
29 Juli jam setengah sepuluh siang
" Dreetttt!!!" Ponsel Rion bergetar.
"Hallo ayah? Ada apa?" Tanya Rion. " begini, kamu kan bisa tuh mengendalikan bisnis sewa villa. Ayah mau kamu bersihkan Villa ayah yang di Pamoyanan." Ucap pak Herman. " oh yaudah Nanti Rion kesana." Ucap Rion.
" Tapi gini... tempat itu udah lama kosong... pernah ada kasus pembunuhan pula disana. Kamu berani kesana sendirian?" Tanya Pak Herman. " paling kalau teman teman Rion enggak Ikut, nanti ditemenin sama orang lokal." Ucap Rion.
" oh baguslah...yaudah ayah lanjut kerja dulu ya!!" Ucap Pak Herman. Rion menutup telepon dan kembali duduk di Sofa.
" Assalamualaikum...Rion..." Ucap Eka - Risna,Intan - Naufal,Rizky - Ghinna, Deri - Anna dan Eko - Wina. Teman Rion.
" Waalaikumsallam...Masuk aja." Ucap Rion. " Halo bro!! Jadi kondangan nih? Gimana misi kita?" Tanya Naufal.
" Misi nambah Daging nanti?" Tanya Rion. " Gass lah!!" Ucap Rion.
" Cepetan dong!! Nanti keburu siang.." Ucap Risna. " sabar ya sayang..." Ucap Eka. " Bro!! Gua abis kondangan kan mau ke rumah Villa punya ayah di pamoyanan. Lu semua ikut enggak?" Tanya Rion.
" kalo enggak gapapa, biar gua sama orang lokal aja paling." Ucap Rion.
" iya... kita ikut.." Ucap Eka dan yang lainnya. " Eh kok ada yang hilang ya!!" Ucap Rion. " eh iya si Fahri mana??" Tanya Naufal.
__ADS_1
" Halo gaes!!" Ucap Fahri yang baru saja datang.
" panjang umur lu Fahri, baru kita tanyain eh lu udah datang." Ucap Rion.
" Eh tadi gua denger lu mau ke pamoyanan, ikut dong!!" Ucap Fahri.
" boleh...cuman tempatnya pernah terjadi pembunuhan disana... beneran mau pada ikut??" Tanya Rion.
" yaudah...ayo gapapa.. eh buruan nanti tempatnya diserbu emak emak." Ucap Fahri.
"Sebentar....Marsha,Ayla,Alesha, Anindya." Panggil Rion.
"Sempurna!!!" Puji Rion dan Fahri yang memuji penampilan gadis gadis itu.
" Alesha?? Kamu cantik sekali??" Tanya Rion. " Anindya kamu cantik hari ini." Puji Fahri.
" Eh jangan harap bisa dapetin hati aku.... aku udah tau kok modusnya om Fahri." Ucap Anindya.
" Om... aahahaha!!" Rion dan kawan kawannya tertawa terbahak bahak.
" kagak lucu...ayo berangkat!! Kamu Anindya bareng sama saya." Ucap Fahri Tegas.
__ADS_1
Rion dan kawan kawannya pun berangkat menuju tempat pernikahan Argina.
( Ilustrasi Argina sedang bersalaman dengan tamu yang datang)
" Punten!!!" Rombongan anak anak remaja yang dipimpin Rion datang ke acara pernikahan Argina.
" Fahri!!!!" Ucap Argina yang langsung memeluk Fahri di depan suaminya.
" lepasin gin, Gua bilang lepas!!" Argina langsung melepas pelukannya dan menatap Fahri Aneh.
" kamu kenapa? Kamu marah?" Tanya Argina. " enggak kok... gua cuman enggak mau jadi parasit bagi keluarga kecil lu Gin. Ini pemberian gua dan teman teman.... cuman itu yang bisa kita berikan...maaf kita semua harus pergi.." Ucap Fahri yang berdiri sejajar dengan anak anak lainnya.
" Kok secepat ini Fahri?" Tanya Argina. " maaf...kita ada keperluan mendadak...jadinya kita harus pergi..." Ucap Rion. " yaudah... sebentar...Gio,Fadil,Anis dan Haila ambilkan beberapa bungkusan buat teman teman kakak." Perintah Argina.
" baik kak." Ucap Fadil. " oke...tunggu sebentar ya!!" Rion dan kawan kawannya pun menunggu bungkusan itu. " Argina!!!kalau kamu menikah lalu kamu ikut dengan suamimu...aku curhat sama siapa??" Tanya Intan yang menangis.
" Intan enggak apa apa...ada aku dan Anindya kok yang akan menemani kamu." Ucap Alesha.
" iya... udah ah aku mau pulang saja.. " Ucap Intan. " eh tunggu dulu... ini bungkusan kalian.." Ucap Argina. " makasih ya....Marsha..Anindya...kakak ada urusan dulu...kalian pulang saja ke rumah..Alesha juga ikut ya!! Sekalian hibur Intan..." Ucap Rion.
" Baik kak." Ucap Marsha.
__ADS_1