap Marsha dingin. " oh yaudah..." Ucap Rakha yang mengambil sebuah Makanan chiki dari sebuah warung.
" Ini uangnya pak." Ujar Rakha. " makasih." Rakha dan Marsha pun melanjutkan perjalanan pulang ke hotel. Di perjalanan pulang ke hotel, Rakha melintasi sebuah tikungan dan karena jalanan licin, Motor yang dikendarai oleh Rakha berguncang dan membuat pengendara motor dibelakangnya jatuh terguling.
Nahas, di waktu yang sama, sebuah motor tipe ninja melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak motor itu dan Motor yang terpental menyambar Motor Rakha dan membuatnya terguling hingga terseret beberapa meter.
"Gubraggghhhhhh" Suara kembang api yang masih bergemuruh terkalahkan dengan suara benturan keras yang membuat semua orang keluar rumah.
Devan, teman Rion yang berasal dari Bandung. Menjadi salah satu korban selamat dalam kecelakaan itu, ia pun langsung bangkit dan melihat kondisi Tiga orang yang tergeletak.
Ia menyadari kalau gadis itu adalah Marsha dan ia segera menelepon Rion. " halo?" Panggil Devan. " halo apa Dev?" Tanya Rion.
__ADS_1
" gua kecelakaan Ri.." Ucap Devan. " hah? Kecelakaan dimana lu bro?" Tanya Rion. " di Jalan Pasteur.... motor gua sampe hancur tak berbentuk." Ucap Devan.
" beneran lu? Tapi lu enggak apa apa kan?" Tanya Rion. " enggak Ri, tapi cewek lu... tak sadarkan diri." Ucap Devan. " maksud lu marsha? Dia kan ke Banten katanya." Ucap Rion.
" selama ini lu dibohongi Ri.. Marsha ada disini dengan seorang lelaki. Tapi si lelakinya sudah meninggal Dunia." Ucap Devan. " tapi lu enggak apa apa kan?" Tanya Rion.
" enggak ini kening gua doang berdarah..." Ucap Devan. " ada anak anak geng lu kagak disana?" Tanya Rion. " iya ini lagi bersama Anak anak di TKP." Ucap Devan.
" Dev... coba lihat di Tas nya Marsha ada petunjuk enggak?" Tanya Rion. " coba sebentar... gua suruh anak anak buat kesana." Ucap Devan.
" apa? Cucuku dan calon suaminya kecelakaan?" Bu Fatimah segera ke rumah sakit dan melihat kondisi cucunya dan calon suami cucunya itu.
__ADS_1
"Marsha!! Rakha!!! Aku harus bicara apa pada Mamamu nanti? Besok kan kalian menikah..." Teriak bu Fatimah yang panik di depan ruang perawatan rumah sakit.
" anak saya kenapa? Anak saya kenapa??" Tanya Bu Retami dan pak Andri. " maafkan saya bu...pak.." Ucap Bu Fatimah yang memohon ampun. " kamu kembalikan uang saya atau saya laporkan kamu ke polisi!!" Ucap Bu Retami.