Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"

Kisah SMP "Bukan Sekedar Suka"
Beneran Baper


__ADS_3

Ray pun sampai ke tempat tongkrongannya dengan wajah yang berseri-seri.


"Hey bro" seru Ray kepada teman temannya.


"Eh Hey Bro.. kenapa senyum senyum? Nembak cewek lagi? Terus Nia di kemanain? Atau jangan jangan Kamu nembak Nia terus di terima? Selamat ya Bro" ucap Fadli sambil menepuk pundak sahabatnya itu.


"Cieeeeeeee Selamat ya Bro" Seru teman temannya Ray kompak


"Eh engga aku engga nebak dia cuma.." sebelum Ray menyelesaikan kata katanya, Fadli menyela.


"Kamu engga nembak si Nia jangan jangan kamu nembak cewek lain" Tebak Fadli


"Terus Nia kamu kemanain hah? Jangan gostingin anak orang mulu lah bro.. tobat bro tobat.. emang kamu belum jera setelah waktu itu di labrak sama pacar cewek yang kamu tembak waktu itu siapa namanya.. Oh si Wulan. Kamu di pukulin sampe babak belur kamu belum jera? Istighfar Ray istighfar" Nasihat Jaka


"Bukan itu" Ucap Ray


"Terus?" Tanya teman teman Ray kompak


"Makanya dengerin dulu... Aku emang gak nembak Nia tapi aku juga gak nembak cewek lain kali." Jelas Ray


"Terus apa?" Tanya mereka lagi


"Dengerin nih ya jadii..."


Flash Back On


Nia pun mendekatkan wajahnya ke wajah Ray. Seketika wajah Ray memerah, pikirannya traveling ke mana mana. Apa yang akan dilakukan oleh Nia? Itulah isi pikirannya. Nia pun berbisik.


"Maaf dari dulu aku gak pernah jawab kalo kamu nanya nama aku... Nama aku Shania Apriliani kelas D salam kenal yaa." Bisik Nia sambil tersenyum tulus kepada Ray.


Nia pun langsung lari ke arah rumahnya dan masuk kedalam rumah nya tersebut.


Deg


Deg


Deg


Itulah yang di rasakan Ray. Tiba Tiba


"YESSSSS YUHUUUUU" Teriak Ray kegirangan. Ray merasa bahagia karena Nia telah memperkenalkan dirinya langsung dari mulutnya sendiri bahkan tanpa diminta oleh Ray.


Flash Back Off


"Akhirnya aku tau nama dia langsung dari mulutnya sendiri" ucap Ray sambil tersenyum bahagia

__ADS_1


"Kirain apaan" jawab Eza


"Kalo cuma itumah aku juga pernah mengalami tapi bedanya aku kenalan sama Nia cuma jabat tangan doang dia gak senyum senyum segala" jawab Jaka kecewa


" Tapi rasanya tuh beda gitu.. jantung aku tuh ke deg degan gitu kaya abis maraton" ucap Ray polos


"Hahahaha" Fadli tertawa


"Kenapa kamu ketawa emang ada yang ngelawak" tanya Ray serius


"Kamu yang ngelawak emang kamu gak pernah apa ngerasain ini sebelumnya.. kan udah berpuluh puluh cewek kamu pacarin?" Tanya Fadli sambil tertawa


"Engga tuh biasa aja kalo sama yg dulu dulu mah.. tapi kalo sama Nia beda kadang suka deg degan gitu"


"Apa jangan jangan kamu beneran suka lagi sama Nia" Tebak Jaka


"Mungkin aja bener tuh Ray kamu udah mulai suka sama si Nia Nia itu" ucap Fadli mengiyakan Jaka


"Engga mungkin lah.. aku gak mungkin suka sama cewek kaya Nia" jawab Ray santai


"Ya udah kalo gitu buat aku aja ya" ucap Fadli


"Berani?" Jawab Ray kali ini serius


"Yaaaaaaaaaa..... Engga berani atuh A.... herey A herey" elak Fadli


"Serem juga ya kalo liat Ray marah" ucap Eza polos


"Kamu belum tau aja kalo si Ray marah ihh serem rasanya kaya mau di makan hidup hidup tau." Jelas Fadli


"Iya ga Ray?" Sambungnya


"Hemm" jawab Ray


Di Sisi Nia


Setelah Nia masuk ke dalam rumahnya tanpa pikir panjang lagi Nia langsung masuk ke dalam kamarnya.


"Apa yang aku lakuin tadi? Aduh malu banget sumpah " gumam Nia sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan.


"Aku gak baper kan?" Tanya Nia kepada dirinya sendiri.Kayaknya aku benaran baper deh gumam Nia


"Aaaaaaaa" terik Nia frustasi


Keesokan harinya

__ADS_1


Matahari sudah menyinari seluruh bagian ruangan. Terlihat seorang gadis cantik yang sedang berdiri di depan cermin. Gadis itu sedang berdandan. Ia menggunakan sweater putih dan celana kulot hitam.



kurang lebih kek gini..


Terrrrrt terrrrrt


Suara dari HP milik nya


"Nia cepeeeeeet aku udah di bawah ni" ucap Seseorang di sebrang sana


"Iya Indi ku tayang sebentar yaaa aku ke bawah okeyy"


"Iya tayang aku tunggu ya"


Ya gadis itu adalah Nia. Sedangkan orang yg menelpon Nia adalah Indi. Indi Adita Aulia nama lengkapnya. Indi adalah sahabat dari kecilnya Nia. Indi dan Nia bertetangga namun berbeda sekolah. Nia bersekolah di SMP Negeri 5 Garuda, sedangkan Indi bersekolah di SMP Negeri Pancasila.


Nia pun langsung turun ke lantai bawah. Terlihat Indi yang sedang duduk di sofa sambil memakan permen karet.


"Niaaa" teriak Indi sambil merentangkan tangannya


"Indiii" Teriak Nia antusias sambil merentangkan tangannya juga.


Mereka pun saling berpelukan karena sudah lama mereka tidak saling bertemu. Meski mereka bertemu hanya saat pagi sebelum berangkat sekolah.


"Gimana kabar kamu baik?" Tanya Nia sambil melepas pelukan Indi


"Baik dong kamu gimana?" Tanya Indi balik


"Gak baik" jawab Nia lesu


"Kenapa?"


"Nanti aja aku curhat sekarang kita ke WarJok" jawab Nia


"WarJok?" Tanya Indi


"Ituloh yang baru di buka bulan lalu"


"Yang tempatnya teduh terus terkenal karena seblaknya yang enak itu? Asyiiik makasih Nia mau ajak aku ke situ.. udah lama banget aku gak jajan seblak pasti seblaknya lebih enak dari buatan kamu" goda Indi


"Ih apaan sih ya udah kalo kamu bilang gitu kita gak jadi pergi titik" ucap Nia sambil manyun


Mereka jadi pergi gak yaaaa? Mau tau tunggu up Author selanjutnya yaaa..

__ADS_1


Maaf ya author jarang up . Soalnya aku lagi sibuk belajar. Tolong di maklum yaaaaaa


Jangan lupa like, vote dan tambahkan ke favorit....... Eitss jangan lupa juga tinggalkan komentar yaaaaaaaaaa


__ADS_2