Kisah Mantan Berandalan

Kisah Mantan Berandalan
Fahri dan Anindya


__ADS_3

12 maret jam setengah Satu siang


" Anin, bawa buku ini ke perpustakaan ya!!" Ucap Syaila, Ketua kelas 2 IPS. " iya, kenapa harus gue lagi? Padahal anak anak yang lain kan bisa?" Gumam Anindya dalam hati.


Anindya pun membawa buku paket itu seorang diri ke perpustakaan. Dengan jumlahnya yang sangat banyak, Anindya kewalahan membawa buku yang segitu banyaknya. Hingga membuatnya terjatuh.


"Gubragghhh" Anindya terjatuh bersama puluhan buku yang dia bawa. " Aww...hiks hiks.." Orang orang disekitar Anindya hanya menertawai Anindya yang menangis karena merasakan sakit di lututnya.

__ADS_1


" Hei tolongin dong!!! Jangan diketawain kayak gitu!!" Teriak Anindya yang semakin menangis histeris. Seseoranh tiba tiba memungut buku buku yang berserakan lalu memerintahkan dua anak yang kebetulan melintas untuk menyimpan buku itu.


Dia adalah Fahri, manusia yang dianggap menyebalkan oleh Anindya. " kamu enggak apa apa? Sini biar saya gendong kamu." Fahri menggendong Anindya ke ruang UKS. Sepanjang perjalanan, murid murid menyoraki mereka berdua.


" Silakan berbaring disini, saya ambilkan obatnya dulu." Ucap Fahri yang mengambil obat obatan untuk luka.


" aaahhhh sakit!!!" teriak Anindya yang merasakan sakit di lututnya. " tahan... sedikit lagi...nah selesai. Yaudah saya balik ke kelas dulu." Ucap Fahri.

__ADS_1


" Bercanda doang kok!! Mana mungkin saya ninggalin kamu sendirian disini?" Tanya Fahri yang duduk disamping Anindya.


" Abang aku mana sih?" Tanya Anindya. " dia di kelas, lagi tidur. Dari pagi dia begitu." Ucap Fahri. " what?" Tanya Anindya.


" ke kelas jalan bisa enggak?" Tanya Fahri. " sebentar...aku coba dulu.... Aaaahhhhh!!! Sakit!!!" Teriak Anindya.


" Yaudah sini Saya gendong naik ke punggung saya..." Ucap Fahri. Anindya pun naik keatas punggung Fahri. Dan Fahri menggendong Anindya menuju kelasnya.

__ADS_1


"Cieee!!!" Teriak anak anak yang melihat Fahri menggendong Anindya.


" Cie Anindya...kak Fahri..." Ucap teman teman Sekelas Anindya. " udah ya..kamu duduk disini... nanti kalau mau pulang hati hati ya!! Kalau begitu saya pergi dulu." Dahhh." Fahri memberikan kecupan manis di kening Anindya membuat wajah Anindya memerah.


__ADS_2