Kisah Mantan Berandalan

Kisah Mantan Berandalan
TRAUMA


__ADS_3

2 Januari jam setengah dua siang


Hari ini seharusnya hari bahagia bagi Marsha, Karena pada hari ini seharusnya Marsha menikah dengan seorang pengusaha kaya pilihan neneknya. Namun, kecelakaan yang merenggut nyawa calon suaminya membuat pernikahan itu menjadi tinggal cerita.


Marsha menggerakan jemarinya saat ia terbaring di sebuah rumah Sakit daerah pasteur Bandung. Membuat Ayla berteriak memanggil dokter.


" dok!!dok!!" Dokter datang dan memeriksa Marsha," Anda silakan tunggu diluar ya!!" Ucap dokter yang menangani Marsha. " Sha... ini yang terakhir kalinya... semoga nanti hal seperti ini tidak akan terjadi lagi." Ucap Ayla sambil menangis.


" kak Ayla?" Panggil Rion,Fahri dan Naufal. " Rion? Ngapain kamu kesini?" Tanya Ayla yang berdiri di depan ruang Perawatan.


" aku kesini untuk menemui Marsha...bagaimanapun Marsha adalah kekasih pujaan hati saya." Ucap Rion. " oh kalau begitu maafkan Marsha ya!!! Kayaknya ini yang akan terakhir kalinya." Ucap Ayla.

__ADS_1


" maaf disini ada yang bernama Rion?" Tanya Dokter. " Ada saya.." Ucap Rion. " Ananda Marsha ingin berbicara denganmu." Ucap Dokter. " Baik dok.." Ucap Rion yang berjalan masuk kedalam Ruangan.


" Marsha? Kamu sudah sadar?" Tanya Rion yang datang bersama Fahri dan Naufal. " Rion? Maafin aku!! Aku udah salah sama kamu!! Dan kini aku sudah menerima akibatnya.." Ucap Marsha.


" maksud kamu?" Tanya Rion. " aku kini cacat permanen.. aku tidak lagi sempurna seperti dulu..semangatku untuk sekolah sudah hilang dan silahkan saja kalau kamu ingin mencari gadis yang lain..yang jauh lebih sempurna daripada aku!!" Ujar Marsha.


" tidak Marsha!! Aku tidak akan meninggalkanmu." Ucap Rion yang menangis sambil memeluk Marsha. " untuk apa? Untuk apa kamu berpacaran dengan orang yang tak lagi sempurna seperti gadis yang lain?? Biarkan saja aku sendiri...kalau aku mati pun aku rasa tidak apa apa, aku ikhlas." Gumam Marsha.


" Dek Marsha hari ini boleh pulang!!" Ucap Bu Suster. " terimakasih sus..." Ucap Rion. " sekarang kamu boleh pulang... dan ingat ya!! Kamu harus tetap semangat... Besok mau ikut enggak ke Jakarta? Sekalian antar Anindya dan Annisa pulang? Sambil main..iya kan Fahri, Naufal?" Tanya Rion.


" iya... jangan takut, kita semua ada buat kamu..." Ucap Fahri dan Naufal.

__ADS_1


" semua Baju dan barang barang kamu sudah dimasukan kedalam mobil?" tanya Naufal yang menyalakan mesin mobil.


" Sudah Rion.." Ucap Ayla yang mendorong kursi roda Marsha. " sini biar Gua gendong kamu Marsha." ucap Rion yang menggendong Marsha kedalam mobil, sedangkan Fahri melipat kursi roda lalu menyimpannya di bagasi belakang mobil.


Setelah semua barang sudah dikemas... Marsha pulang ke Bogor dengan menaiki Mobil milik Naufal.


"Makasih ya Naufal..kamu mau mengantar aku pulang.." Ucap Marsha. " sama sama... ingat ya.. tetap semangat..." Ucap Naufal. Mereka semuanya pun tertawa dalam kebahagiaan.


" besok kita ke jakarta naik Apa?" Tanya Marsha. " naik kereta api...untuk tiket aman...tadi gua udah isi saldonya nanti besok kalian tinggal naik kereta saja." Ucap Rion.


( Anak anak itu Segera kembali ke kampung halaman mereka)

__ADS_1


__ADS_2